Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah Takkan diriku jengah Berharap semua 'kan indah Selesai menulis Raya kembali berbaring. Perasaannya mulai kacau. Ia kembali terbayang wajah tuan muda. Sejurus kemudian pintu kamar kembali terbuka. Seorang teman dengan napas terengah memintanya bersiap dan segera keluar kamar untuk mengikuti lomba berpuisi. Raya sangat bingung, tetapi belum sempat bertanya gadis itu telah berlalu.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as puisi ping pong
Read
+Library
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Kupikir darah beningku kian kering Kau tumpahkannya terlalu sering Ternyata masih memancar terlalu liar Saat kita hampir terpencar Kuyup pada mataku Lara pada dadaku Mungkin kau tak peduli itu Hari ini di sini Kau pahat tubuh dan mataku Luka-luka lebar tak berdarah Kau hempas aku ke cadas keras Setelah kau lambung jauh ke atas Duhai kekasih, Untuk apa kau tanam kembang Jika tercabut sebelum mekar Untuk apa nama terpatri Jika terhapus tanpa permisi Untuk apa menitip bongkah hati dalam genggamku Jika tak pernah jadi milikku Sayang, apa kau tahu? Saat kau jauh... Puisiku Habis kata
106.0K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as puisi ping pong
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

batinnya lagi dengan helaan napas yang teramat panjang 💔 Acara pensi berlangsung riuh dan meriah. Kalau yang menebak kelompok Dianalah pemenangnya, ya! Betul, mereka menang karena bakat yang ditampilkan sangat berbeda dari kelompok lain yaitu, musikalisasi puisi. Diana menulis puisi, Lia dan seorang gadis bernyanyi, satu perempuan memainkan okulele, dan gadis kurus bernama Putri bertugas membacakan puisi buatan Diana berjudul 'Mimpi dan Ibu', yang isinya sederhana. Begini :
103.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as puisi ping pong
Read
+Library
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

FIN Catatan Penulis: Yap, kisah Panggung Heboh berakhir di sini. Sebuah kisah paduan komedi, cinta, tawa, tangis, yang mudah-mudahan jadi terasa seperti gado-gado yang menyegarkan. Kisah ini sepenuhnya fiktif, hasil rekayasa penulis. Jika ada kesamaan dalam nama tokoh dan peristiwa, semua hanya terjadi secara kebetulan belaka. Terima kasih udah baca sampe habis. Love u much.
7.3K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as puisi ping pong
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Sebuah textliner² berwarna kuning terselip di antara lembaran buku kedua. Rasa penasaran Jovita menyeruak. Puisi macam apa yang dibaca oleh Joseph. Dibukanya halaman di mana textliner diselipkan. Sebuah puisi panjang berjudul "Your Laughter" tercetak di lembaran tersebut. Ungkapan puitis Neruda dalam memaknai tawa orang terkasih sebagai sesuatu yang teramat berharga. Beberapa bagian pada puisi digarisbawahi oleh Joseph, menandakan ketertarikan pria itu pada deretan kalimat di dalamnya. Warna terang pada goresan textliner menunjukkan hal itu belum lama dilakukannya.
1062.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as puisi ping pong
Show Reviews (64)
Read
+Library
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Read All Reviews
Mengejar Sekretaris Kaya

Mengejar Sekretaris Kaya

Di kertas ringan itu ada Yogi yang pemuda. Cindy sengaja bertanya, "Apa maksud kalimat ini?" Yogi menatap tajam, "Kata-kata apa? Sudah bertahun-tahun, aku lupa apa yang aku tulis." Cindy baru saja "diintimidasi" olehnya, sekarang Cindy ingin "menindas" balik. "Kalau begitu biar aku bacakan, 'Aku mendongak untuk melihat bulan, tapi aku melihat wajahmu.' Kalimat ini sepertinya puisi? Penyair yang mana? Apa Pak Yogi ingat?"
9.9161.3K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as puisi ping pong
Show Reviews (96)
Read
+Library
Fiza Khoiryah
Nemu aplikasi ini dari iklan, langsung klik dan kecanduan. Aku cuma baca novel ini. Sekarang aku gelisah karena penasaran setiap bab-nya...sebagus ini dong kisahnya. Kalau boleh minta tolong Thor, minimal post 3 bab sehari bisa nggak? Aku bener2 frustrasi karena suka banget sama Cindy dan Yogi 🥹🥹🥹
septianayemima
Sebenarnya jln cerita sangat menarik & tdk tertebak. Tokoh2 yg ditampilkan jg memiliki karakter yg kuat. Tp, menurut saya akhir ceritanya sangat dipaksakan dan menyisakan pertanyaan2 lain yg belum terjawab, sehingga endingnya antiklimaks. Saya berharap ada versi lain cerita ini yg akan dikembangkan.
Read All Reviews
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
104.9K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as puisi ping pong
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

ujar Lizard Ping riang setelah Zhu Lian turun dari arena. “Hebat kamu, Zhu Lian. Berhasil menerjemahkan apa yang dikatakan oleh kakakku. Bahkan aku sendiri terlambat menyadarinya,” puji Ping Fu. Ping Fu yang sempat mengajak kakaknya berbicara memberitahu Zhu Lian maksud dari kata-kata Lizard Ping, ketika Zhu Lian berdiskusi dengan dua pendekar anggota armadanya itu saat ronde 2 berakhir. Saat itulah Zhu Lian menyampaikan pada Ping Fu. Dirinya telah memahami perkataan kakaknya tersebut.
9.955.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as puisi ping pong
Read
+Library
Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

"Iya, apa maksudnya? "Hijau dibawah diatas coklat adalah rumput, melawan merpati yang jinak adalah liar, aliran jernih bersuara indah adalah Sungai, pantang diri untuk dilakukan adalah larangan." ucap Guang Xian Xie mengungkapkan teka-teki sajak itu. "Jadi artinya rumput liar di Sungai larangan!!!" Serempak kembar Guang Chen merangkai kata yang diungkapkan oleh Guang Xian Xie.
1039.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as puisi ping pong
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as puisi ping pong
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status