MENJADI ISTRI USTADZ KAMPUNG
Raihan menjadi serba salah, bahkan dia menjadi menyesali semuanya karena segala ucapannya dulu ditanggapi dengan terlalu serius oleh Hanum yang ternyata telah menyimpan rasa padanya sejak lama.
Raihan menjadi tersudut, dengan hati yang semakin gelisah, karena dia tak tahu harus melakukan apa untuk menyelesaikan segala kerumitan ini.
“Jika bukan demi aku, aku harap Mas bisa mempertimbangkan abah juga impian kamu, karena apa yang sudah direncanakan abah dengan akan membangun sebuah pesantren di desa ini, maka impian kamu untuk menyejahterakan desa ini akan bisa tercapai.”