Kurelakan Surga Untuk Maduku
*****
Jam setengah sepuluh aku dan mas Ridwan telah siap, mas Ridwan mengenakan setelah jas berwarna hitam, di tambah peci, membuat penampilannya terlihat sangat gagah, sementara aku menggunakan gamis dan pasmina berwarna sama.
Saat melewati ruang tamu, nampak mama sedang asyik menonton, dia menoleh saat mendengar langkah kaki kami.
"Mau kemana pagi begini?" tanyanya kepada mas Ridwan.
"Mau ke pesta, ada teman yang akad nikah!" jawab mas Ridwan.
"Kamu perginya sama Siska saja, tidak usah sama Rahma," ucap mama dingin.
Aku mengepalkan tangan, mencoba untuk tak emosi, sepertinya mertuaku memang sedang mengibarkan bendera perang.
Sikat na Kabanata