Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Somnium: Light or Darkness

Somnium: Light or Darkness

Anfiarsyi
"Jadilah pemimpi. Kemudian hancurkan semua mimpi burukmu hingga di akhir kau akan melihat mimpi indahmu menjadi kenyataan." Pada awalnya Mika menganggap hal itu sebatas bualan dari sosok misterius bernama Somnium yang mengajaknya bicara di dalam mimpi. Pun pikirnya semua itu hanyalah mimpi acak yang muncul karena dia terlalu muak akan kehidupannya. Setelah mengetahui apa yang dialaminya bukanlah mimpi kosong dan terhubung ke dunia nyata, Mika jadi tertarik dan akhirnya menerima tawaran tersebut. Bersama ketujuh pemimpi lainnya, Mika berjuang menghancurkan semua mimpi buruk demi mewujudkan mimpi indahnya. Akan tetapi, ada banyak hal yang tidak mereka ketahui tentang Somnium. Lantas apakah dengan menerima tawaran dari Somnium sudah merupakan pilihan terbaik? Atau alih-alih cahaya, mereka justru akan mendapat kegelapan?
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Seratus Pengampunan

Seratus Pengampunan

Seseorang bisa sekaya apa? Suamiku sangat kaya, orang-orang menjulukinya Bayang Kota, karena hampir separuh properti di Kota Bara adalah miliknya. Selama lima tahun menikah, setiap dia pergi menemani cinta pertamanya, dia akan memberikan sebuah rumah padaku. Setelah aku memiliki 99 rumah, suamiku menyadari bahwa aku berubah. Aku tidak menangis dan mengeluh, bahkan tidak memohon padanya untuk menemaniku. Aku memilih sebuah vila terbaik di Kota Bara, lalu menyiapkan surat pengalihan properti dan memintanya untuk menandatangani surat itu. Setelah menandatangani surat pengalihan properti, suamiku mencoba untuk menghiburku. "Tunggu aku pulang, aku akan membawamu pergi melihat kembang api." Aku menyimpan surat itu dengan tenang sambil mengiakan. Namun, aku tidak memberitahunya bahwa surat yang ditandatangani kali ini adalah surat perceraian kami.
16.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Hubungan Tanpa Komitmen Bagai Penjara Hati

Hubungan Tanpa Komitmen Bagai Penjara Hati

Ini tahun kesembilan aku dan Dandi menjalani apa yang kami sebut sebagai "Bulan Tanpa Status". Pewaris Keluarga Chandra itu percaya cara ini bisa membuat hubungan kami bertahan lebih lama. Selama satu bulan setelah hari jadi kami setiap tahun, dia bebas, dan kami tidak saling ikut campur dalam hidup masing-masing. Kalau salah satu dari kami menemukan seseorang yang lebih cocok, kami harus saling mendoakan yang terbaik. Kalau tidak, setelah sebulan, semuanya kembali seperti semula. Di sekelilingku, para pria dari keluarga itu menyemburkan sampanye dengan riuh. "Untuk satu tahun kebebasan lagi! Selamat untuk bos kita yang kembali jadi bujangan!" "Taruhan keluarga dibuka! Pilih kiri kalau kalian pikir mereka tetap akan bersama, pilih kanan kalau kalian yakin ini sudah berakhir!" Di balik kabut asap cerutu yang tipis, aku duduk di sudut sofa kulit, tidak terlibat, seolah-olah semua ini tidak ada hubungannya denganku. Tangan Dandi melingkar di pinggang Scarlett saat dia melewatiku, lalu berbisik pelan, "Jangan macam-macam. Kamu akan selalu jadi satu-satunya calon istriku." "Aku ini seperti layang-layang. Sejauh apa pun aku terbang, talinya tetap ada di tanganmu." Aku menekan telapak tangan yang dingin ke perutku yang mulai membulat, wajahku tanpa ekspresi. Dandi, untuk taruhan keluarga kali ini, aku memilih "berakhir". Aku akan menghilang sepenuhnya dari hidupmu. Tali layang-layang yang selama ini kamu genggam itu? Malam ini, akan aku putuskan sendiri.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Pergilah, Temukan Dia

Pergilah, Temukan Dia

"Halo, aku ingin bercerai!" Pada tahun ketiga pernikahannya, Jenny Lukito memutuskan untuk bercerai.
9.435.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Luka yang Terulang 99 Kali

