Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dewa Iblis Gerbang Neraka

Dewa Iblis Gerbang Neraka

Suara robohnya seperti bangunan dunia yang rubuh perlahan. Dalam napas terakhirnya, ia berbisik, nyaris tak terdengar, “Filosofi… pedang itu… bukan kekuatan… tapi pemahaman… yang tak bisa kutembus…” Jiwanya tidak tercerai oleh luka, tapi oleh kebenaran.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

"Pertanyaannya bukan tentang fisik, tapi filosofi..." Ia menjawab pelan, “Keduanya tidak menciptakan satu sama lain. Mereka ada bersamaan untuk menyeimbangkan.” Patung itu diam sejenak… lalu cahaya merah padam. Jembatan terbuka. Perpustakaan memperbolehkan mereka masuk. ---
107.5K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Dan jika terlalu keras, ia akan tampak seperti pemberontak yang ingin menonjolkan diri. Maka, Lura menarik napas, lalu menjawab, suaranya tenang namun tegas. “Tempat ini megah, berkelas, dan sangat mencerminkan kemewahan,” katanya. “Tapi untuk mewakili napas dan jiwa dari karya Azmara, belum sepenuhnya. Benda yang lahir dari filosofi—layak dipajang di tempat yang membuat orang berhenti, diam, dan bertanya: siapa yang menciptakannya, dan untuk siapa ia dicipta.”
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 531 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

"Ilmu Tulisan Dewa bukan tentang menulis di atas kertas. Ini tentang menuliskan kebenaran, kebijaksanaan, dan tekadmu ke dalam kain realitas itu sendiri. Setiap jawaban yang kau berikan di ujian filosofi telah mengukir jalan untuk kekuatan ini. Sekarang, cobalah. Tuliskan salah satu jawabanmu di udara." Dengan rasa ingin tahu yang besar, Chen Long memegang pena itu. Dia mengingat jawabannya tentang penebusan, jawaban pertama yang membukakan jalan. Dengan konsentrasi, dia mengayunkan pena itu di udara, menuliskan karakternya dengan gerakan yang lancar.
618.9K viewsCompletedAdded to Library 642 Times as puisi filsafat
Read
+Library
Terjerat Cinta Atasan Nakal

Terjerat Cinta Atasan Nakal

“Barang murahan seperti ini harus aku simpan dengan kehati-hatian? Otakmu benar-benar sudah dipenuhi filsafat-filsafat sinting, Rania!” Aku tergelak. Tergelak dengan lepas. Dia mengenalku, Rania Zaskia Putri, yang mencintai sastra Indonesia, mencintai seni dan sedang menekuni filsafat. Baru-baru ini aku baru membaca karya Om Piring, buku filosofi teras. Aku memakan beberapa kutipan yang tidak sinting seperti yang diucapkan manusia buruk sangka di depanku ini.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as puisi filsafat
Read
+Library
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

Sebait puisi Rumi Kearifan Cinta melintas di kepalaku dan serasa menampar batinku. Cinta yang dibangkitkan oleh khayalan yang salah dan tidak pada tempatnya bisa saja menghantarkannya pada keadaan ekstasi. Namun kenikmatan itu, jelas tidak seperti bercinta dengan kekasih sebenarnya kekasih yang sedar akan hadirnya seseorang Kuhisap lagi batang rokok terakhirku. Ponselku bergetar. Ada WA masuk dari Akhlis, temanku madrasah aliyah.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as puisi filsafat
Show Reviews (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Read All Reviews
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Ia mencari sesuatu yang tidak biasa, sesuatu yang tidak untuk konsumsi publik. Di balik tumpukan naskah pementasan rutin dan kitab-kitab filsafat pewayangan, Raka menemukan sebuah buku tulis lusuh dengan sampul kulit yang sudah mengelupas. Tidak ada judul, hanya goresan abstrak pena yang memudar. Buku tersebut terasa lebih berat dari yang ia duga.
934 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as puisi filsafat
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status