Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bunga Biru

Bunga Biru

“Kalau begitu aku memang datang untuk bunga.” Alira memanfaatkan kesempatan itu untuk kembali bekerja. Ia menata beberapa tangkai tulip pucat dan memindahkan hydrangea biru ke dalam ember yang lebih besar, seolah memberi ruang bagi percakapan di depan meja. “Bunga seperti apa?” tanya Evelune. Neriel memperhatikan meja yang dipenuhi berbagai warna. Mawar putih, anyelir merah, beberapa ranting eucalyptus, dan bunga kecil berwarna kuning yang baru saja dibersihkan daunnya.
10513 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Ruenna pun menuntun nenek sofia menuju halaman belakang. Begitu mereka melangkah keluar, semilir angin segar langsung menerpa wajah mereka. Di sana tentu saja tidak ada bunga tujuh warna. Yang ada hanyalah deretan tanaman bunga krisan dan mawar berwarna merah dan kuning cerah yang berjejer.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Primadona Desa

Dokter Ajaib Primadona Desa

Kabut tipis mulai menghilang sedikit, sehingga keadaan keempat jalan kecil itu bisa terlihat dengan jelas. Jalur pertama berliku-liku seperti ular. Di kedua sisi pintu masuknya, tumbuh sebuah pohon kecil tua yang kokoh berbentuk seperti naga bertanduk dan berwarna hijau zamrud. Meskipun tidak tinggi, pohon itu memancarkan aura seolah-olah mampu menjulang menembus langit. Seluruh batangnya terlihat seperti dipahat dari batu giok suci dan memancarkan cahaya lembut yang bening.
9.43.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116.6K kali sebagai pohon tualang
Tampilkan Ulasan (273)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Tukar Ranjang

Tukar Ranjang

Tak ada seorangpun pun selain kupu-kupu berwarna-warni berterbangan bersama hembusan angin yang sesekali menerpa wajahnya. "Di mana ini?" gumamnya bingung. Tak ada jawaban selain keheningan. Langkah demi langkah terasa ringan, ia telusuri jalan berharap bisa bertemu dengan seseorang yang dapat memberinya petunjuk. Cukup lama Nadira berjalan hingga peluh sedikit membasahi pelipisnya, ia memasuki sebuah taman kecil yang indah. Banyak bunga yang bermekaran di sana. Aroma sari bunga yang terbang tertiup angin memasuki hidungnya hingga membuat sedikit gatal.
1042.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 895 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Beta Romeo And His Rogue [ID]

Beta Romeo And His Rogue [ID]

Tapi itu tidak berlaku sekarang. “Aku tidak memasuki wilayahmu. Lihat,” tunjuk pria itu pada pohon besar berdaun emas. Pohon yang berbeda daripada yang lain. Ada guratan besar berwarna emas yang melingkari batang pohon itu juga lubang yang menganga. Goresan seperti tinta emas yang hanya bisa dibaca oleh makhluk immortal, dan bertuliskan ’The Lightcrown Claws Pack’. Tak hanya itu, lubang besar yang bahkan beberapa ekor tupai saja masuk ke dalamnya mengeluarkan wangi yang semerbak. Semacam wangi berbagai macam bunga menyatu di sana. Karena hal tersebut, banyak yang tertarik memasuki wilayahnya, rogue sekalipun.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

gumam Vanya terkekeh. Setelah selesai sarapan, Vanya berjalan-jalan di area hotel. Dia mengagumi dalam diam setiap sudut bangunannya, mata dia tertarik ketika melewati jendela kaca yang lebar menyajikan pemandangan kolam renang yang airnya jernih, di samping kanan dan kirinya ditumbuhi pohon kamboja, ada pohon palem juga. Vanya pun mencari pintu untuk bisa sampai di kolam renang tersebut, dia langsung mengambil tempat duduk khas pantai.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Tawanan Tuan Kama

Tawanan Tuan Kama

Dan pagi ini, Kila sudah bersiap untuk pergi lagi. Sementara itu, Bibi Aini tengah sibuk menyirami tanaman. Ada beberapa bunga yang sangat di sayang oleh Bibi Aini, seperti Sedap Malam dan juga Bougenville. Taman depan terdapat banyak bunga Sedap Malam, sedangkan taman belakang di tanami Bougenville yang sudah sangat lebat dan bunganya kerap kali berguguran di taman. Dan sekarang, Bibi Aini tengah sibuk membuang daun - daun yang sudah menguning, aroma bunga ini sangat khas dan semerbak bahkan tak heran aromanya sangat menyengat. Warga yang kerap lewat di malam hari yang tidak mengetahui keberadaan bunga ini pasti akan mengira kalau aroma semerbak ini ada kaitannya dengan hal - hal mistis.
537 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Lady Neenash

Balas Dendam Lady Neenash

gerutu Sir Dulcais. Hutan itu diberi nama oklasian bukan tanpa alasan. Hutan Oklasian didominasi oleh pohon-pohon oklasian. Pohon ajaib ini mengeluarkan aroma yang dapat menyebabkan halusinasi saat musim berbunga.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Dear pohon cinta, Kulihat wujud dendam yang menyeruak di wajah binatang jalang. Arak-arakan wajah malam kian memasih. Taman violet memilu asih. Kecongkakan violet makin melantang mengutuk malam.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

Thalisa menengok ke arah bangku pengemudi, lalu tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Di Jakarta, pemandangannya bagus, nggak, Bu, kayak di kampung ini?" tanyanya lagi dengan senyum yang manis persis seperti gula. "Sama aja, Mas, di Jakarta lebih panas karena sudah banyak gedung-gedung. Kalau di sini kan sejuk, karena pohon-pohon besar masih banyak yang belum ditebang," jelas Thalisa dengan raut wajah yang sedikit cerah dan bahagia.
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai pohon tualang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status