Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Darling is Online

My Darling is Online

"Yang aku lihat tadi adalah kamu, menekan seorang siswa yang jelas-jelas tidak ingin bertarung denganmu dan bahkan mendorongnya sampai jatuh di hadapan semua orang. Tindakanmu itu sudah bisa dikategorikan sebagai tindakan bullying. Sebagai Ketua OSIS, aku tidak bisa membiarkan tindakan buruk seperti itu sampai berkembang di sekolah ini." Teman-teman Austin mencemooh saat Della bicara dengan nada tenang di depan semua orang. Mereka menatap jijik Della yang mampu berdiri tegak sendirian, ketika orang yang dia lawan adalah para pria yang tingginya jauh melebihi perawakan kecilnya. Austin sendiri, pria itu menyeringai saat Della mulai bicara menggunakan nada datarnya lagi yang seperti seorang ro
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Oh My Brothers

Oh My Brothers

“Eh? Sebenarnya ada apa ini? “ tanya Arumi tidak mengerti mengapa tiba-tiba orang-orang yang sudah membullynya kemarin ini mendadak meminta ampunan dan bersujud padanya secara serempak seperti ini. “Kami tidak akan memaafkan mereka sampai kau memaafkan perbuatan mereka. Itu adalah sanksi yang harus di tebus oleh para perisak dan penindas. Perilaku bully adalah perilaku sampah. Terlepas dari siapapun korbannya, perilaku tersebut sangat amat tidak pantas.” jawab Kai sambil menyilangkan tangannya di depan dada. Para C4vers menelan ludah takut mendengarnya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Aku dan ibu saling menguatkan, kami menggenggam satu sama lain karena yang dilontarkannya barusan sungguh membuat kami sadar diri. "Sudah, kita pergi aja, nggak bagus menanggapi orang toxic seperti mereka," ajak Pak Pram. Dia langsung menggendong Jingga dan memintaku dan ibu membuntutinya. Aku dan Pak Pram menjelaskan pada Jingga supaya dia tidak salah menangkap apa yang didengarnya tadi. Sebab, apa yang dilontarkan oleh Mas Dimas, Mama Dewi, dan Safitri termasuk bullying.
1085.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Married With The Badboy

Married With The Badboy

"Ide gue aja. Nanti lo yang tulis," "Emang lo bisa?" tanya Pipit sedikit ragu. "Bisa," Allisya mulai menyalurkan keluh kesahnya melalui puisi. "Kapan-kapan lo like ya blog halaman di F******k gue," pinta Allisya, semakin banyak yang menyukainya puisinya di hargai. Puisi yang di ungkapkan Allisya adalah: "Terjun" Salah kata menyakiti hati
6.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Dia menangis sekeras-kerasnya hingga tak bisa bernapas. Awalnya, Ginos agak ragu mendengar kata-kata Julian, tetapi sekarang dia benar-benar marah. Dia menarik kerah Julian, "Kenapa kamu belajar berbohong di usia semuda ini! Aku bakal menghajarmu nanti!" "Aku tidak berbohong... Huhuhu..." Julian menangis. Ginos mengabaikannya, dia meraih kerahnya dan menyeretnya ke dalam mobil.
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

ujar Rara yang dengan susah payah menahan lonjakan debaran di dada. "Apa siiih, nggak jelas banget!" Rara yang gemas mencubit lengan Evan. "Sini Mak, duduk dulu," Rara menepuk kursi di sebelah kirinya yang masih kosong. "Sekarang baru bicara, ada apa?" pinta Rara. "Mbak ... anu, sa-- saya mau minta tolong, anak saya, perempuan, dia sudah tidak mau sekolah, karena sering di hina ma temannya, dia ingin kerja saja."
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Bab 119 Forgiving “When a deep injury is done to us, we never recover until we forgive.” – Alan Paton “Aku benci Ibra! Aku muak melihat laki – laki itu!” Bening meremas – remas tangannya. “Tolong jangan pinta aku untuk menemuinya!” Bening benar – benar marah saat Kama tiba – tiba mengajaknya ke rumah sakit untuk menjenguk mantan suaminya itu.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 780 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Kesayangan Sang Duda

Kesayangan Sang Duda

ucap Danda yang langsung memeluk Darren dengan erat. "Iya sayang, sama-sama. Sekarang jangan sedih lagi ya, Papa tidak mau Danda sedih, anak Papa itu kuat dan ingat jika ada yang bully kamu di sekolah kamu lawan ya," ucap Darren yang menasehati anaknya untuk melawan jika ada yang membullynya. "Iya, Danda akan lawan mereka. Papa jangan takut," jawabnya dengan memperagakan jurus silat hingga Darren tertawa melihat tingkah Danda.
8.712.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Silvan : " Hahaha iya aku kelas 11 SMA Saklek , biasa saja ko ! aku tidak memiliki pacar , mengapa kau bertanya itu ?" Aulia mengeluarkan SmartPhone nya "Eh apa kau pernah mendengar nama Silvan di SMA Saklek ? Ku dengar Siswa itu selalu di bully sampai - sampai bullyan nya itu selalu di posting di media sosial , Apa kau tahu ? Eh namamu siapa ? boleh tidak aku meminta nomor W******p mu ?" Silvan tertawa : " Hahaha itu kan aku ! aku tidak memiliki Smartphone maaf ya"
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

ucap papa, terlihat urat urat di pelipisnya menonjol menandakan sedang menahan amarah. "Bukan pa..ma..bukan Dina yang mengalami bullying sekarang tapi.." sengaja ucapanku ku gantung agar papa dan mama lebih intens lagi memperhatikan apa yang akan aku katakan. "Iya nak lanjutkan.." ucap papa tak sabar. "Sekarang yang jadi bahan bullying adalah Yani." "Hah!" "Apa!" Ucap papa mama berbarengan.
1038.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai puisi stop bullying singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status