Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

Salah satu pendamping bertanya dengan mengangkat tangannya terlebih dahulu lalu berkata : “Kenapa harus menambah dua point perubahan untuk isi draft, sedangan tiga point lainnya sudah dihilangkan?” Rita tersenyum mendengar pertanyaan dari salah satu pendamping kemudian menjawab : “Kalian bisa membaca dan mencermati dua point tambahan tersebut. Kami memang tetap mempertahankan dua point tersebut dengan asumsi bahwa kedua point tersebut sangat menguntungkan dan bermanfaat bagi pendamping. Terutama ini merupakan cara efektif bagi pendamping untuk mengatur dan mengarahkan mahasiswa baru pada aturan yang ditetapkan oleh panita pelaksana.”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Seperti memang hari ini, Doni harus menyiapkan mental lebih. “Ini lagi….! haduh. Mau sarjana kok. Harus konsisten kamu, pakai koma jangan titik. Meskipun di laptop kamu koma nya memakai titik. Rumus itu ya nak, formula di aplikasi itu memang mengharuskan memakai titik, tetapi di kaidah ilmiah kamu tetap pakai koma. Ribet memang, tetapi itulah yang namanya penelitian, apa kata dasarnya? Teliti. Kalau kamu gak bisa ganti satu persatu langsung copy paste di file baru dan kamu re place all saja antara titik menjadi koma.” Bu Dyah menatap tajam ke arah Doni. Riasan make up tipis pembimbing tugas akhir itu perlahan mulai melutur. Entah karena cuaca yang mulai panas atau karena semangat dalam menje
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
DOSEN KILLER: Skripsi Berbuah Cinta

DOSEN KILLER: Skripsi Berbuah Cinta

Pihak ke dua tidak bisa memutus secara sepihak tanpa persetujuan pihak pertama. Aku menjatuhkan kertas itu ke pangkuan dengan gerakan lemas. Meski ke enam poin yang tertulis sangat merugikanku, tapi... Pak Jefri tidak menulis poin yang sangat penting. Yaitu... tentang larangan jatuh cinta. "Saya rasa... Bapak lupa menulis satu poin penting," bisikku sambil menunduk. "Oh ya? Saya rasa semua poin itu sudah cukup," sahutnya dengan lantang.
1067.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Rahayu Ningsih
Selalu rajin nungguin update Pak Jefri dan Erika makin gemes dan penasaran dg sikap Pak Jefri ke Erika, seneng banget bikin Erika takluk dan tanpa sadar mencinta nya, padahal dah jadi tunangan selama 1 th
Libra Syafarika
Nggak nyangka cerita ini masih banyak yang baca padahal udah lama tamat. Thanks ya guys buat kalian yang udah menikmati cerita ini. Baca juga yuk ceritaku yang lain dengan judul : "Terbelenggu Cinta Sang Mafia" hubungan antara Pemimpin mafia dengan seorang dokter yang ternyata adalah saudara tiri.
Baca Semua Ulasan
Ksatria Katana Kembar

Ksatria Katana Kembar

“Ini bukan tulisan, tapi titik-titik yang berurutan.” “Coba disenteri dari bawah. Biasanya kalau begini ada celah-celah cahaya,” saran Ragma. “Iya, coba dulu.” Zaki meletakkan senter ponselnya di bawah sampul kulit itu. Benar saja, titik-titik itu terlihat jelas. Keduanya memperhatikannya. Ragma mengambil pulpen dari tasnya dan mulai menyatukan titik-titik tersebut hingga membentuk sebuah nama. Mereka saling menatap setelah melihat hasilnya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Pilihan

Di Antara Dua Pilihan

Suaranya kecil, tetapi mampu menghentikan segalanya. Keenan berbalik, matanya melunak seketika, tetapi ada rasa bersalah yang amat dalam di sana. Sementara Langit mundur satu langkah, memberi ruang tetapi tetap waspada, seperti singa yang menjaga wilayahnya. “El, undangan udah dicetak. Tamu kita lebih dari dua ribu.” Ia menambahkan senyuman teduh.
902 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Jeda sebentar, lalu aku mengetik satu kalimat tambahan. "Itu bisa jadi tulisanmu sendiri. Kalau suatu hari kamu mau berhenti menyusun presentasi untuk orang lain." Tanda centang biru ganda muncul di layar. Raina membacanya nyaris seketika. Dia pasti sudah bangun sedari tadi, menunggui reaksiku. Aku menatap bagian atas layarku. Indikator typing muncul. Titik-titik kecil yang bergerak bergelombang.
9.470.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Sementara

Terjebak Pernikahan Sementara

Lebih baik Salma lanjut menulis poin-poin untuk keperluan pembuatan surat kontrak pernikahannya dengan Rivan. Sudah ada beberapa poin yang Salma tulis dalam catatan, ia hanya perlu melanjutkannya sambil berpikir ... hal apa lagi yang boleh dan sebaiknya tidak boleh dalam pernikahan sementara mereka. Salma harus memastikan tidak ada poin yang terlewat agar tidak merugikannya di kemudian hari. Beberapa saat kemudian, notifikasi pembaca yang berkomentar tentang typo membuat Salma kembali harus membuka Langit Fiksi. Soal kesalahan ketik, Salma memang tak pernah ingin menunda untuk memperbaiknya.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
Jebakan Nikah Kontrak

Jebakan Nikah Kontrak

Ia pikir, Yuriko akan menuliskan banyak poin di sana. "Ya. Aku rasa itu sudah cukup," sahut Yuriko mengangguk. "Sebentar, aku baca dulu." Wolf mulai membaca dari poin satu dan merasa tidak ada masalah. Lalu, ia beralih pada poin dua dan manik matanya tiba-tiba terbelalak, "Kalau poin dua, aku tidak bisa terima," imbuhnya menggeleng cepat. "Kenapa tidak bisa?" tanya Yuriko tidak mengerti.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

tanya Jason Darren terus-terang. “Tidak ada yang perlu disesali, Jason. Tidak ada pesta yang abadi. Semuanya akan terus berubah. Tidak mungkin kita mempergunakan tanda koma terus-menerus. Suatu saat kita harus memakai tanda titik. Namun, ada sesuatu yang tidak boleh dilupakan. Sesudah tanda titik, kita bisa memulai lagi dengan huruf besar. Iya nggak?”
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Mungkin berusaha dalam percobaan tidak terikat atau perlu menyelesaikan dengan cepat. Moreau menyeka lembar pertama. Poin – poin di sana berderet membentuk sekumpulan tulisan yang dicetak tebal. Serentan angka meliputi, termasuk tanda baca penting untuk menegaskan aturan penting di sana.
1031.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 916 kali sebagai penulisan titik dua yang benar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status