Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Pesona Gadis Manja

Jerat Pesona Gadis Manja

seru Arkana sambil menarik sikutnya ke bawah. “Taruhan apaan?” Kalila mulai nyolot. “Taruhan kalau lo bakal hamil secepatnya setelah melahirkan si kembar, gue sama Kama sama Kai bikin taruhan ... gue taruhan paling lama dua tahun lo bakal hamil lagi, Abang Kama taruhan lo enggak akan pernah hamil lagi karena minat lo jadi wanita karir trus si Kai bilang paling cepet lima tahun lo bakal hamil lagi, eeeh ... si kembar belum dua tahun—lo udah hamil lagi, kebangetan emang napsunya laki lo ya!”
1051.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as piring kaca
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Kakek berikat kepala merah tua itu menujuk batu besar di sisi sungai dengan tongkatnya. Ujang mematuhi ucapannya tanpa bantahan. Ia berbaring di atas batu yang sudah beralaskan kain hitam. “Sekarang maneh akan aing kafani,” ujar kakek itu. Tongkatnya segera ia simpan di atas kepala Ujang. Tangannya lalu meraih tangan Ujang kemudian mensedekapkannya di atas perut. Kakek itu kemudian membungkus tubuh Ujang dengan kafan hitam hingga menyerupai pocong.
9.775.2K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as piring kaca
Read
+Library
Attack of Playboy

Attack of Playboy

“Aku Caca, Thacalla Scott. Blasteran Indo-Rusia. Senang bertemu denganmu, aku harap kita bisa bekerja sama, hehehehehe.” Begitulah cAikanya mengenalkan diri padaku. Aku yang pendiam didesak untuk akrab dengan semua orang baru di aula ini. Jika tidak, aku tidak akan bisa bertahan hidup. Aku tidak boleh terus egois. Kupaksa diriku untuk memperkenalkan diriku balik pada anak itu. Jika bukan karena seorang pembina berbicAika di atas panggung, Caca tidak akan berhenti mengoceh padaku padahal aku hanya menjawab iya iya saja. Huft.
7.53.4K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as piring kaca
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

Meski diam, tapi Raka tahu bahwa Angga juga menginginkan agar ia dan Kyra segera memberikannya cucu. "Masih lemes?" Raka menaruh tangannya di kening Kyra. "Masih panas. Kamu nggak tiduran di kamar aja? Istirahat yang banyak. Inget janji kamu. Sampai akhir tahun ini, kalau kondisi kamu up and down terus, aku nggak izinin kamu hamil," tegasnya.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as piring kaca
Read
+Library
Rumah Kakek

Rumah Kakek

celetukku asal bertanya pada pak Asep. “Beda-beda, Neng. Ada berupa bagian dari dari tubuh hewan seperti, kumis atau kuku. Atau, sesuatu yang dibungkus dengan kain yang tak lazim bentuknya. Kurang lebih siga kitu, Neng.” “Oh, kalau ada sesuatu yang kecil dibalut dengan kain hitam berbentuk kotak, itu jimat, bukan?” Suasana menjadi hening seketika. Nampaknya, aku salah memberikan pertanyaan karena seisi ruangan kini melihatku dengan wajah heran. Aku yang bingung merapatkan badan pada ibu karena malu.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as piring kaca
Read
+Library
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

Ia mengambil satu kursi dari meja makan untuk dipakai duduk di dekatku. "Yah, Mama mau memulai usaha biar bisa beli mobil kayak punya Dek Kiaa," jelas Caca senang. "Oh ya? Caca mau punya mobil kayak punya Dek Kiaa?" sahut Mas Risky seraya menatap gemas wajah Caca. "Iya. Caca pengen bisa jalan-jalan ke mana-mana pakai mobil biar ngga kehujanan lagi," ujar Caca senang.
1028.1K viewsCompletedAdded to Library 729 Times as piring kaca
Read
+Library
TRAPPED IN PAST LOVE

TRAPPED IN PAST LOVE

"Abang udah pernah ngobrol sama orang tuanya Kak Kia belum?" "Belumlah, tiap minta dikenalin dia selalu nolak. Alasannya takut disuruh cepet-cepet nikah padahal dia belum siap." Caca menghela napas pelan. Itulah kesalahannya. Walau belum siap nikah seharusnya perkenalkan dulu pacarnya, daripada diam terus kan disangka jomblo lalu dijodohkan. "Untung di keluarga kita nggak ada sistem perjodohan gini ya, Bang," ucapnya merasa sangat bersyukur.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as piring kaca
Read
+Library
PESONA KAKA IPAR

PESONA KAKA IPAR

Seperti, "Kamu baik-baik saja?" Atau "Kenapa kamu terlihat lelah meski tidak berkata apa-apa?" Tapi aku takut. Takut kalau percakapan kecil akan membuka celah yang lebih dalam. Dan aku tahu, celah itu terlalu mudah terisi oleh rasa yang salah. --- Suatu malam, aku turun ke dapur. Hanya ingin mengambil air, tapi langkahku terhenti. Dia berdiri di sana, memunggungiku. Mengaduk sesuatu di panci kecil.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as piring kaca
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Dia kembali memasukkan kayu dalam api, mencoba memancing adik kesayangannya itu. Katha sebal mendengar Kandara yang ikut campur, hingga akhirnya dia menatap tajam sang kakak. “Kakak dulu tuh, cari istri dan mama baru buat Kaia biar nggak kayak orang kurang belaian.” Kandara tidak terkejut dengan serangan Katha, hingga dia tertawa terbahak-bahak. “Awas, lo, gue aturin kencan buta,” ancam Katha.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 439 Times as piring kaca
Read
+Library
Pelabuhan Cinta Sang Perwira

Pelabuhan Cinta Sang Perwira

kata Kaisar setelah mereka ke luar dari Science Center. Shasha mengernyit. “Kenapa memangnya? Mas takut naik wahana-wahana itu?” Dia menatap lekat suaminya. Kaisar menggeleng. “Aku sama sekali tidak takut. Aku cuma enggak ingin kamu kecapekan, Sha. Siapa tahu di sini sudah ada calon anak kita.” Dia mengelus perut Shasha. “Aku enggak mau mengambil risiko bermain wahana yang ekstrem. Kalau mau naik wahana, pilih yang aman-aman saja ya,” imbuhnya.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as piring kaca
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status