Menikahi Suami Palsu
Emosi terlanjur mengaburkan kewarasan memang selalu berhasil membuat manusia mengucapkan perpisahan.
Wendy menggeleng pelan. "Karena kami pikir, hal itu memalukan kalau sampai ada orang lain yang tahu."
"Lalu?"
Kornea Wendy mulai memerah, membentuk lapisan bening yang siap pecah jika hatinya tidak kuat berkata-kata. Dia menghirup napas sebanyak mungkin, memutar kembali hari terakhirnya di apartemen Bimo sebelum pindah ke sebuah kontrakan atas rekomendasi Ketut. Waktu itu, setelah bertengkar hebat, dia memutuskan hengkang daripada terus-menerus terbakar amarah berada satu ruang dengan suaminya sendiri. Lantas, Wendy menanggalkan cincin kawin dan menyelipkan sebuah surat gugatan di bawah cangk
Hot Chapters