Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

Aku segera merapatkan kerudung di depan wajah, SULTANKU Dari embus sepanjang gersang Sendiri terpasung kerinduan Hingga sunyi kian menjamah pilu Sedang pandang masih sejarak impi Aku bernama sepi Dalam riuh parasmu Tertahan yang pernah gagu di pelupuk Lalu sebisa hati kulerai cekatnya Dari embus sejauh angan Ingin kukabarkan Tentang luruh sekat memancang Tentang jemu semakin meradang Aku bernama sepi Tanpamu, sandar paling kekar Tanpamu, tatap paling debar Sedang di sini, masih kelu barang sepatah
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku

Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku

Dia mengunyak sambil memperhatikan aku. “Kenapa melamun tadi?” tanyanya lagi. “Jika ada sesuatu yang tidak kamu ketahui, maka itu adalahsuara hati.” Aku berpuisi. Dia tambah tertawa lebar. Kesal, aku tak menyembur lembaran tisu, meremasnya hingga berbentuk bulatan, lalu melemparkanke wajahnya. Berharap masuk ke mulutnya yang tertawa lebar itu.
1073.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Cinta yang Tumbuh di Senja Di bawah langit senja, Ku temukan dirimu, tak terduga. Tatapanmu, penuh perhatian, Mencairkan hatiku yang beku dan kesepian. Setiap senyumanmu, Seperti sinar mentari pagi, Menghangatkan hatiku, Mengusir segala keraguan dan sepi. Dalam percakapan yang mengalir, Di malam-malam yang panjang, Ku temukan kedamaian, Di balik kata-katamu yang tenang.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
The Time Replayers

The Time Replayers

kataku. Starla mengangguk. Kami kembali berlari dengan memegang tas peserta di depan kami. Mentari menyala di sini Di sini di dalam hatiku Gemuruhnya sampai di sini Di sini, di urat darahku Meskipun tembok yang tinggi mengurungku Berlapis pagar duri sekitarku Tak satupun yang mampu menghalangiku Menyala di dalam hatiku
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
I'm My Sister's Replacement Bride

I'm My Sister's Replacement Bride

Demi membunuh waktu Tak kulihat tanda kehadiranmu Yang semakin me yakiniku Kau tak datang Hampa kesal dan amarah Seluruhnya ada dibenakku Tandai seketika hati yang tak terbalas Oleh cintamu Kuingin marah melampiaskan Tapi kuhanyalah sendiri di sini Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada Bahwa hatiku kecewa (Hampa kesal) (Seluruhnya di benakku) Tandai seketika hati yang tak terbalas Oleh cintamu Kuingin marah melampiaskan Tapi kuhanyalah sendiri di sini Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada Bahwa hatiku kecewa (Kecewa by, Bunga citra lestari) Aku merasa terhibur namun sekaligus juga ingin menangis mendengar setiap isi syair yang anak itu nyanyikan, tak terasa hari mulai gelap hawa di
1022.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 683 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Pembalasan Lelaki Teraniaya

Pembalasan Lelaki Teraniaya

) Ada sesuatu dalam hatiku Yang sejak lama kupendam dalam hatiku Sekarang tolong katakan padaku Bagaimana aku harus memberitahukan padamu Apa yang ingin kukatakan padamu (Maura mulai membalas nyanyian Rendra, ia memandang Rendra dengan tersenyum. Jika apa yang kamu katakan Itu melelehkan hati saya yang mendengarnya Bahwa kau telah menemukan tujuan saat perjalanan Itu ada dihatiku Tapi tidak bisa datang ke bibirku Maura mulai berjalan dan memunguti surat cinta dari Rendra sambil tersenyum simpul. Rendra datang dan lanjut menyanyi membuat Maura kaget. Ini selalu dihati saya
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Dikala hati resah Seribu ragu datang Memaksaku Rindu Semakin menyerang Kalaulah ku dapat Membaca pikiranmu Dengan sayap Pengharapanku Ingin terbang jauh Biar Awanpun gelisah Daun daun jatuh Berguguran Namun cintamu kasih Terbit laksana bintang Yang bersinar cerah Menerangi jiwaku Andaikan ku dapat Mengungkapkan Perasaanku Hingga membuat Kau percaya Akan ku berikan Seutuhnya Rasa cintaku Selamanya Selamanya Biar Awanpun gelisah Daun daun jatuh Berguguran Namun cintamu kasih Terbit laksana bintang Yang bersinar cerah Menerangi jiwaku Andaikan ku dapat Mengungkapkan Perasaanku Hingga membuat Kau percaya
8.9356.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Baca Semua Ulasan
Ayahmu Tidak Setuju Karena Aku Miskin

Ayahmu Tidak Setuju Karena Aku Miskin

Senyum indah dari bibirmu Menyentuh dalam relung hati Tak ingin berpisah dengan dirimu Tawa yang begitu merdu Penyemangat dalam hidupku Dirimu adalah jantung dan hatiku Banyak gadis yang mungkin lebih darimu Banyak cinta yang lebih besar Tetapi hati dan cinta ini tetap memilihmu Dari mata turun ke hati Dari kenal menjadi sayang Dari cinta ... semoga kita bisa bersama
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Virgo merogoh sesuatu dari sakunya dan mengeluarkan secarik kertas lalu merentangkan di atas meja. Puisi yang entah kenapa, ditulis dengan bahasa yang rapi tapi hanya tertuang di atas selembar kertas kumal. * Oh, air mata membuat kaleidoskop di matamu Oh, tears make kaleidoscopes in your eyes Dan luka, aku tahu kau terluka tapi aku juga And hurt, I know you're hurting but so am I Dan Sayang, jika sayapmu patah And love, if your wings are broken
1088.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status