Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

Aku berjanji padanya untuk mengembalikan buku-buku miliknya yang sudah dibakar Mas Bara beberapa waktu lalu. Meski aku tak bisa mengembalikan buku yang sama persis tapi Pak Ragil bersedia menerima saat aku menggantinya dengan buku lain tentang antropologi dan sosiologi karya dari Clifford Geertz yang juga mulai langka untuk mengganti buku Pak Ragil karya dari Buya Hamka yang sedikit sulit untuk aku temukan. “Tapi Mas, bisa tidak kita tunda sampai besok siang, baru kita berangkat ke Jakarta?”
9.664.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pengantar ilmu antropologi koentjaraningrat pdf
Baca
+Pustaka
Kontrak Sang Pengantin

Kontrak Sang Pengantin

"Nanti salah lamar lo. Malah Mbak Kunti yang lo lamar." "Kan lo ratunya kunti. Cegah anak buah lo biar nggak gangguin gue," goda Jo. "Sialan lo!" Jennie menabok lengan Jo. "Kalian ini, kalau ketemu enggak pernah akur," ucap Jali yang tiba-tiba datang. "Lama banget sih lo," kata Jo sambil membuka rompi dan memberikannya pada Jali. Jennie juga menyerahkan rompinya.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai pengantar ilmu antropologi koentjaraningrat pdf
Baca
+Pustaka
CINTA MANUSIA DAN HANTU

CINTA MANUSIA DAN HANTU

Bu Guru Devina Menulis di papan tulis, kapur yang terbuat dari tulang jari. "MIMPI BASAH" digarisbawahi 3x. "Hihihi~ Baik Bu Guru!" jawab murid-murid kompak. Ada yang berkedip genit, bulu matanya copot dan ada yang lemot. "Pelajaran 1: Mempercantik Diri. Hukumnya wajib!" Bu Guru Devina menunjuk gambar di papan tulis. Gambarnya cewek cantik vs cewek pucat kayak mayat 3 hari. "Cowok itu matanya seperti sensor. Liat cewek cantik, otaknya langsung nge-lak. Tapi, jika mereka melihat cewek seperti kalian ini, otaknya langsung baca doa!"
187 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai pengantar ilmu antropologi koentjaraningrat pdf
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Itu... aku?” Salah satu bayangan membalas, “Kau adalah salinan dari narasi yang terus ditulis ulang. Kau bukan versi pertama. Tapi versi yang dimenangkan.” Di perpustakaan ini, mereka menemukan: Kitab Awal: Sebuah buku yang tak bisa dibuka, berjudul Pesantren Sebelum Tinta. Papan Sandi: Dinding batu dengan pola kombinasi 13 nisan.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai pengantar ilmu antropologi koentjaraningrat pdf
Baca
+Pustaka
Dewantara: Kebangkitan Sang Predator

Dewantara: Kebangkitan Sang Predator

"Hari ini tidak ada pelajaran teori, Aura. Hari ini adalah hari di mana duniamu mulai runtuh. Dan saya ingin kamu menontonnya dari barisan paling depan." Aku melangkah keluar dan menutup pintu dengan bunyi klik yang final. Aku membiarkannya terjebak di sana bersama foto lama keluarga Dewantara yang terselip di dalam map merah itu, foto seorang anak laki-laki berkalung Liontin 'A' di depan rumah yang dulu penuh tawa sebelum diubah Baron menjadi monumen keserakahan. Aura menatap foto di dalam map merah itu dengan tangan gemetar. Namun, saat dia membalik foto tersebut untuk membaca catatan merah Adrian, sebuah kertas kecil lain jatuh dari selipan map. Itu bukan dari Adrian.
423 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai pengantar ilmu antropologi koentjaraningrat pdf
Baca
+Pustaka
CINTA YANG BERAWAL DARI KEBOHONGAN

CINTA YANG BERAWAL DARI KEBOHONGAN

tanya Ethan "Lepaskan dulu tanganku agar aku bisa menunjukkannya," pinta Andry. "Dimana rekamannya?" teriak Ethan tidak sabar lagi melihat kelicikan Andry. "I ... Itu ada di file yang berjudul Paman Williams" jawab Andry kembali menciut mendengar suara Ethan. Ethan segera memeriksa file yang dikatakan Andry dan ternyata dia berkata jujur. Itu adalah rekaman pembicaraan di telepon.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai pengantar ilmu antropologi koentjaraningrat pdf
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

“Kok begitu, Mbah?” “Contohnya begini, Nduk … pemburu pesugihan ini terjerat rayuan calo yang mengaku mampu menyampaikan langsung keinginan si pemburu pesugihan kepada arwah Eyang Jugo. Lalu diminta memenuhi syarat menyediakan tumbal. Nah, para calo ini memberi pilihan: mau tumbalnya manusia atau hewan.” “Manusia?” “Iya, tapi kan tentunya yang dipilih hewan dong …”
102.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pengantar ilmu antropologi koentjaraningrat pdf
Baca
+Pustaka
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

Kata Kekak Rinto. “Kakek, Ranny memikirkan tugas kuliah, Ranny harus mengajukan tiga judul yang bakal menjadi judul skripsi. Nanti dari ketiga judul itu, salah satu akan menjadi sudul skripsi yang akan di garap Ranny,” kata Ranny. “Oh, kalau boleh Kakek Rinto tahu, Ranny kuliah di prodi apa?” kata Kakek Rinto kepada Ranny. “Ranny kuliah di prodi Antropologi,” kata Rany.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai pengantar ilmu antropologi koentjaraningrat pdf
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status