Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Di Tengah Deadline

Cinta Di Tengah Deadline

Mereka memutuskan untuk membentuk tim kecil yang bertugas menyeleksi dan mengevaluasi mitra baru, sehingga mereka bisa tetap fokus pada pengembangan program. Dalam waktu dekat, Kirana dan Adrian kembali melakukan perjalanan ke desa-desa lain yang telah menunjukkan minat untuk bekerja sama. Salah satunya adalah desa pesisir yang dikenal dengan hasil lautnya. Desa ini memiliki potensi besar, tetapi akses pemasaran yang terbatas membuat banyak produk mereka tidak terserap pasar. Setibanya di desa tersebut, Kirana dan Adrian langsung disambut dengan hangat oleh kepala desa dan warganya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
Mengandung Benih Salah Sasaran

Mengandung Benih Salah Sasaran

Tapi semesta sepertinya justru terus membuat mereka terikat satu sama lain. Malam itu, Adian yang sudah tiba di lokasi KKN meminta seluruh mahasiswa untuk berkumpul di balai desa. Balai desa memang mereka fungsikan sebagai pusat koordinasi seperti rapat atau kegiatan lainnya selama KKN berlangsung. Adian mengatakan akan memberikan pengarahan sebelum esok harinya para mahasiswa harus mulai menjalani hari pertama mereka berbaur dengan masyarakat. Erlin merasa sangat malas untuk mengikuti pengarahan itu. Dia tidak berselera untuk bertatap muka dengan Adian. Dia masih merasa kesal jika teringat video klarifikasi Adian yang sudah mempermalukannya.
1030.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 942 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Hanya sekitar seratus rumah sederhana berjejer rapi, mencerminkan kehidupan penduduk yang hidup dalam kesederhanaan. Tidak lebih dari lima belas menit berjalan, Kiran tiba di sebuah lapangan kecil. Di tengah lapangan itu, ada papan kayu besar yang diukir kasar dengan tulisan “Pasar Desa Sago”. Kiran memutuskan untuk masuk, penasaran dengan aktivitas pagi itu.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
Cintamu Palsu

Cintamu Palsu

Sarah membuka obrolan dengan teman-temannya. "Rencananya besok kita semua akan ke Kantor Desa untuk menemui pejabat desa menyerahkan KK dan surat dari Pak Mangku Wayan soal izin tinggal sementara kita." Jimi menjelaskan kegiatan yang harus mereka lakukan esok hari. "Kita naik apa Jim? Apa menumpang lagi?" tanya Anita "Mau menumpang siapa? Yaa jalan kaki lah kesana." tukas Jimi
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
JALAN PANJANG DI UJUNG DESA

JALAN PANJANG DI UJUNG DESA

Tanpa menunggu persetujuan dari Tama, Lek Suhan melanjutkan. “Kesadaran mereka akan pendidikan anaknya juga bagus, ada yang sampai kuliah di Jakarta, Uwi gitu.” Tama meluruskan, “UI, universitas Indonesia.” “Infrastruktur ada yang kurang?” Tama memotong langsung pembicaraan akan pembangunan dari Pemerintah Desa yang bentuk fisik. “Kurang pengaspalan sekitar 500 meter menuju Dusun Pandan Sari.” Lek Suhan menutup matanya, telunjuk tangannya menuju ke atas, dia mengingat ingat ancer-ancer lokasinya.
72.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
Perpisahan di Suhu Minus Lima Belas Derajat

Perpisahan di Suhu Minus Lima Belas Derajat

Malam sebelum keberangkatan, Marcel me-mention namaku di grup. [Coba cek tiket pesawatmu, deh.] Aku membuka detail pesanan. Statusnya menunjukkan tiket sudah dibatalkan. Waktu pembatalannya tiga hari yang lalu. Belum sempat aku mengetik balasan, pesan-pesan di grup langsung bermunculan satu demi satu. Vania: [Aku taruhan sama Marcel, kamu bakal cek tiket sebelum berangkat atau nggak. Aku yakin kamu nggak bakal cek. Eh, dia malah nyuruh kamu cek sendiri. Curang!] Marcel: [Udah, deh. Toh, kamu tetap kalah. Buktinya, dia baru sadar sekarang. Buruan pesan ulang sana. Cuma nggak bisa duduk bareng lagi aja.] Mereka mengobrol dengan begitu riangnya. Sama persis seperti taruhan yang mereka buat wakt
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

Langit mulai memucat di ufuk timur. Beberapa jam kemudian, mereka tiba di sebuah desa kecil di pinggir pantai. Rumah-rumah kayu berdiri berjajar sederhana, sebagian besar penduduk baru saja bangun untuk menjemur ikan atau memperbaiki jaring. Udara asin laut memenuhi paru-paru mereka.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
SETELAH KITA BERPISAH

SETELAH KITA BERPISAH

SETELAH KITA BERPISAH 19. ** PoV Author. Saat itu Mila menghubungi temannya yang bernama Bunga. Mila mengatakan kalau Bunga satu pekerjaan, satu kantor dengan Delia. Kebetulan kantor Delia juga sudah dipindahkan tidak bersama dengan kantor mantan suami Rizka lagi. Akibat perbuatan terlarang yang mereka lakukan kepergok serta dicambuk segala jadi atasan mereka punya hak untuk memindahkan mereka dan memisahkan mereka agar tidak berbuat lebih jauh lagi kedepannya.
1041.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 919 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Dan aku akan tetap di sini.” Keesokan paginya, desa kembali hidup dengan ritme biasa. Anak-anak berlarian di jalan tanah, suara ibu-ibu terdengar dari arah dapur rumah masing-masing. Tidak ada tanda bahwa desa ini sempat berada di ambang sesuatu yang kelam. Anak-anak KKN berkumpul di halaman setelah sarapan. Pak Seno mengumumkan bahwa hari itu mereka hanya akan melakukan kegiatan ringan: pendataan ulang warga lansia dan membersihkan balai desa.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
KKN Di Desa Metanoia

KKN Di Desa Metanoia

lanjutnya bergegas mendahului lima insan yang hendak menjenguk sosok di balik jeruji. Setelah satu hari penuh sebelumnya digunakan untuk bernostalgia, untuk mengenang segala perjuangan pahit, untuk mengingat kembali segala hal mengerikan yang telah dilewati di lokasi KKN dulu, Desa Metanoia. Lokasi yang sebelumnya desa terpencil hampir terlupakan, kini beralih jadi pusat wisata air di pinggir kota dengan segala kelengkapan fasilitas penunjang di sekitar.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai perpisahan kkn di desa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status