Gelora Hasrat Tuan Muda di Pertemuan Pertama
Kay menoleh, ia pun menatap Maudy, lalu Maudy memasang senyuman liciknya.
"Kau tidak akan bisa menghancurkan apa yang sudah ku miliki, jika kau masih ingin melihat perempuan kampung itu hidup, jangan pernah menggangguku," ucapnya sambil tersenyum, "pergilah Kay, mungkin kau sangat sibuk," ucapnya lagi lalu ia pun menggandeng tangan Arland.
"Sayang, kita pulang ke rumah sekarang, aku mau menunjukkan sesuatu," Maudy terus menggandeng tangan Arland, tapi Arland tidak bisa pulang karena masih ada rapat dengan klien dari luar kota.
Chapitres populaires