Duda Tetangga
Meski mereka sudah seperti adik dan kakak, tetap saja Ica merasa malu, mengingat dahulu keduanya sama-sama pernah saling suka.
"Ica pulang dulu ya, Budeh. Nggak enak, udah kelamaan di sini," pamit Ica, menarik lengan Caca untuk ikutan pamit.
"Eng ing eng itu apa, sih Budeh?" Bukannya pamit, Caca malah ikutan bertanya, membuat Bu Herman malu hati karena sudah keceplosan bertanya, ingin mengetahui kehidupan rumah tangga Ica.