Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Ayuk kulihat sedang menuliskan sesuatu di dalam buku. “Lagi ngapain sih, Ayuk?” Aku bertanya lalu duduk disampingnya. “Nih baca!” ucapnya sambil menyodorkan buku yang tadi ia tulis. Sebait puisi untuk ibu. Judul: Ibu, Aku memelukmu dari bayangku di sini Mengecup bayang kakimu yang renta Kulitmu penuh luka Bentuk kasih sayangmu padaku, mencari nafkah
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

"Aku paham Ibu kita jahat, tetapi aku membenci sekaligus mencintainya." Sekarang kami berdua terdiam. Aku memandang langit malam yang gelap. Ponsel digenggaman tanganku berdering. Sederet nomor muncul di layar ponsel. Mungkin Bu Minah. "Halo," sapaku. Tidak ada respon sehingga aku menurunkan ponsel dari telinga. Sambungan telepon belum berakhir. "Halo." Aku mengulangi lagi. Kalau sampai lima detik tidak direspon, akan aku tutup.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

POV Aji Seta Kulempar tatap ke luar jendela pesawat. Tanah airku. Tempat lahir dan dibesarkan, tanah tumpah darah yang di atas buminya tinggal orang-orang yang aku sayang dan menyayangiku, dan juga … seseorang yang sudah membuatku memutuskan pergi jauh dulu. Terasa bagai mimpi, dalam hitungan jam, aku sudah meninggalkan Turki dan kembali.
1034.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
Istriku, Jangan Lari Dariku

Istriku, Jangan Lari Dariku

Siapa dirinya sebenarnya. Dan wajah orang yang ia cintai—dirinya. Tangannya berhenti sesaat di kalimat itu. Dadanya terasa semakin berat, napasnya tertahan tanpa ia sadari. Dong Fang Xuan menulis tentang kerajaannya yang diserang, tentang dirinya yang gugur di medan perang, mati tanpa sempat melihatnya sekali pun.
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

*** Kau yang membuatku (ada di dunia) Kau pun besarkanku (penuh bahagia) Hingga 'ku dewasa Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu Tak berniat untuk menyakiti hatimu Oh, ibu Cintamu tak mengenal waktu Kasihmu menyadarkan aku Tak ada yang lebih darimu (Oh, ibu) Apakah 'ku mampu membalas Semua yang telah kau beri dengan ikhlas? Nyawa pun rela 'kan kttlepas (Oh, ibu) (Oh, ibu) Oh ... oh ... oh ... Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu Tak berniat untuk menyakiti hatimu Oh, ibu (ibu) Cintamu tak mengenal waktu Kasihmu menyadarkan aku Tak ada yang lebih darimu Oh, ibu Apakah 'ku mampu membalas Semua yang telah kau beri dengan ikhlas?
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
Menikahi Pria Lumpuh

Menikahi Pria Lumpuh

Aku, biarlah seperti bumi. Menopang meski diinjak, memberi meski dihujani, diam meski dipanasi. Sampai akhirnya kau sadar, kalau aku hancur... kau juga. (Fiersa Besari) *** Satu tahun kemudian....
84.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Kupikir darah beningku kian kering Kau tumpahkannya terlalu sering Ternyata masih memancar terlalu liar Saat kita hampir terpencar Kuyup pada mataku Lara pada dadaku Mungkin kau tak peduli itu Hari ini di sini Kau pahat tubuh dan mataku Luka-luka lebar tak berdarah Kau hempas aku ke cadas keras Setelah kau lambung jauh ke atas Duhai kekasih, Untuk apa kau tanam kembang Jika tercabut sebelum mekar Untuk apa nama terpatri Jika terhapus tanpa permisi Untuk apa menitip bongkah hati dalam genggamku Jika tak pernah jadi milikku Sayang, apa kau tahu? Saat kau jauh... Puisiku Habis kata
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
Aku Madu Kembaranku

Aku Madu Kembaranku

sahut Tania sambil tersenyum meledek juga. “Ya Tuhan,” ucap Paman lirih lemas. Setelah berpamitan dengan keduanya, Malik pun juga sudah berpamitan kini saatnya mereka bergegas pergi ke kota dengan menempuh jalur darat menggunakan mobil. Selama dalam perjalanan netra Tania tak berhenti melirik ke arah kaca jendela yang ada di sampingnya, ia coba memandangi desanya untuk yang terakhir kali. Sedih rasanya karena di setiap sudut desa terdapat kenangan bersama Paman.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai puisi tanah airku singkat
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Padaku ~~~ Surat cintaku yang pertama Membikin hatiku berlomba Seperti melodi yang indah Kata-kata cintanya Padaku Hari ini ku gembira Melangkah di udara Pak pos membawa berita Dari yang kudamba Ucapan semanis madu Tiga lembar rayuannya Rasanya tak puas hati Kuulangi lagi Satu, dua, dan tiga Kumulai membaca Surat cintaku yang pertama Membikin hatiku berlomba Seperti melodi yang indah Kata-kata cintanya Surat cintaku yang pertama Membikin hatiku berlomba Seperti melodi yang indah Kata-kata cintanya Padaku ~~~
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.4K kali sebagai puisi tanah airku singkat
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Astika Buana
Maaf, ya. Minggu ini tersendat update. . Penulis lagi siaga satu. Alhamdulillah sudah dilancarkan proses persalinannya, dan baby boy lahir dengan selamat. . Diusahakan hari besuk keseruan keluarga Maharani dan Kusuma kembali hadir. . Terima kasih atas dukungannya.
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status