Pudarnya Rasa Cinta
Kemudian, Indra meletakkan bom itu di tangan Vinie dan bertanya, “Sudah siap? Ayo buka hadiahnya.”
Vinie mengangguk dengan semangat dan Indra membuka ikatan dasi di matanya.
Vinie yang penuh harapan, tiba-tiba melihat bom yang mengerikan di tangannya.
“Sayang, apa yang kamu lakukan? Jangan bercanda, ini nggak lucu sama sekali.”
Indra tersenyum dingin, “Siapa bilang aku bercanda? Aku hanya mau kamu merasakan apa yang dirasakan Selina.”