Om-Om Pilihan Papa
Karena sumpah demi apapun, apa yang diucapkan oleh Papa barusan melukai diriku, hatiku.
Sembari melirik Om-Om botak yang sedari tadi memperhatikanku, aku pun mengeluarkan dompet dari dalam saku baju.
"Nih, bawa. Hp gue, dompet gue, semuanya, gue enggak punya harta apapun lagi dan gue memutuskan untuk enggak pernah jadi keluarga Tama. Nah, kalau Om Bian mau semuanya, harta Papa, bisa dia ambil tanpa hambatan, gue enggak akan memperjuangkan apapun."