Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Panasmu hangat Marahmu cekat Umpatmu lezat Kutukmu nikmat Tuan menangis, aku teriris Tuan bersedih, aku merintih Tuan terluka, aku membela Tuan bersalah, kutetap cinta Memang, cinta segila ini Gila tergila semakin gila lalu menggila bersama-sama Cinta berharga Makna setia Mengubah ingin Berharap mungkin ~~~ Mohon maaf pabila selama ini saya ada salah-salah kata, sampai jumpa di kesempatan yang berbeda. Catatan terakhir : Pesona Senja _______________ Sebuah notifikasi messenger muncul beberapa belas menit setelah aku mengunggah puisi gila tersebut. Siapa lagi kalau bukan Kaffah, Si Bunglon tengil yang kini tengah melanjutkan studi magisternya di Australia.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Pengasuh Duda Lima Puluh Juta

Pengasuh Duda Lima Puluh Juta

Ini hanyalah sebuah kalimat penyemangat karena Nadia sadar dia bukan lagi seseorang yang kuat ketika dihadapkan oleh bullying. "Kalau kamu memang takut, sebaiknya kita ambil cuti saja atau pindah." Daniel melonggarkan pelukannya itu dan menatap lekat Nadia. "Masih ada banyak cara supaya kamu bisa tetap berkuliah dan menjalani hidup dengan tenang. Rumor seperti ini juga pasti akan cepat menghilang dengan berjalannya waktu," tambahnya.
9.7181.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi

Saat sampai di rumahnya, Gita berkata"Pak, biar saya saja sendiri yang turun, tidak perlu bapak yang antar saya." Gita pun turun dari mobil, dan masuk kedalam rumah. Gita langsung masuk ke kamar dan beristirahat. Keesokan harinya Ia bersiap untuk berangkat kesekolah. Ia berjalan kaki dari rumah hingga ke sekolah. Jarak dari rumah hingga kesekolah tidaklah jauh. Tiba di sekolah, Ia disambut oleh teman-temannya. Mereka membantu Gita masuk kedalam sekolah. Semua mata tertuju padanya, banyak dari mereka yang berbisik-bisik melihat keadaannya yang sekarang. Namun, sebagian lagi justru tidak segan untuk mengejek. Kata-kata yang dilontarkan cukuplah menyakitkan. Namun, Gita terima semua ocehan itu,
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Terjerat Gaya Hidup

Terjerat Gaya Hidup

kata Rayyan menjelaskan padaku Aku menghentikan langkahku “Mereka bilang begitu?” Mataku berkaca-kaca mendengar itu, Aku berusaha menahan buliran bening itu di pelupuk mataku agar tidak tumpah dan terlihat oleh Rayyan, sedih sekali rasanya jika anakku di bully hanya karena tidak pernah gonta ganti barang seperti temannya, Ya ampun miris sekali mendengar omongan bocah- bocah itu, apa orang tuanya tidak pernah mengajarkan kebaikan pada orang lain. “Rayyan tidak usah khawatir ya, nanti kalau Mama punya uang kita segera membeli tas dan sepatu yang baru”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
THE INCREDIBLE GIRL

THE INCREDIBLE GIRL

sambung Mila dan Loli panjang lebar menasehati. "Ma-maaf, seharusnya kamu tidak perlu bertindak seperti pahlawan untuk menolongku, mereka orang jahat. Mereka pasti akan mengganggumu." sela si gadis berkacamata itu. Vey menghela nafas perlahan kemudian tersenyum tenang, "Gue bukan mau jadi pahlawan, tapi gue cuma nggak mau ada tindak bully di sekolah ini, karena gue tau gimana rasanya di bully," ucap Vey dengan mata menerawang.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

tanya Rojak kebingungan mencerna cerita Jodi. "Please deh, babeh gaul dikit ngape, jangan cuman tau bahan bangunan doang," ledek Rodiah gemas lantaran Rojak tidak paham arti kata bully. "Bully itu maksudnye di hina, beh," Jodi menerangkan arti kata bully. "Ape?! Muke gile tuh cewek loe!" Rojak langsung menggebrak meja makan. "Sabar beh sabar," ucap Jodi yang mulai panik menenangkan Rojak yang kini memanas.
1028.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

Asem manis rasanya dicocol sama kecap, enak. Bertubuh bongsor sejak TK, banyak anak yang suka membully. Akan tetapi dia tidak menangis tapi lebih suka melawan karena ibunya dulu selalu berkata, " Tidak usah menangis, lawan orang yang menyakitimu!"
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Mengejar Hati Cewek Dingin

Mengejar Hati Cewek Dingin

Tulisan-tulisan di meja Ralika tergolong kasar, dan yang paling banyak menulis 'anak narapidana' "Saya cuman ingatkan pada kalian, saya tidak akan tinggal diam dengan tindak bullying, apalagi di lingkungan sekolah. Dan tidak perlu menyalahkan seseorang, kalau kalian cerdas kalian tidak akan mudah terpengaruh." Tak ada yang bersuara. Lea menarik napas, mencoba menenangkan diri, perkataan Ralika ada benarnya. Lagian, untuk apa meladeni seorang penakut, membully lewat coretan. Ewww.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Dari Tunangan Pura-pura, Jadi Istri Kesayangan sang Tuan

Dari Tunangan Pura-pura, Jadi Istri Kesayangan sang Tuan

tanya Hana ragu. "Iya ini saya, Nathan!" ujarnya, "Ayo silakan Han, duduk. Ada keperluan apa?" Setelah duduk Hana kembali bicara, "Begini loh Nath, Alena putriku kena bullying di sekolah ini. Teman-temannya sering bilang kalau Alena itu anak pungut, padahal dia anakku loh. Bagaimana mungkin anak seumuran mereka bisa bicara frontal kasar seperti itu? Kamu harus ajari attitude anak-anak itu, atau kasih peringatan ke wali muridnya. Kalau begini terus saya khawatir dengan kondisi mental anak saya."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status