Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

Lu mau nitip? Gagang pintu terdengar seperti hendak dibuka. Bukan pintu apartemen ku, melainkan pintu kamar mandi. Bahkan gerakan tersebut masih nampak jelas saat ini. Jadi itu bukan hanya suara saja. Aku segera beranjak, meletakkan gawai asal.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

PENOLAKAN AKAN MEMPERCEPAT PENGGANTIAN PENJAGA PINTU. Di dinding timur, terdengar suara pelan. Bukan suara Lastri. Bukan suara Maya. Suara pintu besi yang bergeser sedikit dari jauh. Raka merasa dadanya menegang. Maya. Aira juga mendengarnya. Ia memejamkan mata dan mengumpat sangat pelan. “Rumah busuk.” Papan aturan berkedip. PERNYATAAN TIDAK RELEVAN.
10861 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
RIYANTI: Kekuatan di Balik Air Mata

RIYANTI: Kekuatan di Balik Air Mata

“Permisi!!!” Terdengar suara pintu diketuk dengan keras. Riyanti terbangun dan hampir terjungkal dari kursi. “Permisi!!! Mbak! Mbak Yanti!” Kedua bola matanya mendadak terang karena mendengar suara ketukan keras di pintu itu. Riyanti beranjak dengan malas untuk membuka pintu. “Iya tunggu! Siapa?” “Mbak Yanti?”
951 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Panglima Tempur Terbaik

Panglima Tempur Terbaik

"Setelah itu, kamu aktifkan peredam suara di ruangan ini agar supaya pembicaraan berikut hanya akan didengar oleh kita berempat. Mengerti?" Asistennya Alvin yang merupakan orang yang paling dipercaya oleh Alvin itu langsung mengikuti perintah dari Alvin. Dia langsung menutup pintu di belakang panggung. Pintu di belakang panggung ini ada dua lapis. Ada pintu yang ditutup dari arah bagian belakang panggung dan ada pintu yang ditutup dari panggung. Sebelumnya Joune hanya menutup pintu dari arah belakang tanggung tapi sebenarnya dia masih bisa mengintip dan menguping pembicaraan yang akan terjadi di atas panggung ini.
10107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai peredam suara pintu
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Baca Semua Ulasan
Istri Sah CEO

Istri Sah CEO

Tok tok tok [suara orang mengetok pintu] "Asslamualaikum," ucap salam Keisya sebelum masuk ke kamar rawat Zahwa. Seorang wanita paruh baya melangkah menuju pintu untuk membukakannya. "Waalaikumsalam," sahut wanita paruh baya sembari membuka pintu kamar yang sedang tertutup rapat. Ceklek [suara handle pintu terbuka] Wanita paruh sontak kaget karena melihat keisya si wanita licik datang, dan sekarang posisinya sedang berdiri tepat didepan wanita peruh baya itu.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Terjebak Dengan Mafia Obsesif

Terjebak Dengan Mafia Obsesif

Ia refleks menoleh. "Itu ... suara apa?" Damian langsung menggenggam pergelangan tangan Aurel. Lebih kuat dari sebelumnya. "Kau seharusnya tidak berada di sini." Kalimat itu diucapkan pelan. Namun sebelum Aurel sempat bereaksi, geraman dari balik pintu terdengar sekali lagi, kali ini jauh lebih keras. Seolah ada sesuatu yang sedang berusaha keluar. Geraman dari balik pintu besi itu terdengar sekali lagi, kali ini jauh lebih keras. Brak! Seluruh daun pintu bergetar hebat, Aurel refleks mundur selangkah.
10500 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

seru Izzuddin sekali lagi, seolah mencoba menyadarkan kedua pasang paruh baya itu akan kehadirannya. Suara bariton seorang lelaki dari balik pintu utama terdengar nyaring, sontak membuat dua pasang paruh baya yang tengah sibuk ribut sendiri karena gara-gara makanan itu menoleh kearah pintu.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta CEO Beristri

Terjebak Cinta CEO Beristri

Ada rasa takut bahkan untuk mengintip sedikit diantara celah gorden. "Mala!!!" terdengar suara Sam berseru di balik pintu. "Mala? Kamu di dalam? Mala?!" Itu Sam! Ternyata Sam yang terus mengetuk pintu! Sekarang dia bahkan berteriak-teriak di depan pintu memanggil namaku dengan panik.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Suara Di Bilik Iparku

Suara Di Bilik Iparku

Kutegakkam kembali badanku, lalu berbalik dan hendak membuka pintu pagar rumah kedua orang tuaku. "Mbak ...." panggil Bara setengah berteriak ketika kakiku baru saja melangkahkan kaki memasuki pekarangan rumah. Aku kembali menoleh ke arahnya dengan badan sedikit membungkuk lagi. "Ya?" "Em ... Selamat istirahat, ya. Mimpi indah." Degh Apa-apaan ini? Bahkan biasanya kata-kata itu diucapkan oleh seorang kekasih kepada perempuannya.
7.292.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Bang Oar berteriak belasan kali, sementara aku yang masih jengkel dengannya malah pura-pura tuli. “Mel! Imel!” Kala itu suaranya semakin naik oktav demi oktav sampai level dua belas. Sampai-sampai pintu itu kalau bisa ngomong pasti dia juga teriak, budek beneran baru tahu rasa kau! Pintu yang sepertinya sudah hampir retak akhinya kubuka, dengan tampang tak berdosa aku menyambut Bang Oar sambil mengemut permen. “Oh, kamu, Bang? Kirain siapa.”
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 890 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status