Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perpisahan Di Musim Salju

Perpisahan Di Musim Salju

Rai membawanya ke Hitsujiyama Park, dia membawanya untuk melihat Bunga Shibazakura. Tanpa di sadari Ken yang bersamaan keluar melihat mereka dan mengikuti mobil Rai dari belakang. Ken takut jika Rai akan membuat Rin menangis lagi seperti kemarin saat di toko ponsel. Rin terkejut Rai akan membawanya ke sini. Baru pertama kali Rin ke tempat ini dan pertama kali juga melihat hamparan Bunga Shibazakura. Dia melihat bunga-bunga indah yang berwarna ungu, putih, biru dan pink. Indah sekali..
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai petal sakura
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

Hydrangea biru bertumpuk di dalam keranjang rotan, lili putih disusun rapi di dalam ember air, sementara mawar dengan berbagai warna memenuhi sudut-sudut lapak seperti percikan warna di tengah pagi yang pucat. Alira langsung bergerak lebih cepat. “Di sana,” katanya pelan, menunjuk salah satu pedagang yang baru saja membuka peti kayu panjang. Evelune mengikuti arah pandangannya. Di dalam peti itu tampak beberapa tangkai peony besar yang masih setengah tertutup, kelopaknya padat dan segar. “Kita beruntung,” gumam Alira. Mereka mendekat sebelum kerumunan pembeli lain menyadarinya.
10512 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai petal sakura
Baca
+Pustaka
Me After You

Me After You

Keesokan paginya, Belinda tengah asik memandangi Petrin Park dari Balkon kamarnya saat sepasang tangan melingkari pinggangnya, "Kamu beruntung mendatangi kota ini di musim semi seperti ini, karena ribuan bunga sakura sedang bermekaran di taman itu," bisiknya dengan lembut. Tadi setelah Victorino melakukan serangan fajar padanya, pria itu bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, sementara Belinda melangkah menuju balkon ini.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai petal sakura
Baca
+Pustaka
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Oh ya, Akira! Kenapa tempat ini diberi nama Ichi Hana?" "Ada satu pohon Sakura yang tak pernah gugur daunnya. Bunganya pun juga ada terus meski musim berganti. Letaknya ada di tengah kota ini." "Wah, seperti apa pohon Sakura itu?" "Indah sekali, Serenada! Anehnya saat suhu ekstrim melanda, hanya pohon itu yang utuh. Tapi kalian tak boleh mengambil bunganya. Pohon itu dilindungi dome khusus."
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai petal sakura
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Baca Semua Ulasan
The Calendula

The Calendula

Tangannya dan spon busa bekerja sama membersihkan piring kotor tersebut. Setelah beberapa piring sudah tercuci bersih, Kayara menata piring tersebut ke sebuah rak berbentuk persegi panjang berwarna coklat kayu yang tepat berada diatas kepalanya. Namun sayang, tangannya tidak dapat menjangkau rak tersebut. Sekalipun tumpu kakinya sudah terangkat sempurna. Mengingat, rak tersebut cukup tinggi. Tangannya masih setia memegang piring yang akan ia letakan ke dalam rak itu. huh.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai petal sakura
Baca
+Pustaka
MENANTI HATI MAJIKAN YANG TERPAKSA KUNIKAHI

MENANTI HATI MAJIKAN YANG TERPAKSA KUNIKAHI

Hingga mereka tiba di dekat sebuah pohon besar, daunnnya cantik dan bunganya kecil-kecil sedang berguguran. Namira mendekat dan berdiri di bawah pohon itu, merasakan siraman bunga kecil-kecil itu menyentuh tubuhnya. Gadis itu memejamkan mata seolah tengah merasakan taburan bunga sakura yang berguguran di Jepang. "Jepang versi lokal nih, Hanna," kata Namira sambil berjongkok memindahkan bunga-bunga kecil itu dari wajah dan trolinya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai petal sakura
Baca
+Pustaka
VALYZARYON Pedang Naga Hitam

VALYZARYON Pedang Naga Hitam

pekikku refleks. Beruntunglah pergerakan Alexa tidak terlambat. Alexa menancapkan Pedang Sakuranya ke tanah. Kelopak bunga Sakura berhenti berputar dan berkumpul di satu titik. “Mode peyebaran,” Alexa memejamkan matanya sebentar. Menarik napas dalam, lalu kembali membuka mata, “Perisai.” Sambungnya dengan suara penuh keraguan.
10838 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai petal sakura
Baca
+Pustaka
DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

Dia melihat Bunga Teratai Seratus Warna bermekaran dengan cahaya warna-warni dan berhalusinasi seperti dunia dongeng. Di antara dua pohon sakura terdapat danau giok, pohon sakura itu menampakkan aroma lembutnya. Aromanya harum dan menyegarkan. Di sebuah paviliun di bawah pohon sakura, seorang pria sedang memainkan guqin.
8.910.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai petal sakura
Baca
+Pustaka
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

Terkenal dengan bunga sakuranya, taman ini telah dinikmati oleh orang-orang sejak zaman Edo (1603–1868). Ada sekitar 600 pohon sakura dari varietas seperti Somei-Yoshino dan Satozakura. Banyak orang dari sekitar mengunjungi taman ini untuk melihat bunga sakura di musim semi saat bunga bermekaran. Tidak hanya ada bunga sakura, tetapi 15.000 Azalea (dari sekitar 10 spesies) dan 1.300 Hydrangea di sepanjang rel juga telah ditanam. Karena terletak di atas Gunung Asukayama, terdapat Asuka Park Rail, sistem monorel miring yang bergerak sendiri, diperkenalkan pada tahun 2009. Kereta monorel yang bentuknya seperti siput ini disebut Asukarugo, menggabungkan nama Gunung Asukayama dan kata Perancis, Es
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai petal sakura
Baca
+Pustaka
KAU RUJUK AKU MERAJUK

KAU RUJUK AKU MERAJUK

"Lagi mikirin apa, Yang?" Suara lembut Hadyan membuat Hanin mengalihkan pandangan dari bunga sakura yang sedang mekar. Musim Semi. Sepanjang jalan dan taman-taman dipenuhi oleh bunga sakura yang sedang mekar. Bermacam warna menyemarakkan suasana. Merah muda pudar, putih, kuning muda, merah menyala dan masih banyak lagi.
10133.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai petal sakura
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Pepi Arastya
Karakter Hanin ... Perempuan biasa yg kuat, ibu yg baik utk Dipta sang anak, sayang keluarga, pinter cari duit. Kisah Hanin ini benar-benar menyentuh. Peluk sayang utk Hanin dan si kecil Dipta. Sukses slalu utk author ...⚘⚘
RATNA SARIDEWI
Bagus cuma anehnya dan agak maksa itu gilanya Sita kok jadi salahnya Hanin, dia yang jadi pelkor salahnya Hanin, dia yang bertengkar bakan ditalak lagi sama suaminya salah Hanin, urusan pekerjaan rusak salah Hanin,mpokoknya salah Hanin dah
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status