Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai Apakah engkau mengerti? Segala rasa dalam sanubari Yang memintamu tuk hadir di sini Tuk menenemani Agar mengasihi Karenamu .… Ku jadi begini Kuharus dapatkanmu Apapun yang terjadi! Kenapa aku membaca puisi ini, seolah puisi ini untukku? Siapa yang membuatnya? Semua karangan puisi yang aku buat, aku tidak pernah menemukan puisi yang seindah ini.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as puisi tema laut
Read
+Library
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

Hingga hari kedelapan di tengah lautan yang gelap tanpa penerangan rembulan Ardi mengucapkan sebuah permintaan pada samudera. “Berikan aku banyak ikan, dan aku akan memberikanmu jiwaku!” Kilatan menyambar dengan tanpa aba-aba beberapa kilat tanpa ada suara gemuruh guntur. Laut yang tenang tiba-tiba bergelombang tinggi, mata Ardi melihat banyak ikan mulai berlompatan ke arah jaringannya. “Badai sepertinya akan datang hingga membuat ikan takut dan berlompatan,” gumam Ardi tanpa mengetahui arti dari semua yang ia dapatkan.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as puisi tema laut
Read
+Library
Romantic Hospital

Romantic Hospital

Kemudian, ia berhenti di ujung koridor untuk membaca pesan singkat untuknya itu. Bulan yang cahayanya meredup, kini bersinar terang kembali. Siluetnya terlihat jelas dalam bayang air laut. Angin berembus dengan tenang bersama irama ombak, yang kini tengah mengantarkan nahkoda untuk menyeberangi samudra agar sampai ke pelabuhan. Restya langsung memejamkan mata. Ia paham, kalau syair itu mengandung makna yang dalam, yakni kerinduan. Hal itu membuatnya tak tahu harus berbuat apa.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as puisi tema laut
Read
+Library
Perangkap Cinta Sang CEO

Perangkap Cinta Sang CEO

Aidan tersenyum dan mulai mengingat lagi. "You are my heart poetry when my longing endlessly. I want you to be there when I open my eyes until I closed them at night. You cast away my grey haze, on the long search of my savanna. What a morning dew. You wipe all the thirst for my loveless heart, you are the aurora portrait that I drew for my sundown. You are like a beautiful flower that colors my spring. In times of this heart upset, you make it bright. You are my sun, and you are the ocean. Where my heart empties, you are the answer to my prayer. Which ends of my waiting, like a shooting star. The last hope of my heart," ujar Aidan membacakan puisi yang pernah dituliskannya dulu untuk Malikh
8.823.4K viewsCompletedAdded to Library 583 Times as puisi tema laut
Read
+Library
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Pantulan sang fajar membuat air laut berkilau dan menciptakan jejak cahaya yang memainkan tarian keindahan di permukaan ombak. “Bosan?” Lisa terkesiap mendengar suara bariton menyapa dan ia pun menoleh pada pria itu—tinggi dan tegap. Wajah rupawannya memenuhi pandangan Lisa meskipun lautan di sekitarnya terhampar luas. “Sabarlah, sebentar lagi akan ada kapal yang datang. Bagaimana tidurmu?’
1042.5K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as puisi tema laut
Show Reviews (25)
Read
+Library
Sophia Setiawan
cerita yang luar biasa serta akhir yg bahagia dan selalu menginspirasi.. makasih kak Indy karya karyamu selalu the Best. dan selalu menunggu karya karyamu selanjutnya. tetap sehat, semangat dan selalu bahagia..
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Read All Reviews
CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta

Karena bosan menunggu sang pacar, Lita berjalan-jalan melewati beberapa keramba apung. Dia terpesona dengan ikan-ikan yang seolah menari-nari di keramba apung itu. Dia mendekat untuk lebih bisa melihat tarian ikan-ikan itu. Air laut yang jernih, bahkan sampai terlihat rumput laut warna-warni di dasar laut. Pesona itu sanggup merobohkan dinding hati untuk tetap mengagumi keindahannya. Siapa yang bisa menolak seluruh keindahan yang nyata disajikan oleh Tuhan?
9.730.7K viewsCompletedAdded to Library 797 Times as puisi tema laut
Read
+Library
Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

Suara ombak yang menghantam batu-batu besar di tepi pantai bergema di udara, seperti suara masa lalu yang ingin mereka dengar lebih jelas. Mariam menatap laut dengan tatapan kosong, seakan menyatu dengan pemandangan yang ada di depannya. "Suara ombak ini, Patiwaji," katanya dengan suara lembut, "mereka seperti menceritakan sebuah kisah yang tak pernah selesai. Kisah tentang kehidupan, tentang perjuangan, tentang harapan dan ketakutan."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as puisi tema laut
Read
+Library
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

Kuatkan hamba! Samudra You told me your name. (Kamu menyebutkan namamu) The word said it all. (Kata itu menjelaskan segalanya) It suited you well. (Cocok sekali dengan dirimu) Tremendous amount of water in the ocean (Begitu banyak air di lautan) surged crushing my unatended soul, (Menghempas jiwaku yang tak terjaga) made me believe it could quench my thirst. (Membuatku percaya bahwa air itu akan menghilangkan dahagaku)
103.5K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as puisi tema laut
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Itu bukan ketololan, mungkin itu cara berhasrat nya semesta agar jiwa-jiwa cakrawala mampu menembus ketidak berdayaannya. Bahkan gemuruh angin menyampaikan pesan nya lewat lantunan seruling bambu sang pengembala, lalu di bawah oleh pengembara seraya berkata syukur atas semua ujian mu itu. Hanya saja dengan itu semua, alam nan indah jauh dari rasa kebencian bisa berstimulus. Memainkan intonasi kalimat itu ibaratkan memaikan sebuah biola, semakin hanyut dalam nada-nada nya semakin dalam pula kemaknaan akan sebuah irama. Cinta bukan tentang bersama siapa engkau menulis, tapi cinta itu tentang bersama siapa engkau menulis kisah itu.” “Oh, luar biasa jika kau sudah mengenal cinta, Nyet. Padahal
102.2K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as puisi tema laut
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Ia adalah air laut yang dikondensasi menjadi bentuk spiritual, didorong oleh kekuatan angin yang ganas, dan disalurkan oleh kebencian yang putus asa. Makhluk biru-putih itu meraung, bukan dengan suara biasa, tetapi dengan frekuensi yang menyerang gendang telinga dan Prana batin secara simultan. “Kau pikir racun murahanmu bisa menghentikanku?” teriak Rimasuri, suaranya kini seperti pecahan kaca yang dibawa badai.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as puisi tema laut
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status