Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Ugly Duckling

The Ugly Duckling

Bintang dengan cepat berusaha menepis tangannya nakal kakak kelasnya ini. "Kalo lo diajak berbicara dengan seseorang itu, biasakan untuk melihat wajah lawan bicara lo. Paham? Rayu gue sekarang atau lo gue cium di sini. Cepat!" Bintang sampat terlompat kaget mendengar suara bentakannya. Kejadian-kejadian seperti inilah yang ingin dia sampaikan pada saat PENSI nanti. Ia ingin mencurahkan seluruh perasaannya selama tiga tahun ini sebagai salah satu dari korban bullying. Ia ingin menyadarkan teman-temannya bahwa perbuatan mereka itu sungguh sangat tidak manusiawi. Tepat ketika Bumi makin mendekatkan wajah padanya, Bintang mulai mundur-mundur ketakutan.
9.750.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
Pejuang Cinta Pendobrak Kasta

Pejuang Cinta Pendobrak Kasta

💦💦💦 Jangan lupa tinggalkan jejak yagesya ❤️ Karena komentar kalian itu sesuatu untukku. Oiya, mampir juga di cerbung tamat lainnya. SILVI (Jangan Bully Aku) kisah teenlit, gadis dekil yang sering dibully dan jatuh cinta terlalu dini, lalu dipertemukan lagi saat dewasa.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
Dari Tunangan Pura-pura, Jadi Istri Kesayangan sang Tuan

Dari Tunangan Pura-pura, Jadi Istri Kesayangan sang Tuan

tanya Hana ragu. "Iya ini saya, Nathan!" ujarnya, "Ayo silakan Han, duduk. Ada keperluan apa?" Setelah duduk Hana kembali bicara, "Begini loh Nath, Alena putriku kena bullying di sekolah ini. Teman-temannya sering bilang kalau Alena itu anak pungut, padahal dia anakku loh. Bagaimana mungkin anak seumuran mereka bisa bicara frontal kasar seperti itu? Kamu harus ajari attitude anak-anak itu, atau kasih peringatan ke wali muridnya. Kalau begini terus saya khawatir dengan kondisi mental anak saya."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10269.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dua Halilintar

Pembalasan Dua Halilintar

Semua berubah sejak kamu melawan mereka. Bagas tersenyum, ”Benar! Orang-orang lemah harus melawan, mereka akan menjadi takut. Orang-orang pengganggu, sebenarnya mereka hanya menggertak. Jika orang lain takut, maka mereka akan melakukan aksi bullying.”
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
Aftermath

Aftermath

Siswa itu kembali mengkerut setelah ditatap tajam oleh Jihan. Sesungguhnya Jihan benci membayangkan kenyataan terburuk yang akan ia dapatkan saat membuka group chat ini. Namun dengan berat hati, Jihan akhirnya menelusuri isi group chat tak bermoral yang sebagian besar mengandung konten bully secara verbal maupun fisik.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

“Makan Hayu, kamu harus makan, aku nggak mau sekretaris ku kurus kering seperti kucing kampung.” “Wah, Bapak sepagi ini sudah melakukan kekerasan verbal kepada saya, atau ini masuk ke ranah bullying. Ini saya juga mau makan, Pak. Saya masih cukup waras untuk mengingat bahwa saya butuh makan, apa Bapak mau? Mau saya suapi?” tanya Hayu pada atasannya itu. Candra yang sedang menyetir pun menoleh ke arah Hayu, “Are you kidding me?”
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
My Darling is Online

My Darling is Online

"Yang aku lihat tadi adalah kamu, menekan seorang siswa yang jelas-jelas tidak ingin bertarung denganmu dan bahkan mendorongnya sampai jatuh di hadapan semua orang. Tindakanmu itu sudah bisa dikategorikan sebagai tindakan bullying. Sebagai Ketua OSIS, aku tidak bisa membiarkan tindakan buruk seperti itu sampai berkembang di sekolah ini." Teman-teman Austin mencemooh saat Della bicara dengan nada tenang di depan semua orang. Mereka menatap jijik Della yang mampu berdiri tegak sendirian, ketika orang yang dia lawan adalah para pria yang tingginya jauh melebihi perawakan kecilnya. Austin sendiri, pria itu menyeringai saat Della mulai bicara menggunakan nada datarnya lagi yang seperti seorang ro
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
Cinta Bersegi

Cinta Bersegi

"Iya, Pa. Aku juga suka nulis-nulis, pernah aku up cerpen di sebuah komunitas literasi. Aku nggak kuat Pa ...," "Lho, kenapa nggak kuat, apa sebabnya?" "Aku nggak kuat menghadapi bully-an para pembacanya, Pa. Banyak mereka menganggap apa yang aku tulis itu kisah nyata. Jadi misalkan aku menulis sesuatu yang kadang-kadang membuat mereka emosi atau tertawa, mereka bertanyanya pengalaman pribadi, ya?" jawab gadis ini sambil menarik nafas panjang, "ini tidak apa-apa, yang mengerikan adalah kadang sampai ke inbox juga, Pa. Aku di caci-caci, padahal cerpen-cerpen yang aku buat itu kan mengkhayal? Repot, ya? Jadi seorang penulis itu kudu kuat mentalnya."
9.94.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai puisi bullying
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status