Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Bukan oleh api fisik, melainkan oleh pendar cahaya keemasan yang memancar dari dalam dada Dewi—cahaya murni dari kasih sayang seorang ibu pertiwi yang tidak memiliki celah untuk dimasuki oleh tipu muslihat. "Tidak! Kau akan hancur bersama mereka! Kau akan mati dalam kesia-siaan!" jerit Sang Ratu Bayangan, suaranya yang semula lembut kini melengking ngeri. Topeng peraknya retak, memancarkan cahaya putih yang menyilaukan dari celah-celahnya. Sosoknya yang menjulang mulai meleleh layaknya lilin yang didekatkan pada tungku pandai besi. Kelambu malamnya robek-robek, berubah menjadi abu hitam yang beterbangan, lalu lenyap tertiup angin malam, menyisakan aroma bunga melati dan tanah basah yang sega
10687 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 24 Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Kepiawaian Vajra dalam memetik instrumen berdawai itu memang bukan isapan jempol semata. Mendengar iringan yang begitu indah, kepercayaan diri Candrani melonjak. Ia menarik napas dalam, lalu mulai membacakan bait pertama dari puisinya yang berjudul "Cahaya Candra di Balik Mega." Puisi itu berkisah tentang Dewi Bulan yang sinarnya dihalangi oleh kabut tebal kiriman Dewi Kegelapan.
1014.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 330 Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Angin itu tampak menerbangkan dedaunan kering dan debu yang terhampar di halaman rumah Fatih. Samar-samar dari kejauhan, Fatih melihat dua ekor kuda hitam menarik sebuah kereta menuju halaman rumahnya. Degh! Jantung Fatih berdetak kencang, saat melihat ke atas kereta kuda itu, dua prajurit yang waktu di istana gaib mencoba menangkapnya. Dan yang membuat mata Fatih terbelalak, ia melihat wanita cantik jelmaan siluman ular, duduk anggun di sana, menatap tajam ke arah Fatih.
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
PURA-PURA TIADA

PURA-PURA TIADA

Jawab warga yang berdiri di sebelahnya. "Bener nap! Saya melihat bahwa ada dua makhluk perempuan yang mengejarnya. Satu berwajah putih, satu lagi cukup cantik dan se ksi!" Ucap Bomo membenarkan. "Kalau aku jadi pak Erlan, aku ngga akan lari! Aku akan memilih makhluk yang se ksi itu menemaniku malam ini! Lumayan gratisan hahah!" Ucap warga yang bersarung Kabayan. (Sarung dililitkan ke tubuh, namun disampirkan ke pundak)
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Ia menatap langit-langit, berdoa dalam hati agar malam segera berakhir. “Tidurlah,” bisik Galuh pelan, namun nada suaranya lebih menyerupai perintah. Ketika pintu akhirnya tertutup kembali dan langkah Galuh menjauh, air mata Ratri pun mengalir. Ia tahu, bukan pukulan yang paling menakutkan, melainkan ketenangan yang palsu itu. Ketenangan yang bisa pecah kapan saja, seperti kaca yang siap retak dihembus angin kecil.
724 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

Seperti langit jingga yang bertemu senja . Andai aku menjadi puisinya Biarlah Adinda menjadi lagunya. Agar bisa saja menyatu menjadi syair indah yang merdu. Meskipun saat ini hanya sebatas angan semoga esok tersemogakan hingga menjadi kekal dalam keabadian. Aku lelaki yang merindukanmu. Fais Abdilah Guntoro.] Dikirim tadi setelah isya. Kuulangi sampai 4 kali puisi yang dikirimkan Mas Fais padaku andai tadi HP-ku aktif dan aku tahu WA ini pasti aku tidak akan konsentrasi mengikuti acara pengajiannya.
10146.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.7K Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

"Teman lama berpamitan pergi, saat terlihat kembang api di langit bulan Maret. Layar perahu jauh lenyap di langit biru, hanya terlihat sungai yang mengalir." "Cahaya bulan terang di depan tempat tidur, terlihat seperti embun di tanah. Mengangkat kepala memandang bulan, menundukkan kepala merindukan kampung halaman." Saat Wira membacakan tiga puisi itu, para sastrawan dan penyair yang berada di depan langsung terdiam. Mata mereka membelalak dan terhanyut dalam gambaran dari puisinya. Setiap puisi yang dibacanya adalah puisi yang sangat terkenal, benar-benar luar biasa. Bahkan pemuda yang tadi menuduhnya melakukan kecurangan pun perlahan-lahan terhanyut dalam keindahan puisinya.
96.1M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 239.8K Beses bilang puisi fatamorgana
Ipakita ang mga Review (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Basahin ang Lahat ng Review
Antara Fajar dan Senja

Antara Fajar dan Senja

“Oke, agar teman-teman lebih memahami materi yang kelompok kami sampaikan, kami sudah menyiapkan sebuah film.” Ana berkata saat presentasi masih berlangsung. “Asyiiiiik film apa nih?” Tia menanggapi. “Nah ini ya teman-teman, judulnya Free Writer. Film ini menceritakan tentang seorang guru yang berusaha mengubah mindset muridnya mengenai isu SARA dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari muridnya.”
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Ombak-ombak kecil membawa hanyut apapun yang berada dalam jangkauannya serta merta menghancurkan istana pasir yang sudah susah payah dibuat. Seorang gadis duduk ditepian, menatap matahari yang mulai tenggelam. Rasanya, baru kemarin dirinya berada disini. Mengingat kejadian lalu rasanya menyakitkan, tetapi dalam hati ada perasaan rindu yang teramat dalam. Namun, saat ini semuanya hampa.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 54 Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
Humaira (Hati yang Mendua)

Humaira (Hati yang Mendua)

"Ya aku gila karena kamu, Humaira." Ayu subacribe, follow dan rate bintang lima ya kawan. Terimakasih sudah membaca karyaku. 🌷🌷🌷
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 92 Beses bilang puisi fatamorgana
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status