Cinta Sang Preman
***
Rasa
Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata
Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran
Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa
Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata
Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta
Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya
Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia
**
Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya.
[Ta,] Kenzo mengirim pesan
[Uyy, dapa, Ken?]
[Sibuk 'gak?]
[Gak, kenapa?]
Sikat na Kabanata