Dimanja Suami Kontrakku
“Oh, jadi ibu ingin menikah kontrak ya? Wah, unik sekali! Biasanya klien kami ingin yang permanen. Tapi bisa kok, kami punya paket Marriage Simulation 18 Months, cuma tiga puluh lima juta rupiah.”
Anita memijat pelipis. “Terima kasih, Mbak. Tapi saya enggak sedang cari promo.”
Menjelang hari keenam, Anita benar-benar kelelahan.
Ia menatap layar ponsel berisi daftar nama-nama pria yang pernah dihubungi, sebagian belum dibalas, sebagian sudah ia blokir.
Ada yang terlalu muda, mengajaknya nongkrong di co-working space.