Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Hanif mulai menggerakkan gagang pintu dan ternyata pintu itu tidak terkunci sama sekali. Suasana di dalam gudang penuh debu dan sedikit gelap. Walaupun hari masih siang menjelang sore dan sinar matahari sedang bersinar terang di atas sana, tidak cukup membuat sinar itu masuk menembus ke dalam ruangan gudang karena jendela satu-satunya yang berada di gudang tersebut, setengahnya telah ditutupi oleh papan kayu. Beberapa barang-barang besar yang berada di dalam sana di tutupi oleh kain-kain putih yang sudah mulai pudar warnanya, semakin menambah kesan seram suasan gudang di siang hari itu.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ia bisa hidup seperti raja selama beberapa bulan. Vincent membuka mulutnya, ingin menjawab— Namun sebelum ia berbicara— BOOOOMMMM!!! Pintu gudang tiba-tiba ditendang dengan kekuatan besar—pintu besi yang beratnya mencapai tujuh puluh kilogram, terbang hingga lepas dari engselnya, melayang di udara dengan kecepatan tinggi. WHOOOOSSHHH!!! Pintu itu hampir mengenai mereka, melewati kepala Vincent dengan jarak hanya beberapa sentimeter, lalu menghantam dinding belakang dengan keras.
1082.8K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

"Gandum, ikan, dan daging semuanya ditumpuk di rak sesuai kategorinya, dengan rak kayu yang bisa dilepas yang dirancang sesuai saran Anda untuk menghemat ruang, dan desain penyangga pintu ganda untuk mencegah perubahan suhu mendadak..." Draven melihat sekeliling, melihat bahwa gudang itu bersih dan rapi, dengan struktur yang masuk akal, dan tidak ada jejak jamur atau debu bahkan di sudut-sudutnya. Banyak detail desain, seperti rel beroda kecil untuk transportasi yang mudah, adalah ide-ide yang ia sebutkan dengan santai sebelumnya. Dan sekarang, semuanya telah diimplementasikan, yang mengejutkan, persis seperti yang dikatakan. "Dikerjakan dengan sangat baik," puji Draven pelan, dengan sedikit
9.78.5K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Anak Haram yang Dibenci Ayahku

Anak Haram yang Dibenci Ayahku

Orang-orang di belakangnya mengikuti, menjaga formasi yang tetap rapi. Pintu gudang terlihat besar dan berat, catnya sudah mulai mengelupas, menunjukkan usia bangunan itu yang tidak muda. Tidak ada penjaga di depan, tidak ada tanda penghalang, seolah siapa pun dipersilakan masuk. “Too easy,” gumam Isaac.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Pintu gudang tampak sudah terbuka lebar, seolah seseorang memang sengaja menunggunya datang. Fatih melangkah masuk. Begitu melewati ambang pintu, hawa lembap langsung menyergap tubuhnya. Aroma kayu lapuk bercampur debu memenuhi ruangan. Gudang itu jauh lebih besar daripada yang ia bayangkan. Di dalamnya bertumpuk berbagai barang tua yang sudah lama tidak terpakai. Lemari kayu usang, meja-meja patah, kursi tanpa kaki, peti-peti besar, hingga mesin-mesin berkarat memenuhi hampir setiap sudut ruangan.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Nada suaranya tetap datar. "Satu." Tubuh wanita tua itu mulai gemetar. "Dua." "Nenek—!" Tangisan bocah itu menggema memenuhi lorong. "Aku akan bicara!" Air mata wanita tua itu akhirnya pecah. "Aku akan memberitahunya... tolong jangan sakiti cucuku..." Beberapa saat kemudian, kombinasi angka dimasukkan ke panel pengaman. Krek... Rangkaian roda gigi mulai berputar, lalu pintu baja raksasa itu perlahan bergeser hingga memperlihatkan isi gudang di baliknya.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 667 Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Diary Rain

Diary Rain

Klik. Ketemu! Aku mencoba menggesernya. Tidak bergeser. Kucoba sekuat tenaga, tetap tidak bisa. Aku menyerah setelah hampir 15 menit mencoba berbagai macam cara membuka pintu gudang itu.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Ia membawa senter kecil dan ponselnya, siap untuk menjelajahi ruangan yang sudah lama terkunci. Pintu gudang ternyata tidak terlalu sulit dibuka, kuncinya tergantung di dinding dalam garasi, seolah menunggu untuk ditemukan. Begitu masuk, Calla langsung disambut aroma kayu tua, debu, dan sesuatu yang samar-samar seperti minyak tanah.
1033.3K viewsCompletedAdded to Library 665 Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Bukan Pewaris Biasa

Bukan Pewaris Biasa

pikir Dannis. “Apa dia melapisi pintu markasnya dengan emas?” Gan menyahut lagi. Kali ini ia memamerkan sebuah pintu besi yang bentuknya seperti pintu sebuah brankas yang berada di bank. Besar, megah dan bentuknya persegi panjang. Untuk membukanya diperlukan kode enam angka dan biometrik berupa retina mata milik Gan Phassakorn. “Ini jauh lebih mewah dari bukitmu,” bisik Reina.
1056.0K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pintu gudang geser
Read
+Library
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Indah mendahului pick up untuk berbelok ke kanan dan hampir mengitari setengah bagian rumah menuju samping. “Di sini, Bu?” tanya supir pickup, menunjuk bagian kosong di sebelah bangunan besar seperti gudang. “Iya…iya. Sementara letakkan dulu di sana. Nanti tukang taman yang bantu saya pindahkan,” pinta Indah. Konsentrasinya berkurang karena melihat gudang besar yang selama ini tidak pernah ia ketahui. Ia melangkah mendekati gudang itu dan meraba pintu bagian depannya yang tidak terkunci. “Bisa digeser tapi berat,” bisik Indah, pelan-pelan menggeser pintu itu.
9.9358.2K viewsCompletedAdded to Library 9.7K Times as pintu gudang geser
Show Reviews (189)
Read
+Library
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Read All Reviews
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status