Klinik Pemuncak Gairah Pria
“Iya, ternyata selama ini aku terlalu sombong. Aku tidak pernah lagi memperhatikannya. Padahal, yang memotivasiku untuk kembali bangkit adalah Budi. Tapi, saat terakhirnya, aku sama sekali tidak mendapatkan kabar apapun.”
“Bukan salah kamu, karena kamu memang sibuk. Mau gimana lagi kalau memang sibuk? Dan juga, kamu pernah mengajak Budi bergabung bekerja denganmu, dia tidak mau. Bahkan kamu pernah ingin memberinya modal membuka usaha penerbitan sendiri dia juga menolak.”
Indra menganggukkan kepalanya, dia teringat. Terakhir dia bertemu dengan Budi adalah setahun lalu, itupun secara tidak sengaja saat bertemu di sebuah café.
Bab Populer