Luka yang Terulang 99 Kali

Saat aku terkena radang usus buntu akut, orang tua, kakak, dan tunanganku sedang sibuk merayakan ulang tahun adikku. Di luar ruang operasi, aku menelepon berkali-kali mencari kerabat untuk menandatangani formulir persetujuan, tapi semua orang menolak panggilanku dengan kejam. Setelah menutup telepon, tunanganku mengirim pesan. [Hana, berhenti bercanda. Hari ini ulang tahun ke-18 Wulan. Tunggu habis pesta dulu, kalau mau bicara.] Aku pun meletakkan ponselku dan dengan tenang menandatangani namaku pada formulir persetujuan. Ini sudah ke-99 kalinya mereka meninggalkanku demi Wulan. Kalau begitu aku ingin meninggalkan mereka juga. Aku sudah tidak sedih lagi atas sikap mereka yang pilih kasih. Sebaliknya, aku menuruti setiap permintaan mereka. Mereka semua mengira aku semakin pengertian, tapi mereka tidak tahu bahwa aku akan pergi selamanya.
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Ketika Cinta Itu Habis

Ketika Cinta Itu Habis

Pada tahun ketujuh pernikahannya dengan Sean Jonanta, tanpa sengaja Dessy Linardi mendengar putranya bertanya pada sang ayah dengan polos, "Papa, kenapa sih Tante Yanne nggak bisa jadi mamaku?" Dessy terpaku. Tante Yanne … Yanne Karnata? Mantan pacar pertama Sean? Saat dia masih bertanya-tanya apakah dirinya salah dengar dan hendak menanyakan maksudnya, sebuah mobil tiba-tiba melaju kencang ke arah putranya. Tanpa sempat berpikir panjang, Dessy refleks berlari dan mendorong anaknya menjauh. Brak! Benturan keras itu membuatnya langsung hilang kesadaran. Ketika kembali membuka mata, Dessy melihat suami dan putranya berdiri dengan selamat di samping ranjang rumah sakit. Dia pun menghela napas lega. Namun, baru saja hendak menenangkan mereka dan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja, tiba-tiba dia teringat ucapan putranya sebelum kecelakaan terjadi. Entah kenapa, dia mendadak berpura-pura kebingungan sambil menatap mereka. "Maaf … aku nggak ingat apa-apa sekarang." Ayah dan anak yang berdiri di depan ranjang sempat terpaku sesaat, lalu buru-buru memanggil dokter. Setelah pemeriksaan selesai, dokter pun menyimpulkan, "Pasien mengalami memar di otak akibat kecelakaan. Kondisi itu bisa menyebabkan amnesia sementara." Setelah dokter pergi, Dessy masih mempertahankan ekspresi bingungnya. "Kenapa aku bisa kecelakaan? Kalian siapa, ya? Apa hubungan kalian sama aku?" Sean mengernyit, seperti ingin mengatakan sesuatu. Namun sebelum dia sempat membuka mulut, terdengar suara polos penuh semangat mendahuluinya. "Kamu itu pengasuh di rumah kami!"
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Harga Sebuah Pengkhianatan dan Penghinaan

Harga Sebuah Pengkhianatan dan Penghinaan

Baru saja, setelah hampir mati kehabisan darah, aku berhasil melahirkan pewaris untuk Keluarga Rosano. Namun suamiku, Jerry sebagai orang nomor dua setelah bos di Keluarga Rosano, justru membiarkan orang kepercayaannya yang bernama Sofia merekam proses persalinanku hanya karena bilang dia bosan. Dia merekam semuanya, termasuk saat aku kehilangan kendali atas tubuhku, jeritanku, wajahku yang meringis kesakitan. Setelah itu, dia mengambil tangkapan layar, dan mengubahnya menjadi gambar stiker, lalu menyebarkannya di grup obrolan pribadi keluarga dekat. Dari balik pintu kamar rumah sakit, aku masih bisa mendengar tawa Sofia yang liar. "Jerry, ini hiburan terbaik sepanjang masa. Kau selalu tahu persis apa yang aku inginkan." "Tapi Rana pasti akan mengamuk saat dia bangun dan melihat ini." Efek anestesi belum sepenuhnya hilang. Kelopak mataku terasa berat, namun dalam keadaan setengah sadar, aku masih bisa mendengar nada suara Jerry yang santai dan acuh tak acuh seperti biasa. "Dia nggak akan benar-benar marah. Kau tahu sendiri Rana, dia selalu patuh padaku." "Aku hanya perlu sedikit membujuknya. Lagipula, anak kami sudah lahir sekarang, dia nggak mungkin meninggalkanku." Jari-jariku yang tersembunyi di bawah seprai sutra mengepal erat. Pikiranku dipenuhi dengan semua hal yang telah kukorbankan untuknya selama bertahun-tahun ini. Jerry mungkin telah lupa siapa yang sudah membuatnya menjadi pria yang menguasai jalanan ini. Karena kau sangat suka bermain, maka aku akan memainkan permainan sungguhan denganmu. Pada hari aku pergi, kau akan menyesali semuanya!
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Di Hari Nikah, Aku Pergi

