AMBISI IBU MERTUA
ujar Bu Fatma sambil merapikan map coklatnya.
Dalam waktu singkat, Bu Fatma melakukan siaran langsung (Live) di I*******m, dibantu oleh akun-akun aktivis lingkungan yang dulu pernah ia bantu. Penontonnya naik dengan cepat.
"Nama saya Fatma, mantan notaris senior. Video yang kalian lihat pagi ini adalah fitnah murahan," ucap Bu Fatma tenang namun tajam di depan kamera ponsel. Ia menunjukkan stempel basah tahun 1980 yang legendaris itu. "Jika kalian ingin tahu siapa yang sebenarnya menyerobot lahan, tanyakan pada PT Wijaya Kusuma Land, mengapa mereka takut melakukan audit forensik terhadap sertifikat aspal mereka?"