Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

"Terkadang saya hanya butuh hal sederhana untuk membuat saya hidup hingga detik ini" Mendengar hal itu lantas aku mendadak ingin tertawa mendengar kalimatnya seperti seorang penyair lama yang selalu menggambarkan hidupnya penuh filosofi. "Hahaha. Kalimat nona seperti seorang penyair yang penuh filosofi saja" Claire kini melipat kedua tangannya sambil mengkerucutkan bibirnya "tapi keren kan?" Aku hanya bisa mengangguk sambil berusaha menghentikan tawaku yang nampaknya membuat rautnya semakin muram seiring kami berjalan.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

Filan membacakan paragraf pertama sedangkan tiga yang lain menyimak saksama. “Aku ulangi lagi dua kalimat pertama. Penghuni rumah bambu di halaman rumput. Meski pun lunak dan lembut, atapnya senantiasa menopang sebundar benua. Kita bisa menggunakan pendekatan filosofis, metafora, cocoklogi, psikologi-analisis, atau apa pun itu. Intinya interpretasi kita akan cenderung membuahkan spekulasi sialan yang bertumpuk-tumpuk namun tipis kepastian.”
9.82.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Jika ada beberapa dari mereka yang selamat biasanya mereka mengungsikan diri ke dalam sunyi—memeluk hidupnya, keyakinannya, begitu erat hingga tidak mungkin melepaskan diri lagi. Seperti kebanyakan orang yang berusaha menjadi baik, aku benci matematika dan tergila-gila pada ilmu filsafat. Selama bertahun-tahun bersama guru mengajiku aku menarik diri ke dalam buku-buku filsafat. Kami menggali lubang di kedalaman inti pribadi kami sendiri untuk mencoba mengikuti kehidupan hingga ke sumbernya yang terpenting. Aku menghabiskan sebagian besar siang hariku untuk membaca, meraba, dan mencoba memahami kehidupan. Dengan mata tertutup di malam hari, aku menghadirkan kesunyian tak terhingga dan mencera
105.3K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as puisi filsafat
Read
+Library
I Stuck On You

I Stuck On You

Bagaimana cara ia menghentikan dansa ini, tidak mungkin ia bilang lapar kepada Ethan karena itu sangat memalukan, tiba-tiba ia tersenyum dalam hati seakan mempunyai ide. “Aku juga mendengar sebuah filsafat.” “Apa itu?” “Cacing akan menari jika melihat ada masalah, lihatlah masalah itu dan jangan lari lalu selesaikan dengan segera.” Ethan mengerutkan keningnya seakan mengingat berbagai macam filsafat yang ia baca namun ia tidak mengingat ada filsuf yang berfilsafat seperti itu, apa mungkin ada yang terlewatkan olehnya.
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 268 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Perasaan aneh mengalir dalam dirinya—campuran antara terkejut, bingung, dan sesuatu yang belum bisa ia pahami sepenuhnya. "Gue nggak nyangka lo bakal tertarik sama filsafat," kata Alana akhirnya, mencoba terdengar biasa saja. Alfa menutup bukunya perlahan. "Gue juga nggak nyangka." Alana mengernyit. "Terus kenapa lo baca?" Sejenak, Alfa hanya menatapnya, lalu mengangkat bahu. "Lo sering ngomong pakai teori filsafat. Gue cuma penasaran... apa yang sebenarnya ada di kepala lo."
904 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Suaranya terdengar kecewa, namun ada nada harapan yang samar. Kaelion kembali duduk di kursi lamanya, membuka kembali buku filsafatnya. Namun, pikirannya tidak lagi pada kata-kata bijak kuno. Melainkan pada barisan kata lain, yang tersembunyi di dekat jantungnya, dari seorang wanita yang ingin berada di ceritanya, meski hanya di tepi halaman. Dan mungkin, hanya mungkin, Kaelion tidak keberatan dengan hal itu.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Sorot mata Lin Yang tampak menjadi semakin dalam dan misterius: "Secara esensi mendasar... kondisi di mana tidak ada kehadiran diriku di sisimu, barulah merupakan jalur jalan asli yang seharusnya kamu tapaki." "..." Huo Yu terdiam membisu untuk waktu yang teramat lama, terus memproses dan mencerna setiap bait petuah filosofis yang baru saja disampaikan oleh Lin Yang. Semakin ia memikirkannya dalam-dalam, semakin ia merasa merinding sekaligus takjub akan kedalaman makna di baliknya. "Aku sudah paham sekarang, Guru. Terima kasih banyak atas segala bentuk kerja keras dan niat mendalammu!"
2.5K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as puisi filsafat
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Lintang diminta untuk membagikan filosofi Tanah dan Langit, sebuah refleksi yang ia pelajari dari para petani, nelayan, dan tetua dari berbagai tempat—Buton, Papua, Korea, dan kini, Jepang. Ia berdiri di depan mereka. Dalam keheningan, ia membuka dengan puisi: "Langit bukan hanya atap Ia adalah kitab yang tak tertulis Tanah bukan hanya alas Ia adalah tubuh ibu yang setia Di antaranya, kita berdiri Bukan untuk menaklukkan Tapi untuk merawat" Semua hening.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.2K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Gairah Istri Kelima Juragan

Gairah Istri Kelima Juragan

Rrrruum rrruuum Mobil tua itu menyala. Jampang membatin dalam hatinya. "Ternyata kalau kita memiliki niatan yang baik mungkin saja Tuhan akan membantu melancarkan semuanya. Sejak kapan aku jadi seseorang yang mahir akan filsafat," kekehnya sendiri sambil memegang setir dengan mantap dan melanjutkan perjalanan ke rumah Prabawa.
1061.4K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as puisi filsafat
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status