Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Kujang Emas

Pendekar Kujang Emas

Pemuda itu kembali berjalan karena dua sinar itu kembali menariknya maju. “Apa kalian ingin aku datang ke tempat ini?” Kedua sinar itu memutari Lingga sesaat, lalu bergerak ke arah air terjun. Cahaya putih dan emas itu tiba-tiba saja membesar dan menerangi sekeliling. Lingga melindungi mata dengan lengan kanan untuk menghindari sinar yang menyilaukan. Ketika kedua cahaya itu meredup dan kembali seperti semula, ia bisa melihat air terjun sudah terbagi menjadi dua bagian, membuka sebuah jalan untuk dimasukinya.
9.4224.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Krosak krosak Suara-suara itu terdengar kembali, titik cahaya yang tadi terlihat dari kejauhan secara perlahan-lahan mendekat dan mendekat. Aku yang sudah bingung ketika menebak cahaya tersebut, secara spontan berteriak ke arahnya. “HEY, SAHA ETA, EDEK NAON MANEH KADIEU? (HEY, SIAPA KAMU, MAU APA KAMU KESINI? )”
10126.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
PENGHANCUR TAKDIR KEBANGKITAN WANG XUAN

PENGHANCUR TAKDIR KEBANGKITAN WANG XUAN

ujarnya lirih, “biar aku yang memecahnya terlebih dahulu.” Ia menatap langit — dan di sana, retakan ungu yang semula kecil kini membesar. Cahaya asing menembus dunia fana. ---
999 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Baca
+Pustaka
Kau Lah Takdir Ku

Kau Lah Takdir Ku

antra kita berdua " pinta Edel dengan nada suara yang lembut tapi penuh penegasan sambil mencobat menatap pria itu. Kedua mata indah milik Adel membola sempurna melihat pria di depannya itu. Pria yang tinggal tepat di depan rumahnya. Pria yang sering membuat konten tentang kehidupannya di negara ini, bersama dengan kekasihnya itu. Edel langsung membuang muka begitu saja ke arah tembok yang ada lukisnya. Sekuat tenaga Edel menahan air matanya yang ingin jatuh dari pelupuk matanya. ' Kenapa harus pria seperti itu, ya allah ? ' gumam Edel dari dalam hati. Hancur sudah harga diri dan perasaannya saat ini. Banyak jutan laki - laki di dunia ini kenapa harus pria yang seperti itu yang merebut
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Baca
+Pustaka
Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Sekarang, dia mungkin sudah berada di tengah lautan lepas. Sementara itu, aku yang sudah terlepas dari pria berengsek pun hidup dengan makin bersinar!
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Baca
+Pustaka
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

(Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi Meninggalkan diriku Jangan lupakan aku Semoga dirimu di sana Kan baik-baik saja Untuk selamanya Di sini aku kan selalu Rindukan dirimu Wahai sahabatku Rindukan dirimu "Ok. Latihannya cukup sampai disini dulu karena kakak ada acara jadi sampai sini dulu. Menurut kakak ini udah bagus dan dipertahanin kayak gini ya tapi jangan lupa buat latihan lagi setiap hari dirumah ya Fy, Yo" Ucap kak Sasa
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

Tidak lain, tempat selama ini selalu mendapatkan ketenangan dan membuatnya berhasil bertahan hidup—dalam kegelapan—sendirian, yaitu hutan. Terus berlari cepat, sesekali melakukan parkour hingga hampir mendekati tikungan jalan besar. Jurang yang terhubung dengan hutan. Rafan berhenti, tatapannya tertuju pada jurang. “Hm, sudah lama tidak melakukan hal berbahaya.” Rafan naik dan terpaku sejenak di atas pembatas antara jalan besar dan jurang, matanya terus tertuju pada jurang curam yang amat dalam.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Baca
+Pustaka
Wanita yang Kau Sakiti

Wanita yang Kau Sakiti

Kamu Bagiku Bertemu denganmu tak pernah kukira. Memilikimu adalah ingin, jatuh cinta padamu di luar nalar, dan menyandingmu bukan kemampuanku. Engkau laksana cahaya yang kutitipkan pada mentari pagi, hangat, dan menyulut semangat dalam diri. Engkau juga seperti senjakala, membias indah di cakrawala. Cahayamu indah menggugah rahsa, lesapkan gundah di dalam sukma.
1063.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Antara Dua Dunia

Cinta Antara Dua Dunia

“Maka aku akan melindunginya. Apa pun yang harus kuhadapi.” Dan di antara awan, cahaya lembut menembus jendela, menyinari wajahnya. Hangat. Murni. Seolah dunia bahkan langit tengah berbisik, “Bangkitlah, Putri Cahaya…”
9.31.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Baca
+Pustaka
Pengantin Pilihan Raja

Pengantin Pilihan Raja

"Suatu hari nanti, kau akan memberikan cahaya pada negeri ini. Cahaya paling terang, yang akan selalu dikenang sepanjang masa." Aku tersenyum pilu. Lupa, kalau aku adalah seorang manusia dan mungkin saja. Cahaya lain lah yang akan ku berikan, bukan kedamaian. Tapi kehancuran! Dan aku takut, aku takut pada pemikiranku. Lalu tertawa. "Aku belum menyukaimu…" ucapanku berhenti, saat tatapanku dan Baginda bertemu. "Ehem, aku be-belum menyukai Utara."
9.214.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai kuturutkan cahaya dihadapan berliku lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status