Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

“Kumohon! Aku harus membantunya!” Detik itu, suatu gambar menyembul di dalam batinku. Sebuah harpa emas dengan ukiran-ukiran bunga yang sangat menawan. Pada setiap bagiannya, alat musik tersebut seperti memiliki aura yang terang dengan hawa kesucian yang sungguh sulit untuk dijelaskan. Benang emas yang terpatri pada alat musik itu satu per satu bergetar, menghasilkan alunan melodi yang begitu indah dan menyejukkan hati.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as puisi bergambar
Read
+Library
MY ANNOYING BOYFRIEND

MY ANNOYING BOYFRIEND

Sejujurnya, seni merupakan pelajaran yang ia sukai, ia bisa menggambar dan menuangkan perasaannya dalam secarik kertas—mencoret asal pada kertas putih. Memperhatikan sang guru dengan seksama yang sedang menggambar di atas kanvas putih dan menjelaskan tentang arti dari gambar yang sedang dibuat. Lagi dan lagi, ia dibuat kagum oleh gambar setengah jadi itu. Gambar bunga mawar kuning yang diberi coretan asal lalu dirobek garis miring dan dijahit kembali oleh benang wol berwarna hitam. Menjelaskan jika keceriaan yang menyembunyikan luka. Mawar kuning bermakna keceriaan lalu garis miring adalah lukanya dan jahitan bisa disebut obat atau persembunyian. Seolah merasa tersindir, Lilac tersenyum tipi
2.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as puisi bergambar
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

Udara menjadi lebih berat, seolah mengandung sesuatu yang tidak kasat mata. Saat mereka mendekati batas desa, terlihat pagar bambu tua, sebagian roboh, sebagian lain masih berdiri tapi dipenuhi jamur dan bekas luka potong. Sebuah papan kayu tergantung setengah miring di atas gerbang: KEMIRIPAN "Segala yang datang adalah bayangan, segala yang tinggal adalah pantulan." Ayu membaca tulisan itu perlahan. “Apa maksudnya?”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as puisi bergambar
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

“Iya, Ma. Kalau nggak dandan rasanya kok ada yang kurang gitu. Hehehee.” “Woalah, pasti nanti anakmu cantik.” Ayah Gendis ikut menanggapi. “Amin.” Kompak Gendis dan Buana menjawabnya. Dan di tengah perbincangan hangat tersebut, Buana melihat satu lukisan yang menurutnya aneh terpajang di dinding. Biasanya lukisan akan berisi gambar orang, hewan, pemandangan, ataupun tubuhan. Namun yang dilihatnya kali ini malahan hanya gambar abstrak, seperti akar-akar pohon dengan huruf-huruf yang bentuk hya rumit dan sulit untuk dibaca.
9.947.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as puisi bergambar
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

’ gumam Liu Yan. Liu Yan mengambil gulungan kertas gambar itu, dan membukanya dengan lembut. Lukisan ini menampilkan dua sosok kabur, seorang pria dan seorang wanita, saling berpelukan. Pada lukisan itu terdapat puisi : Angin timur mendesah, hujan rintik-rintik datang. Di balik kolam bunga lili air, terdengar suara guntur yang samar-samar.
8.910.9K viewsOngoingAdded to Library 315 Times as puisi bergambar
Read
+Library
Bayang Masa Lalu

Bayang Masa Lalu

Dia membaca semuanya. Memang benar, setelah Rama selesai membaca. Beberapa adegan tiba-tiba muncul dalam benak. "Aaakh, siapa kamu? Kenapa melakukan ini? Apa salahku?" teriaknya. "Hahaha. Raka, Raka. Kamu ini pintar juga tampan, tapi sayang, nasibmu jelek." Suara tersebut terdengar diiringi bayangan seorang pria yang jatuh ke jurang karena didorong oleh 3 orang pria.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as puisi bergambar
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Tanpa disadari, dua jam telah berlalu. Ning Xi sudah hampir selesai dengan naskahnya saat Little Treasure juga telah menyelesaikan gambarnya, yang kemudian dia bawa untuk ditunjukkan padanya. Ning Xi mendongak dan terkejut. "Ini... gambar ini adalah aku?" Orang benar-benar tidak bisa mengatakan bahwa walaupun Little Treasure tampak tenang dan pendiam, gaya menggambar yang disukainya adalah fauvisme.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as puisi bergambar
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Di dinding, dia mulai menggambar—bukan dengan tinta, tetapi dengan arang dari bara yang dia temukan membara sendiri di halaman belakang. Satu gambar memperlihatkan Tilangkar retak seperti pecahan kaca, dengan figur berjubah terang berdiri di satu sisi dan sosok bertanduk di sisi lain. Di bawahnya, ada tulisan kuno: “Yang menjamah cahaya dengan gigi kekuasaan, hanya akan melahirkan malam yang menyamar sebagai siang.” --- Hara dan Dinding Dalam
101.9K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as puisi bergambar
Read
+Library
Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Gumamku sambil menengadahkan kepala. "Ngomong apaan?" Aku menggeleng dengan menatap rimbunnya pohon ini. "Melow gara-gara kagak punya pacar." "Ishhh... Lo emang nggak ngerti seni tata ruang." "Apaan tuh?" "Pohon ini tuh sering dipakai di gambar bestek. Pohonnya nggak gede, tapi menyejukkan dan minimalis." "Tahu dari mana?"
10133.8K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as puisi bergambar
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Beberapa tampak penasaran, satu dua tampak kagum. Sementara itu, di tempat berbeda—sebuah galeri kecil di pusat Tokyo, Aurora sedang menyiapkan pameran kolaboratif bersama para seniman muda lainnya. Di antara mereka, seorang pria muda berambut ikal acak-acakan dan berkacamata tipis menghampirinya sambil membawa buku puisi karya sendiri. “Lukisanmu… rasanya seperti puisi yang belum sempat ditulis,” katanya sambil tersenyum malu.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as puisi bergambar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status