Di Hari Nikah, Aku Pergi

“Nona Liana Tandra, kami telah menyiapkan mayat yang persis sepertimu sesuai permintaan Anda. Sepuluh hari kemudian, kami akan mengirimkannya ke pernikahanmu dengan Tuan Hansen Gunadi.” Setelah mendengar jawaban dari staf di telepon, ketegangan Liana selama berhari-hari akhirnya sedikit mereda. “Baik, terima kasih.” “Sama-sama, ini memang pekerjaan kami. Anda tidak perlu khawatir, tidak akan ada yang curiga dengan mayat ini.” Setelah mendapatkan jaminan, Liana menghela napas lega. Kemudian dia memastikan lagi rincian pengiriman mayat dengan staf, dan menutup telepon lalu masuk ke dalam ruangan VIP. Ruangan VIP yang awalnya berisik, seketika semua orang terdiam saat melihatnya masuk.
28.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 782 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis

Hubungan yang Dipaksakan Tidak Pernah Manis

Saat sahabatnya menjemputnya di bandara, Alesha Bahri sedang memeriksa berkas perceraian. "Video lomba debat kamu dan Austin dulu sudah viral!" ucap Kayla dengan wajah berseri-seri. "Kata netizen, kalian cakepnya kelewatan. Mereka juga nggak berhenti tanya kelanjutannya di kolom komentar dan pada nge-ship kalian!" Tangan Alesha yang menggulir layar terhenti sejenak. Kayla yang sama sekali tidak menyadari keheningan Alesha lanjut berbicara, "Lalu, beberapa alumni muncul untuk kasih penjelasan. Kata mereka, sebagai pihak lawan, kamu malah berani menggoda pria tak terjangkau di fakultas hukum secara terang-terangan. Hal itu langsung buat kamu terkenal." "Seingatku, waktu kalian berdua pacaran, forum kampus sempat heboh. Semua orang merasa kamu sudah menyabet pria idaman semua orang. Alhasil, Austin langsung melamarmu dan buat orang-orang yang nunggu buat ngetawain kamu malu ...."
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Gugurnya Kembang Mekar

Gugurnya Kembang Mekar

Selama lima tahun pernikahan, Diego selalu mempertahankan citra sebagai suami penyayang yang tak tergoyahkan. Sebagai pewaris Keluarga Luis, dia dengan disiplin mematuhi jam malam dan selalu pulang tepat waktu. Setiap hari dia sendiri yang menyetir mengantarku ke kantor, dan setiap hari raya dia bersusah payah menyiapkan hadiah. Instagram dan Twitter, semuanya dipenuhi keseharian dia memanjakan istrinya. Para netizen bercanda menyebutnya sudah stadium akhir "maniak cinta", sementara para penggemar pasangan menggilai pasangan kami mati-matian. Akan tetapi, akun WhatsApp-nya masih login di tablet, dan seorang perempuan mengiriminya sebuah video. Dalam video itu, si perempuan bercosplay sebagai polisi kelinci, tatapannya sayu dan menggoda. Sambil berlutut dengan kedua kaki terbuka, kedua tangannya sedang membuka kancing di dada, seolah tidak sabar memperlihatkan kulitnya yang putih mulus. [Kelinci kecil sangat merindukan Kak Diego, mau ciuman dari Kak Diego!] Suara perempuan itu manis dan menggoda, dengan nada sedikit manja. Awalnya aku tidak menganggapnya serius. Wajar saja kalau ada yang menyukai Diego, siapa sih yang tidak punya beberapa pengejar? Selama ini dia memberiku rasa aman yang cukup. Tepat saat kupikir ini hanya godaan sepihak lagi, Diego membalasnya: [Besok, seharian penuh kamu jangan harap bisa turun dari tempat tidur.] ...
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai puisi mengejar mimpi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2829303132
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status