Bayangan Kelam
Roy tahu bahwa Anisa pernah menyukai seni, dan ia berharap pameran itu bisa menjadi pengalihan untuknya.
Anisa awalnya ragu, tapi setelah berpikir panjang, ia memutuskan untuk pergi. Ketika tiba di galeri, Roy sudah menunggunya di depan pintu masuk. Ia menyambut Anisa dengan senyum lebar, membuat hati Anisa sedikit hangat.
“Mungkin ini akan menjadi malam yang baik,” kata Roy sambil membimbingnya masuk ke dalam galeri.
Di dalam, Anisa terpukau oleh lukisan-lukisan indah yang dipamerkan. Beberapa karya menggambarkan pemandangan alam, sementara yang lain menampilkan potret manusia dengan emosi yang begitu nyata.
Hot Chapters