Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

["Nggak ada apa-apa, aku hanya ingin tahu saja. Benar atau tidak kamu yang memberiku kartu nama beserta nomor ponsel!" ["Tentu benar. Dan untuk apa aku memberikanmu harapan palsu, cantik!"] ["Kenapa kamu nggak panggil namaku saja. Panggilanmu begitu membuatku sedikit merinding!"] Tulis pesan Ica pada Rendi. ["Hehe. Kenapa sayang, kamu risih atau apa??"] ["Nggak sih. Tapi kenapa kamu begitu romantis dan penuh gombal"]
1069.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
Kekasih Rahasia Ketua BEM

Kekasih Rahasia Ketua BEM

Milyaran gemintang menemani sunyi malam ini Kala rindu dan hampa memeluk raga yang gamang Tersadarkah yang ku rindu tahu? Tentang hati dan jiwa yang menangisinya Puisi yang ditulis Yudhistira menggambarkan keadaan Azzrafiq saat ini, rindunya tak terbalas oleh wanita yang kini semakin berani memasuki separuh pikirannya. "Murung muluk lo selama kuliah, cuma gara-gara cewek doang, emang ya makhluk satu itu bikin ruwet aja." Tutur Yudhistira.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

seloroh Raisya. "Apa sih, Cha?" Aku menyenggol lengannya. "Jomlo bisa apa, Gengs. Nangis di pojokan?" sambut Akhsan makin jahil. "Halah, kalian ... bilang aja iri nggak bisa romantis-romantisan kayak Rindu. Wkwk. Rindu mah tidurnya dipeluk atau meluk kekasih hati. Lah kita, meluk guling yang udah bau jigong." Roby tertawa puas.
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 907 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
SEPERTI YANG KAU MINTA

SEPERTI YANG KAU MINTA

, ketika kau menggenggam buku ini, ketahuilah bahwa paragraf-paragraf ini sengaja kutulis dengan sunyi yang ada dan yang masih tersisa, sengaja kurangkai dengan sepi yang terus bersembunyi dan selalu kutulis di penghujung malam yang telah menemui kelam. Mungkin saat kau membaca tulisan sederhana ini, kau akan merasakan betapa besarnya perasaanku dalam mencintaimu. Aku menyukaimu dan terlanjur amat jatuh hati kepadamu, tersebab itulah kata-kata dan rintihan sederhana yang tulus ini melebur hanya agar suatu saat nanti kau dapat membacanya.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

*** Ratusan jam sudah aku menunggu Menanti siluet gadis itu menjadi nyata Melihat wujudnya menjadi entitas nyata Menawarkan keresahan sanubariku Sekuek-sekuel rindu kini sudah tamat Benang-benang sudah terikat Rapi terkepang menakhlikkan keelokan Suara batin tentram iramanya dialun pelan Hati berkata ini, tubuh membaca lain Gerakan-gerakan kaku menampakkan diri tidak permisi Seharusnya nama indah itu teralun romantis bukan dramatis
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
Setelah Perceraian Itu

Setelah Perceraian Itu

Merasa sangat senang karena sudah bisa membahagiakan wanita itu. Syukurlah kalau kamu bahagia. Aku mencintaimu, Rindu,” ucapnya dalam hati sambil membaringkan tubuhnya di samping wanita itu. Bahkan dering ponsel kini saling bersahutan baik dari ponsel dirinya atau dari ponsel Rindu. Pagi menjelang dengan warna cakrawala yang indah membuat sosok Rindu yang merasakan tubuhnya remuk redam dan hancur meringis kesakitan.
6.59.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

“Hati-hati. Kalau ada yang rusak, kamu nggak akan bisa ganti rugi.” “Di tahun pertama pacaran, dia kasih aku cincin ini yang cuma ada satu di dunia.” “Di tahun kedua pacaran, dia kasih aku kalung yang harganya miliaran ini.” “Ini sertifikat kepemilikan rumah yang diberikannya padaku di hari jadi tahun ketiga kami.” “Habis kerjakan semua ini, antarkan secangkir kopi ke ruang istirahat presdir.”
30.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 659 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Memang tak harus memiliki Itulah yang membuatku Berusaha melupakanmu Tapi rasa rindu ini Bagaimana caraku untuk bisa menghilangkannya? Akankah hati ini terus tersiksa Pada rindu yang tak bertepi? Yang membuat air mata ini jatuh. *** "Tentang rindu yang terpendam" Dibawah sebuah pohon yang teduh Beralaskan rerumputan hijau Hiasan air mata yang menetes Dan suara hati yang menangis
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini Kita menari dalam rindu yang indah Sepi kurasa hatiku saat ini, oh sayangku Jika kau di sini, aku tenang ~Denting-Melly Guslow~ *** Jingga pagi teramat kentara. Menerangi isi bumi yang masih dilanda sepi. Suara burung berkicauan nyaring amat syahdu nan merdu.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

ASMARADHANA Berpuluh purnama tereguk hampa Atma membatu hilang gelora Bunga mekar tanpa kumbang Tetes hujan menguap sebelum rintik menghujam Deru mengering terkikis prahara Frigid ku dibuatnya Tempias rindu setia menunggu Kapan kau jejak madu asmara Padamu kutuntas debar jiwa Terpendam asa bergolak manja Pada kuncup-kuncup mawar di taman titip bahagia Haru mendera Padamu belahan jiwa Panjat doaku sepanjang masa ____________________ Terima kasih sudah membaca ;)
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai puisi rindu singkat romantis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status