Hati yang Kau Sakiti
Setiap tetesan air yang jatuh seperti menghapus sedikit demi sedikit beban di hatinya, meski ia tahu, beban itu tak akan pernah benar-benar hilang.
"Bagaimana kabarmu di sana, Sayang?" suaranya bergetar, terdengar lemah di antara hembusan angin. "Apa kamu merindukanku? Aku ... aku merindukanmu, Eva. Merindukan kehadiranmu, senyummu, tawamu. Setiap hari, aku mencoba untuk terus melangkah, tapi semuanya terasa hampa tanpamu di sisiku."