Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diana Born In 2001

Diana Born In 2001

“ Nanti pulang bisa sendiri kan? Pake busway aja ada kok halte yang deket “ sahut Melisa sebelum pergi. “ belum pernah naik Busway, terus juga gak tau arah turun nya dimana, coba nanti liat di maps jalan yang cepet ke stasiun “ “ yaudah gue tinggal ya, hati-hati “ “ Iya hati-hati juga kak, terima kasih ya .. “ sahut Diana sambil melihat Melisa pergi dengan motor nya. Suasana pun semakin terasa berbeda bagi Diana saat ia memasuki ruang tunggu dan mengisi formulir, ia pun menoleh ke arah kanan dan kiri nya dimana yang lain Nampak sangat memperhatikan penampilan nya sangat jauh berbeda dengan Diana yang Nampak sudah terlihat kucel oleh matahari. Ia pun mengambil sebuah bedak dan lipstick yang i
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
Partner In Crime

Partner In Crime

tanya pewawancara atau orang memanggilnya dokter lidah, karena kemampuannya membaca ekspresi wajah dari orang yang ia tanya. “Tidak ada yang spesial, kita hanya berbincang sebatas napi dan sipir. Apa ada peraturan di sini yang melarang sipir dan napi berbincang?” tanyaku, pewawancara itu tersentak dan kemudian diam setelah jawaban sekaligus pertanyaan balik padanya. “Sepertinya dia memang tidak terlibat.”
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 585 kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
Dinikahi Calon Kakak Ipar

Dinikahi Calon Kakak Ipar

"Tadi malam, suara angin lebih kenceng dari biasanya, aku sampai kebangun gara-gara itu." Nania terkekeh. "Aku kecapekan habis rapat organisasi sampai sore, jadi tidur lebih cepet." "Oh." Meja makan kembali hening. “Kamu ‘kan kuliah nih. Kakak mau tanya, kalau interview kerja itu biasanya di tanyain apa selain hal-hal dasar yang ada di internet?” Safir mengalihkan topik. “Em, semacam tips tambahan ya kak?”
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua

Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua

Kenapa tiba-tiba bertanya hal yang pada dasarnya hanya kebohongan? “Ah... hubungan kami sudah berjalan lama, Bu. Aku hanya tidak mengetahui satu hal tentang Kevin.” Baik Kevin mau pun orangtuanya, sama-sama menunggu lanjutan jawaban Amira. Gadis itu melirik Kevin lalu kelanjutan, “ Apa yang membuatnya tertarik untuk menetap di Amerika sementara untuk urusan pekerjaan dia terlihat sangat jarang terlihat. Aku jadi penasaran, apa ada gadis lain yang sedang diincarnya di Amerika sana?”
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
My Step Brother

My Step Brother

"Aku gak mau tahu, aku cuma butuh pastikan Eder baik-baik aja, emangnya setelah tahu dia mengalami hal yang sulit kamu gak mau ngelindungin dia? gak mau ada disampingnya?" Earl membisu, dia menghela nafas beberapa saat kemudian, "Gue mau, cuma gak segampang lo bilang mau ke Amerika dan lo bisa langsung sampai sana. Emangnya lo punya Visa untuk kesana? Visa Amerika tuh susah buatnya, belum tentu Visa lo di Approve." "Aku pernah ke Amerika, waktu SMA sih tapi aku pernah dapat Visa Amerika, hanya perlu diperpanjang." Aku berkata yang sebenarnya,
9.825.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 933 kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
The Time Replayers

The Time Replayers

“Kau punya kenalan detektif swasta?” “Detektif swasta? Hmmm, biar kuingat, rasanya ada beberapa,” “Kalau boleh, aku minta tolong carikan yang terbaik di Amerika. Berapa pun harganya,” “Hei, nampaknya ini sangat serius,” “Aku tak bisa menceritakannya sekarang, tapi aku benar-benar minta bantuanmu kali ini,” “Baiklah, tunggu kabarku ya,”
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
Terperangkap Hasrat CEO Kejam

Terperangkap Hasrat CEO Kejam

"Saya rasa, pertanyaan Ibu sudah masuk ranah privasi." Brak ... Tiba-tiba perempuan di depan Refara membanting map lamaran kerjanya. "Lancang kamu berkata demikian. Sebagai subjek interview, kamu wajib menjawab pertanyaan yang saya ajukan." "Apa jawaban saya salah?" sahut Refara cepat, "bukankah hal itu merupakan hal privasi yang tidak perlu ditanyakan saat interview." Perempuan yang rambutnya tergerai cuma diberi jepit di sisi kiri ini membulatkan mata sempurna. "Pergi, kamu tidak layak menjadi bagian perusahaan ini."
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

“Hmmm ... satu lagi, apa kriteria orang yang akan menjadi suamimu?” Pertanyaan macam apa lagi ini. Namun namanya bos, bebaslah mau membuat pertanyaan apa. “Kriterianya dia harus seorang lelaki, Pak … saya akan menikah dengan seorang lelaki! Ada lagi?” jawabku sekenanya. Malas juga kelamaan mendapati pertanyaan interview tidak penting ini. “Ok, enough! Please continue, Bu Evita!” Itulah kalimat terakhir yang dia sampaikan. Sepertinya dia langsung mematikan microphonenya. Bu Evita mengambil alih kembali interview. Pertanyaan tentang skill dan technical. Mendetail dan sangat terstruktur.
9.7330.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.6K kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Papa Tiriku

Hasrat Terpendam Papa Tiriku

"Eum, besok pagi aku ada interview di sana." Adrian tersenyum hangat, matanya berbinar sedikit menyemangati. "Bagus. Kamu butuh dibantu bagian apa?" Olivia menghela napas, matanya menghindar saat jujur berkata, "Gimana jawab pertanyaan seperti… ‘kenapa kamu tertarik kerja di sini’ atau ‘kelebihan dan kekurangan kamu’. Aku belum pernah kerja, Om. Ini pengalaman pertama aku setelah lulus kuliah."
1097.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
SAAT PENUMPANGKU ADALAH ISTRIKU DAN SELINGKUHANNYA

SAAT PENUMPANGKU ADALAH ISTRIKU DAN SELINGKUHANNYA

Aku tidak diberi kesempatan untukberpikir lama untuk menjawab setiap pernyataannya. “Bagaimana?” tanya Rena yang tiba-tiba muncul di sampingku.Apa dia tadi sedang menguping pembicaraan kami? “Heh, ditanyain kok, gak jawab,” tegurnya. “Entah, nggak tau,” jawabku. “Kok nggak tau.” “Mana aku tau? Aku kan sedang interview, tapi—“ “Ehem!” Suara batuk yang disengaja membuat kami terdiam. Akumenyingkir dari sana hanya demi mempersilahkan pak Baskoro lewat.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai pertanyaan saat interview visa amerika
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status