Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

puji Lila tulus. Rara sedikit tersentuh. Pasalnya, baru kali ini ia di apresiasi. Jangankan dipuji, tahu pun mereka tidak bereaksi. Masih untung jika dilarang. Itu tandanya orang tuanya memperhatikannya. Sayangnya tak ada komentar apapun soal ekstrakurikuler pilihan Rara. “Ma!” pekik Noah yang datang dengan berlari. Tapi langkahnya langsung terhenti saat melihat gadis cantik tengah duduk bersama Mamanya.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
Janda Muda

Janda Muda

Tanya Aryo "Sedang di hubungi Andi." Kata Indra "Ya sudah, aku hubungi Lulu juga dan aku akan segera berangkat. Assalamualaikum" "Waalaikumsalam" Hening... Sudah hampir empat puluh lima menit Arinda di dalam tapi belum ada dokter atau suster yang keluar untuk memberi tahu keadaan putri kecilnya itu. Hanya ada isak tangis Maura yang terdengar di depan ruang IGD tersebut.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
Mama Muda

Mama Muda

"Oke, mandi ya, biar segar harum, aku udah siapin sesuatu yang spesial untuk kamu." Yang disebut Naomi spesial adalah pancake rasa vanila yang sengaja dibuat berbeda dari yang dia hidangkan untuk Tristan tadi. Namun, Naomi merasa gugup saat Mas Adrian-nya mengamati pancake itu dengan seksama. Ya, Adrian sudah selesai mandi dengan memakai pakaian santainya. Dia mandi dengan cepat karena tak sabar bertemu dengan sesuatu yang spesial yang Naomi siapkan untuknya.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 667 kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
MAMA MUDA VS MAS POLISI

MAMA MUDA VS MAS POLISI

ucapku sembari mengelus dada karna kaget Aiswa yang tengah membawa sebuah nampan berisi cake dengan sebuah lilin menyala di atasnya mulai berjalan mendekat ke arahku. Ia tersenyum dengan sangat manis, dan mengucapkan sebaris kalimat untukku, "Selamat ulang tahun, Ma. Semoga ke depannya kelak Mama akan selalu bahagia. Aamiin!" "Aamiin," ucapku mengaminkan doa tulusnya.
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

Pras mundur beberapa langkah sedikit menjauh. "Satu hal yang tidak aku mengerti dari semua masalah ini adalah, apa keuntunganmu dengan menyebarkan berita hoax mengenaiku yang impoten?" Meliza terdiam tanpa mampu menjawab sepatah kata pun atau setidaknya membantah tudingan yang di berikan Pras untuknya. Tatapan Pras yang tajam membuatnya mati kutu tak berkutik sama sekali. Pras tiba-tiba tersenyum, "tak perlu kamu menjawabnya aku juga sudah tau jawabannya Meliza." kata Pras.
9.7145.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
Usai Bangun dari Koma

Usai Bangun dari Koma

Di sana, ia bertemu langsung dengan Mahesa dalam suasana yang jauh dari hangat. “Kamu sepertinya masih ahli dalam menciptakan drama, Ayunda,” kata Mahesa sambil menyesap wine-nya. “Rumor sekarang mulai menyebar. Tapi ya aku nggak kaget. Dulu kamu juga bisa manipulatif saat jadi istriku.”
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Single

Pura-Pura Single

Tertera panggilan masuk dengan nama 'Bredy' pada layar ponselnya. "Halo?" "Halo Nyonya, apa kabar?" "Aku baik-baik saja, udara di Singapura bagus juga untuk menghilangkan penatku," jawab Maudy menanggapi Bredy, asisten suaminya. Ia terpaksa merahasiakan penyamarannya dari siapa pun, termasuk orang-orang terdekatnya demi keberhasilan rencananya. "Ah begitu .. syukurlah Nyonya baik saja. Bagaimana dengan Tuan Arga, bagaimana perkembangan beliau?"
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
Gelora Hasrat Tuan Muda di Pertemuan Pertama

Gelora Hasrat Tuan Muda di Pertemuan Pertama

Kay menoleh, ia pun menatap Maudy, lalu Maudy memasang senyuman liciknya. "Kau tidak akan bisa menghancurkan apa yang sudah ku miliki, jika kau masih ingin melihat perempuan kampung itu hidup, jangan pernah menggangguku," ucapnya sambil tersenyum, "pergilah Kay, mungkin kau sangat sibuk," ucapnya lagi lalu ia pun menggandeng tangan Arland. "Sayang, kita pulang ke rumah sekarang, aku mau menunjukkan sesuatu," Maudy terus menggandeng tangan Arland, tapi Arland tidak bisa pulang karena masih ada rapat dengan klien dari luar kota.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

Ini tak bisa kubiarkan. Lalu hal yang paling mengejutkan bagiku, ketika nama Ayunda Maulida yang dipanggil sebagai salah satu penerima penghargaan. Aku hampir pingsan ketika tahu, ternyata dia adalah seorang penulis dan sialnya lagi peran figuran yang kubanggakan adalah memerankan beberapa scene saja dari novelnya. Sial, kenapa perempuan udik itu selalu lebih beruntung dariku?
10260.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
Maid Pemuas Obsesi Tuan Muda

Maid Pemuas Obsesi Tuan Muda

“Tapi maidnya cakep, masih muda juga kelihatannya.” “Itukah poin utamanya, bastard?” tanya Davin tak habis pikir, kedua temannya malah terfokus dengan kecantikan maid di rumahnya. Meskipun memang benar, Ara itu cantik dan Davin tidak menampik hal itu. “Haha, sorry sorry. Jadi, gimana? Jatuhnya pemerkosaan dong?” David bertanya dengan kening berkerut heran. Davin mendengus lalu menyesap minuman pesanannya dengan perlahan.
818 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai prestasi maudy ayunda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status