Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Spring (Indonesia)

My Spring (Indonesia)

"Kasihan, dia sendirian di sini. Korban bullying." "Njir!" Jendra bergidik sambil mengusap tangannya yang tampak bintik-bintik oleh reaksi merinding. "Lo Anak Indigo? Serius lo ngomong gitu? Jangan nakut-nakutin, dong. Nggak lucu, sumpah."
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi

Saat sampai di rumahnya, Gita berkata"Pak, biar saya saja sendiri yang turun, tidak perlu bapak yang antar saya." Gita pun turun dari mobil, dan masuk kedalam rumah. Gita langsung masuk ke kamar dan beristirahat. Keesokan harinya Ia bersiap untuk berangkat kesekolah. Ia berjalan kaki dari rumah hingga ke sekolah. Jarak dari rumah hingga kesekolah tidaklah jauh. Tiba di sekolah, Ia disambut oleh teman-temannya. Mereka membantu Gita masuk kedalam sekolah. Semua mata tertuju padanya, banyak dari mereka yang berbisik-bisik melihat keadaannya yang sekarang. Namun, sebagian lagi justru tidak segan untuk mengejek. Kata-kata yang dilontarkan cukuplah menyakitkan. Namun, Gita terima semua ocehan itu,
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Terjerat Gaya Hidup

Terjerat Gaya Hidup

kata Rayyan menjelaskan padaku Aku menghentikan langkahku “Mereka bilang begitu?” Mataku berkaca-kaca mendengar itu, Aku berusaha menahan buliran bening itu di pelupuk mataku agar tidak tumpah dan terlihat oleh Rayyan, sedih sekali rasanya jika anakku di bully hanya karena tidak pernah gonta ganti barang seperti temannya, Ya ampun miris sekali mendengar omongan bocah- bocah itu, apa orang tuanya tidak pernah mengajarkan kebaikan pada orang lain. “Rayyan tidak usah khawatir ya, nanti kalau Mama punya uang kita segera membeli tas dan sepatu yang baru”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
THE INCREDIBLE GIRL

THE INCREDIBLE GIRL

sambung Mila dan Loli panjang lebar menasehati. "Ma-maaf, seharusnya kamu tidak perlu bertindak seperti pahlawan untuk menolongku, mereka orang jahat. Mereka pasti akan mengganggumu." sela si gadis berkacamata itu. Vey menghela nafas perlahan kemudian tersenyum tenang, "Gue bukan mau jadi pahlawan, tapi gue cuma nggak mau ada tindak bully di sekolah ini, karena gue tau gimana rasanya di bully," ucap Vey dengan mata menerawang.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

tanya Rojak kebingungan mencerna cerita Jodi. "Please deh, babeh gaul dikit ngape, jangan cuman tau bahan bangunan doang," ledek Rodiah gemas lantaran Rojak tidak paham arti kata bully. "Bully itu maksudnye di hina, beh," Jodi menerangkan arti kata bully. "Ape?! Muke gile tuh cewek loe!" Rojak langsung menggebrak meja makan. "Sabar beh sabar," ucap Jodi yang mulai panik menenangkan Rojak yang kini memanas.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

XL, Kubalas Bullyanmu Saat Aku Langsing

Asem manis rasanya dicocol sama kecap, enak. Bertubuh bongsor sejak TK, banyak anak yang suka membully. Akan tetapi dia tidak menangis tapi lebih suka melawan karena ibunya dulu selalu berkata, " Tidak usah menangis, lawan orang yang menyakitimu!"
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Mengejar Hati Cewek Dingin

Mengejar Hati Cewek Dingin

Tulisan-tulisan di meja Ralika tergolong kasar, dan yang paling banyak menulis 'anak narapidana' "Saya cuman ingatkan pada kalian, saya tidak akan tinggal diam dengan tindak bullying, apalagi di lingkungan sekolah. Dan tidak perlu menyalahkan seseorang, kalau kalian cerdas kalian tidak akan mudah terpengaruh." Tak ada yang bersuara. Lea menarik napas, mencoba menenangkan diri, perkataan Ralika ada benarnya. Lagian, untuk apa meladeni seorang penakut, membully lewat coretan. Ewww.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Sentuhan Manja Sang CEO Arogan

Sentuhan Manja Sang CEO Arogan

Baginya, tidak perlu ikut campur karena saat ini anak kecil itu sudah bisa melawan dan benar saja yang dikatakan oleh Cakra. Anak kecil tersebut bisa melawan dan para pembully menjerit kencang karena dihajar. "Angan anggu atu. Alau au anggu atu. Atan atu uat au idak ica beldili. Atu idak atut. Ayah atu polici," jawabnya yang tidak lain Arum. Arum dibully karena miskin dan tidak mempunyai ibu. Tapi, Arum tidak takut sama sekali dan dia tidak suka ada yang membully dirinya apa lagi ketiga sahabatnya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status