Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

kata Aluna sambil tersipu malu. Menyanyi? Lance mengira kalau Aluna akan menari. Ketika Aluna membuka mulut, ternyata dia juga memiliki suara yang merdu .... "I am sailing, home again cross the sea. I am sailing, stormy waters, to be near you, to be free. I am flying ...." "Aku berlayar menyeberangi lautan untuk kembali ke rumah. Aku berlayar menerobos badai untuk menemuimu, untuk bisa membebaskan diri ...."
9.34.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113.4K kali sebagai puisi lautan
Tampilkan Ulasan (1893)
Baca
+Pustaka
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Baca Semua Ulasan
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

"Rantai yang kendur akan membuat binatang buas mencoba memutusnya, anak muda. Satu senja yang sunyi tanpa melodi, maka getaran di bawah tanah ini akan merambat hingga ke pemukiman. Kau akan mendengar teriakan dari arah laut sebelum fajar menyentuh cakrawala." ​“Apa! Kai, ini gila! Bagaimana kalau kita terjebak badai di tengah laut? Bagaimana kalau kau sakit? Ini seperti membawa bara api di dalam saku bajumu! Satu kesalahan kecil, dan kita semua akan celaka!”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Terserat dalam jalang tak berujung dan Tenggelam di tengah lautan tak bertepi Dingin dan sunyinya malam selalu menyudutkan dalam tangis Manis pahitnya hidup membuatku bimbang dan resah Aku benar-benar terpuruk dalam keterpurukan yang panjang Kesedihan memenuhi setiap anganku Bait ketiga air mata Aira luruh tak terduga. Nyaris bersamaan dengan hati yang kepalang sakit mengingat setiap masa akan lara. Mungkin bagi manusia biasa puisi hanya sebagai siloka semata, tak bermakna apa-apa hanya sebagai retoris belaka. Pikiranku dipenuhi dengan awan mendung yang gelap Semakin lama semakin kuingin menjauh, pergi dan lari
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

Ia mulai menulis. Laut berbicara dalam bahasa yang tak dimengerti siapa pun. Tentang kehilangan yang ia simpan di kedalamannya. Tentang cinta yang ia jaga di antara riak dan gelombangnya. Tangannya berhenti sesaat. Pandangannya terangkat ke cakrawala, seolah menunggu jawaban dari sesuatu yang tak terlihat. Aku sering iri pada laut. Ia tak pernah benar-benar sendiri.
10699 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Siasat Sang Penguasa

Siasat Sang Penguasa

Mungkin mitos itu benar, bahwa Orang Laut akan bernyanyi dalam lautan mengikuti suara deraan hujan dan deburan ombak untuk menenangkan para biota laut yang gelisah karena datangnya badai. 'Apalagi kiranya kekuatan sihir mereka?, apa mereka juga bisa menghapuskan rasa bersalah di hatiku ini?', Aku bertanya-tanya dalam helaan napasku yang kian sesak kekurangan oksigen. Ketika kesadaran ku kian menipis, ku lihat sesuatu mendekatiku, tangannya merentang menggapaiku, ku rasakan sedikit kehangatan dari pelukaannya. "Kau tidak bersalah. Balaskan dendammu, Raihlah apa yang seharusnya sudah menjadi takdirmu."
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Yakhruju min-humal-lu'lu'u wal-marjan Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. 23. Fa bi'ayyi ala' i rabbikuma tukazziban Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? 24. Walahul-jawaril-munsya' atu fil-bahri kal- a'lam Milik-Nyalah kapal-kapal yang berlayar di lautan bagaikan gunung-gunung. 25. Fabi'ayyi ala' i rabbikuma tukazziban
9.4121.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Ingat, jangan biarkan Susan dan Julian masuk, mengganggu pernikahanku dengan Wenny." Ginos teringat apa yang pernah dikatakannya sebelumnya, dia merasa menyesal. Dia berusaha sekuat tenaga untuk masuk, tetapi gagal. Kemudian, dia mabuk dan jatuh ke air dalam perjalanan pulang. Saat hampir tenggelam, dia diselamatkan.
17.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Paman Presdir

Gairah Cinta Paman Presdir

Dia memandang luasnya lautan yang terbentang di hadapannya, wajahnya penuh dengan keraguan dan pemikiran yang dalam. Gelombang-gelombang kecil berkilauan oleh cahaya bulan yang memantul di permukaan air. Suara angin berdesir lembut di telinganya, menciptakan melodi yang menenangkan. Langit malam dipenuhi dengan bintang-bintang yang berkilauan, memberikan keindahan yang memikat. Vina menatap laut dengan tatapan kosong, "Betapa luasnya lautan ini. Begitu dalam dan tak terbatas. Sepertinya menggambarkan perasaanku saat ini."
1090.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Aku mengarungi samudera darah Akulah sang pengembara Melenggang ke Barat, Meluruk ke Timur, Merangsak ke Utara, Merantau ke Selatan, Kan kuremas matahari di telapak tanganku Kan kupecahkan wajah rembulan Dengan Syair Penakluk Langit, Tak ada lawan, Tak ada tandingan, Ilmu dari segala ilmu. Jiu Long melihat di kejauhan bayangan putih melenggang santai. Hanya sekejap kemudian suara syair dan bayangan itu lenyap dari pandangan. Ia menatap bayangan itu dengan mata mendelong. Jiu Long berkata perlahan. "Kenapa Sepuh tak memberi kesempatan aku memberi hormat?"
1044.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi lautan
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status