Penyesalanku
Aku juga ingin kelak kedekatan ku dengan Alfa, bisa menjadi pertimbangan Uma, untuk menerimaku lagi.
"Aku nggak bisa Ma."
"-----------"
"Aku sudah berhenti, please... Jangan paksa aku lagi," ucap Sandi pelan.
Dia terlalu fokus bicara di telefon, hingga tak menyadari kehadiran ku.
"Aku tidak perduli berapapun imbalannya, aku tidak perduli! Sekali aku bilang tidak mau, tetap tidak mau! Aku ingin memperbaiki diri, Ma!" Sandi kemudian menutup telefon secara sepihak.
Hot Chapters