BARA CINTA TERLARANG
Pintu ruang pertemuan terbuka,bapak Suryaatmanegara diikuti mas Marwan, Pak Hukom, bapak Koswara memasuki ruang pertemuan.
“Apakah sudah lengkap?” tanya pak Koswara.
“Kuasa hukum kami sedang dalam perjalanan.” Kata perempuan tua yang disebuat suamiku pelacur tua.
Bapak Suryaatmanegara, mengambil file yang diserahkan mas Marwan, membacanya, membalikkan lembar demi lembar kertas. Aku memandang figur yang duduk tenang di samping bapak Koswara. Bapak Suryaatmanegara ,profil seorang bapak, seorang kakek yang bijaksana.Kemahirannya berbahasa Belanda membuat dia memahami hukum , terutama hukum Perdata.Lugas, tidak suka bertele-tele. Meskipun telah berusia tujuh puluh lima tahun dia masih terlih
Sikat na Kabanata