Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Milkku

Bukan Milkku

"Dunia berakhir!" Sarah mengelap air matanya yang keluar, dia berusaha menghentikan tawanya. Dia menarik nafas lalu membuangnya baru setelah itu dia berbicara. "Gua tau itu susah. Tapi gua rasa crush lo gak bakal marah kok." Akhirnya Sana menatap pada Sarah. "Gak bakal marah. Emang bener?" Sarah mengangguk meyakinkan. "Iya," dia melanjutkan ucapannya. "Paling dia cuma gak mau ketemu lo lagi ... ha ha ha." dia tertawa lagi.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai please don't spoil me
Baca
+Pustaka
Stop, Dok! Ini Sudah Berlebihan

Stop, Dok! Ini Sudah Berlebihan

Mata yang mempesona, jangan lupakan bibir yang seksi. “Sorry Sayang, lain kali lebih hati-hati.” Arlan mengetik sambil tersenyum nakal. Mereka punya banyak waktu hari demi hari akan diisi dengan bercinta. “Tidak ada lagi kesempatanmu, dok. Malam ini terakhir dan cukup.” Arlan tersenyum kecut melihat balasan Karin, yang menentukan permainan ini berhenti atau lanjut, itu bukan Karin tapi ia.
1087.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai please don't spoil me
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

Imam tidak menjawab ucapan dari Anna. Saat Imam hendak meninggalkan kamar, tiba-tiba Anna memanggil nya. "Mas, skincare ku habis. Minta uangnya untuk beli donk," pintanya dengan manja. Lalu Imam pun menyerahkan kartu debit ke Anna. "Aku tidak punya kartu kredit, yang ku punya kartu debit saja," "Dan satu hal lagi, cukup beli seperlunya saja," titah nya. Anna begitu bahagia saat menerima kartu debit tersebut dari kakak iparnya.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai please don't spoil me
Baca
+Pustaka
FORBIDDEN SCANDAL

FORBIDDEN SCANDAL

Tak terkecuali aku. Kami pun bersulang. Kemudian bersama-sama menenggak minuman itu. Tapi, aku tidak. Kuletakkan kembali gelas wine itu setelah bersulang. Sebab, aku tak pernah mencicipi minuman itu walau sedikit pun. “Kenapa tidak diminum, Pak?” bisik Chaterin di telingaku. “Saya tidak biasa, Chat minum beginian,” jawabku membalas bisikan Chaterin.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai please don't spoil me
Baca
+Pustaka
I'M DONE WITH YOU!

I'M DONE WITH YOU!

Tak peduli kalau jawaban menyakitkan yang akan ia dapatkan. Devan berdecih mendengar nada penuh harapan itu, "Aku hanya tak mau ayah atau ibuku marah melihat menantunya sakit dan tak aku rawat." balas Devan tanpa mau menatap mata Kinara. Ia masih fokus dengan kegiatannya mengompres dahi Kinara.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai please don't spoil me
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

kata Speranza tanpa ekspresi. Xaviera menyentuh bahu Speranza dengan lembut. "Flavia, kenapa kamu selalu melakukan apa yang kamu inginkan? Mengapa kamu tidak pernah memikirkan orang lain?" tanya Xaviera dengan lembut. Speranza tersenyum miring. "Kau ingin tahu jawabannya?" tanya Speranza yang diangguki oleh Xaviera. "KARENA AKU ADALAH SEORANG PSIKOPAT!!"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai please don't spoil me
Baca
+Pustaka
New duda

New duda

Duh! End.
10.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai please don't spoil me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status