Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak dalam Tubuh Nona Muda Winter

Terjebak dalam Tubuh Nona Muda Winter

*** “Kalian sudah dengar? Ada berita yang benar-benar menakutkan, keluarga Benjamin sangat kejam menekan sekolah. Hari ini lebih dari dua puluh orang anak langsung di keluarkan karena sudah membully Winter. Wajah-wajah para pembully di pajangkan di madding sekolah tanpa di tutupi.” “Aku sudah mendengarnya. Keluarga Benjamin benar-benar luar biasa, seharusnya Winter melakukannya sejak dulu.” “Dia diam karena dia sabar, tapi tidak ada yang tahu bagaimana ledakan orang sabar.” “Aku sendiri sudah sangat muak dengan para pembully itu, orang-orang sepertiku diam karena kita mengetahui kemampuan kita tidak besar untuk melawan mereka. Aku senang, Winter melakukan langkah yang tepat.”
10175.7K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as puisi stop bullying singkat
Show Reviews (45)
Read
+Library
Althaf AbidzarBram
suka karakter kakaknya winter, vincent..karena aku dr kecil pengen py kakak laki² yg bisa jagain nglindungin adeknya kyk vincent ... (lebay dikit ... alias ngayal).. bagus thor..lanjutkan tetap semangat ............
Ikeu Kodila
sejauh ini cerita ini best sih, bener2 terhanyut sedihnya marahnya sampe bener2 mewek bombay, setiap karakter FL sama ML nya bener2 menggambarkan laki2 yg bener2 setia dan suka dengan keteguhan cinta mereka masing2, marvello dan marius jd ingin bertemu dikehidupan nyata ih
Read All Reviews
Ludus

Ludus

Banyak orang yang mendengarnya, semua angkatan ada sehingga terdengar jelas. Banyak dari menerka yang mengangguk setuju dengan perkataan Malia, dengan adanya saling menghormati dan menghargai tidak akan sampai ada aksi bullying disekolah. "Betul tuh Mal," ujar Bayu yang sejak tadi ada disana. "kita juga ga bakalan sok sombong atau sok galak kalo adek kelasnya ga nyebelin dan mancing mancing," ujar teman Bayu dari kelas RPL 1.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Oh My Brothers

Oh My Brothers

“Eh? Sebenarnya ada apa ini? “ tanya Arumi tidak mengerti mengapa tiba-tiba orang-orang yang sudah membullynya kemarin ini mendadak meminta ampunan dan bersujud padanya secara serempak seperti ini. “Kami tidak akan memaafkan mereka sampai kau memaafkan perbuatan mereka. Itu adalah sanksi yang harus di tebus oleh para perisak dan penindas. Perilaku bully adalah perilaku sampah. Terlepas dari siapapun korbannya, perilaku tersebut sangat amat tidak pantas.” jawab Kai sambil menyilangkan tangannya di depan dada. Para C4vers menelan ludah takut mendengarnya.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Erotomania

Erotomania

Aku sangat merasakan getaran dan kesedihan dalam puisinya Chall, aku begitu menikmatinya. Kau mencintai dia layaknya seorang anak kecil yang di bully. Kau menulis lagu tentangnya... uh, maksudku... Kau menulis puisi tentangnya. Kau masih menulis puisi tentangnya. Bahkan kau menulis saat ini juga.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
JULLIO and HILLARY

JULLIO and HILLARY

; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman" mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} THE PROTECTOR Bruukkk!!!! "Ups! Maaf, Bocah ingusan!" Kikikan dari siswi-siswi di sekolah SMA Internasional itu terdengar nyaring di telinga Hillary. Hillary tahu, mereka sengaja menabraknya. Hillary berusaha berdiri saat anak-anak tukang bully itu menendang tas sekolahnya yang jatuh tepat di sampingnya.
9.48.4K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Suratman VS Suratmin  ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

Suratman VS Suratmin ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

“Aku tidak tahu apa yang membuatmu masih membenciku, tetapi semoga seiring waktu kamu bisa mengenalku lebih dekat,” lirihnya dalam hati. Suratmin lalu menghampiri Ayu dan ingin berpamitan pulang. “Nduk, Om pulang dulu, pokoknya kalau masalah dengan sekolahmu sudah beres, kamu tidak perlu takut lagi, dan jangan mau di bully, ingat jangan pasrah dalam keadaan, jika kita bisa melawan untuk kebenaran, kenapa tidak?”
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 455 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
The Ugly Duckling

The Ugly Duckling

Bintang dengan cepat berusaha menepis tangannya nakal kakak kelasnya ini. "Kalo lo diajak berbicara dengan seseorang itu, biasakan untuk melihat wajah lawan bicara lo. Paham? Rayu gue sekarang atau lo gue cium di sini. Cepat!" Bintang sampat terlompat kaget mendengar suara bentakannya. Kejadian-kejadian seperti inilah yang ingin dia sampaikan pada saat PENSI nanti. Ia ingin mencurahkan seluruh perasaannya selama tiga tahun ini sebagai salah satu dari korban bullying. Ia ingin menyadarkan teman-temannya bahwa perbuatan mereka itu sungguh sangat tidak manusiawi. Tepat ketika Bumi makin mendekatkan wajah padanya, Bintang mulai mundur-mundur ketakutan.
9.750.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
My Incredible Man

My Incredible Man

"Kata anak-anak itu karma dari lo. Dia yang paling vocal ngebully dan pengaruhi anak-anak buat ngeluarin lo di sekolah. Eh sekarang hidupnya penuh dengan tekanan. Udah mah kena bully terus dari genknya si Rocka, sekarang dapat malu karena bokapnya, plus anak-anak ikut bully dia sekarang. Triple kill pokoknya. Mampus!" "Ada bahan si Dhea ngundurin diri dari sekolah. Kita sengaja gak bikin petisi sampah seperti yang dia lakuin ke si konjak atau pun ke elo. Biar tau rasa, sanksi sosial lebih kejam dari tandatangan-tandatangan murah itu." "Syikurin, si Dhea harus ngerasain gimana kejamnya Pelita Internasional school! Sok bersih banget sih tuh anak."
108.6K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia tidak menulis kutukan, melainkan sebuah "Puisi Pengampunan" "Untuk setiap air mata yang pernah disembunyikan, untuk setiap kata sayang yang pernah tertahan, kami memaafkan ketakutanmu. Jadilah saksi, jangan jadi penghapus." Tinta Lia meresap ke dalam sirkuit The Editor. Mesin itu berhenti menderu. Ribuan server itu mulai mendingin, dan untuk pertama kalinya, mesin itu mengeluarkan sebuah suara yang menyerupai isak tangis. The Editor telah belajar untuk merasakan beban dari apa yang mereka coba hapus.
715 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Kau tak paham apa yang aku ceritakan, Rose! Manusia itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada manusia yang sempurna! Namun kita jangan biarkan diri kita lemah, di bully! Meskipun aku unggul bela diri tetap saja aku phobia ruang sempit. Kalau kau tak betah tinggal di pondok, kau bilang pada ayahmu! Mintalah pulang! Kalau kau tak pandai hafalan, bukan karena kau bodoh! Persetan dengan perkataan para pembully! Mereka seperti singa dan berani karena bersama kawanannya. Namun ketika sendiri mereka seperti seekor lembu yang kesakitan! Kau kesulitan hafalan, kau bisa belajar lebih giat lagi! Atau kau bisa pindah ke pondok lain yang tidak terlalu membebani santrinya hafalan.
10146.7K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as puisi stop bullying singkat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status