AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU
Kapel utama telah dipenuhi oleh ratusan jemaat yang bersiap melakukan ibadah agung, sebuah rutinitas mingguan bagi para penganut Seven Thrones.
Seraphina berdiri di altar tertinggi. Dibalut gaun putih suci, dia memimpin doa pagi yang khusyuk. Namun, udara pagi yang seharusnya segar, entah mengapa hari ini terasa begitu tipis dan membakar paru-parunya.
"Seven Thrones yang Maha Pengasih..." Suara Seraphina bergetar. Dia menghentikan kalimatnya sejenak, meremas pinggiran altar batu dengan sekuat tenaga hanya untuk menopang tubuhnya yang mendadak lemas.