Nikahi Aku atau Aku Mati
Namun sayang, setelah mereka bersatu, tak pernah terbayang jika itu adalah awal dari bencana yang sampai detik ini masih menghantui.
Perih di hati tiba-tiba terasa menjalar hingga lambung, tepatnya perut bagian atas atau ulu hati. Rasa nyeri, panas dan perih itu semakin lama semakin menyiksa. Bahkan, untuk bangkit dari ranjang pun hampir kesulitan. Sekuat tenaga, akhirnya wanita itu bisa meraih kotak obat yang letaknya tidak jauh dari ranjang. Sebelum memasukkan salah satu obat ke saluran pencernaan, ia masih kuat untuk menahan sakit demi meratapi nasibnya.
“Kamu tidak tahu ‘kan, kalau sejak keputusan konyolku itu, aku jadi pesakitan? Parahnya lagi, aku tidak bisa jauh dari obat!”
Sikat na Kabanata