Si Mesum Jatuh Cinta
Zeera tidak bisa memungkirinya, itu memang benar, kalau Shean memiliki wajah yang tampan.
Wanita-wanita itu berjalan dengan lambat dan pelan, jaraknya juga sedikit jauh dari grup Shean. Shean yang awalnya selalu memperhatikan Zeera, akhirnya larut dalam pembicaraan dirinya dan teman-temannya.
“Zeera, ayo, kita harus cepat, sudah mulai gerimis,” Izzati meletakkan telapak tangannya menutupi kepalanya.