Berjuang Napas Kembali
Terlihat kalau aku ditusuk jarum berkali-kali, darah pun membasahi beberapa tisu.
"Kok bisa begini? Kok banyak banget darahnya? Sella, cepat keluar, jangan menakutiku."
Tapi tak peduli sekuat apa pun dia berteriak memanggilku, seberapa banyak dia meneleponku, tetap nggak ada kabar dariku.
Yudi yang tadinya kalem dan sok mandiri, malah menjadi seperti anak kecil yang tidak menemukan ibunya.
Kiky mulai menangis semakin keras, dia menarik baju Yudi, "Ibu, Ibu... Ayah, aku mau Ibu."
Sikat na Kabanata