Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

gerutu Isvara sambil menghentakkan kakinya menuju ruang perpustakaan paviliun, di mana Gayatri sudah menunggu dengan ekspresi datar. *** Pelajaran Dharma Patni hari itu terasa seperti siksaan neraka bagi Isvara. Gayatri memberikan naskah kuno tentang "Kewajiban Istri Terhadap Silsilah Keturunan" dan "Tata Cara Perjamuan Agung untuk Para Dewa". Kalimat-kalimatnya menggunakan bahasa Sansekerta tingkat tinggi yang rumit. "Tuan Putri, baca bait ke-sepuluh tentang etika menyajikan sesaji di atas meja perunggu," perintah Gayatri dengan suara monoton.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 517 Times as puisi #diksi #sansekerta
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Dia coba telusuri arah lain, tak ada jejak selain di dekat batu persegi itu. "Ini aneh, batu persegi di tengah hutan...?" batin Jaka sambil terus memperhatikan batu itu. Sekilas Jaka melihat ada sebuah guratan di pinggir batu. Dengan cepat dia usap guratan yang penuh tanah itu. Pemuda itu terhenyak sesaat. Dibacanya satu tulisan sansekerta yang berbunyi, Wates Urip Pati.(Batas Hidup Mati).
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as puisi #diksi #sansekerta
Read
+Library
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

"Valerius baru saja mengembangkan jenis kertas baru yang lebih halus. Saya membawa beberapa contoh jika Anda tertarik untuk mencobanya. Anda bisa menulis puisi atau sajak di atas kertas yang lebih halus nanti." Tili mengangguk. "Itu terdengar menarik, Lord Lucian." Tapi setelah itu, Tili mengeluhkan kebingungan dalam hati. Siapa yang telah membual tentang dirinya menyukai sastra? Tili suka membaca, tapi untuk pengetahuan. Tili tidak suka kalimat penuh kiasan pada puisi atau pantun. Tapi untuk menutupi kesalahan siapapun itu, Tili bersedia mengaku. Tili punya dugaan ayahnya yang menyebut.
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 782 Times as puisi #diksi #sansekerta
Read
+Library
PURA-PURA BAHAGIA

PURA-PURA BAHAGIA

Membayangkan Sri sekian lamanya dipasung dan dikurung. "Katanya orang tuanya malu, Bu Sri kan korban pemerkosaan enam orang berandalan sekaligus. Belum lagi dia yang dicerai suaminya karena melahirkan anak perempuan, sedangkan madunya melahirkan anak laki-laki. Jadi dia dibuang. Orang tuanya malu, jadi ya, hanya diobati dukun saja, tidak dibawa ke rumah sakit," jelas wanita itu lagi membuat Yuli semakin meradang. Rasa bersalah semakin menguasai hatinya.
9.844.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as puisi #diksi #sansekerta
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Di tempat itulah, Raka membacakan sebuah puisi untuk tamu yang hadir. Di atas bukit kulihat desa, Hamparan sawah hijau terbentang, Di antara sungai dan rimbun hutan, Desa Kali Bening kian gemilang. Anak negeri jangan ragu, Ilmu dan budi bekal sejati, Bangun negeri dengan restu, Agar desa maju dan berseri. Tepuk tangan meriah terdengar dari hadirin. Mereka semua terhanyut dalam makna kata-kata yang disampaikan oleh Raka.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as puisi #diksi #sansekerta
Read
+Library
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Apakah telah selesai? Kidung Wahyu Kolosebo merupakan salah satu syair lagu sastra yang diciptakaan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga atau Raden Said. Kidung tersebut pada dasarnya berisi tentang ajaran baik yang digunakan selama Sunan Kalijaga berdakwah dan mengajak masyarakat untuk memeluk agama Islam. Dan kini berhasil menyadarkan Rumana, yang hampir berbuat serakah dengan keinginannya menghidupkan kedua anaknya yang telah mati.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as puisi #diksi #sansekerta
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status