Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

kata Aluna sambil tersipu malu. Menyanyi? Lance mengira kalau Aluna akan menari. Ketika Aluna membuka mulut, ternyata dia juga memiliki suara yang merdu .... "I am sailing, home again cross the sea. I am sailing, stormy waters, to be near you, to be free. I am flying ...." "Aku berlayar menyeberangi lautan untuk kembali ke rumah. Aku berlayar menerobos badai untuk menemuimu, untuk bisa membebaskan diri ...."
9.34.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113.3K kali sebagai puisi lautan
Tampilkan Ulasan (1893)
Baca
+Pustaka
Ina R Ina R
...... sangat senang membaca novel ini syangny hanya sdikit iklan yg bisa d buka untuk bab berikutnya bisa d tambah lagi gak ya karena untuk membeli bonus/koin sya awam atau gaptek tentang teknologi sruh suamiku untuk bayar ngambek terus minta d hapus sja novelny kl byar smntara sya suka baca .........
robertcalvin871
syabas, semoga bisa terus maju karyanya. bagus... sekali pun nama yg di sebut welly jadi wei wei..kkadang, Robert/Rob masih bisa di pake.. Untungnya kami sdh terbiasa dgn nama² watak hero di dlm buku novel yaa.. hehe kami nggak pusing penting jalan ceritanya mantap! nggak tergantung. Terbaikk.. ...️ ...
Baca Semua Ulasan
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

"Rantai yang kendur akan membuat binatang buas mencoba memutusnya, anak muda. Satu senja yang sunyi tanpa melodi, maka getaran di bawah tanah ini akan merambat hingga ke pemukiman. Kau akan mendengar teriakan dari arah laut sebelum fajar menyentuh cakrawala." ​“Apa! Kai, ini gila! Bagaimana kalau kita terjebak badai di tengah laut? Bagaimana kalau kau sakit? Ini seperti membawa bara api di dalam saku bajumu! Satu kesalahan kecil, dan kita semua akan celaka!”
10954 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Terserat dalam jalang tak berujung dan Tenggelam di tengah lautan tak bertepi Dingin dan sunyinya malam selalu menyudutkan dalam tangis Manis pahitnya hidup membuatku bimbang dan resah Aku benar-benar terpuruk dalam keterpurukan yang panjang Kesedihan memenuhi setiap anganku Bait ketiga air mata Aira luruh tak terduga. Nyaris bersamaan dengan hati yang kepalang sakit mengingat setiap masa akan lara. Mungkin bagi manusia biasa puisi hanya sebagai siloka semata, tak bermakna apa-apa hanya sebagai retoris belaka. Pikiranku dipenuhi dengan awan mendung yang gelap Semakin lama semakin kuingin menjauh, pergi dan lari
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

Ia mulai menulis. Laut berbicara dalam bahasa yang tak dimengerti siapa pun. Tentang kehilangan yang ia simpan di kedalamannya. Tentang cinta yang ia jaga di antara riak dan gelombangnya. Tangannya berhenti sesaat. Pandangannya terangkat ke cakrawala, seolah menunggu jawaban dari sesuatu yang tak terlihat. Aku sering iri pada laut. Ia tak pernah benar-benar sendiri.
10568 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Siasat Sang Penguasa

Siasat Sang Penguasa

Mungkin mitos itu benar, bahwa Orang Laut akan bernyanyi dalam lautan mengikuti suara deraan hujan dan deburan ombak untuk menenangkan para biota laut yang gelisah karena datangnya badai. 'Apalagi kiranya kekuatan sihir mereka?, apa mereka juga bisa menghapuskan rasa bersalah di hatiku ini?', Aku bertanya-tanya dalam helaan napasku yang kian sesak kekurangan oksigen. Ketika kesadaran ku kian menipis, ku lihat sesuatu mendekatiku, tangannya merentang menggapaiku, ku rasakan sedikit kehangatan dari pelukaannya. "Kau tidak bersalah. Balaskan dendammu, Raihlah apa yang seharusnya sudah menjadi takdirmu."
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Yakhruju min-humal-lu'lu'u wal-marjan Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. 23. Fa bi'ayyi ala' i rabbikuma tukazziban Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? 24. Walahul-jawaril-munsya' atu fil-bahri kal- a'lam Milik-Nyalah kapal-kapal yang berlayar di lautan bagaikan gunung-gunung. 25. Fabi'ayyi ala' i rabbikuma tukazziban
9.4121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Ingat, jangan biarkan Susan dan Julian masuk, mengganggu pernikahanku dengan Wenny." Ginos teringat apa yang pernah dikatakannya sebelumnya, dia merasa menyesal. Dia berusaha sekuat tenaga untuk masuk, tetapi gagal. Kemudian, dia mabuk dan jatuh ke air dalam perjalanan pulang. Saat hampir tenggelam, dia diselamatkan.
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Paman Presdir

Gairah Cinta Paman Presdir

Dia memandang luasnya lautan yang terbentang di hadapannya, wajahnya penuh dengan keraguan dan pemikiran yang dalam. Gelombang-gelombang kecil berkilauan oleh cahaya bulan yang memantul di permukaan air. Suara angin berdesir lembut di telinganya, menciptakan melodi yang menenangkan. Langit malam dipenuhi dengan bintang-bintang yang berkilauan, memberikan keindahan yang memikat. Vina menatap laut dengan tatapan kosong, "Betapa luasnya lautan ini. Begitu dalam dan tak terbatas. Sepertinya menggambarkan perasaanku saat ini."
1090.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai puisi lautan
Baca
+Pustaka
Annoying Marriage

Annoying Marriage

Larut dalam riak-riak gelombang itu dan bersiap berlambuh di dermaga cinta yang tak bertepi. --- Astafirullah, puasa-puasa kenapa malah nulis kayak gini 😩
9.8373.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.2K kali sebagai puisi lautan
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
cheepychan
ospek ala guru besar ke calon mantu potensial yg udah spesialis apa ya?apakah kakak Karina bakal dilibatkan?wah harus ya biar seru pengospekannya ala sesama dokter..... siapkan mentalnya dokter Yudha perjuangan meraih restu calon mertua masih tanda tanya seperti apa..selamat dangdutan jantungnya....
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Aku mengarungi samudera darah Akulah sang pengembara Melenggang ke Barat, Meluruk ke Timur, Merangsak ke Utara, Merantau ke Selatan, Kan kuremas matahari di telapak tanganku Kan kupecahkan wajah rembulan Tak ada lawan, Tak ada tandingan, Ilmu dari segala ilmu. Suara Tian Shan kasar dan gemetaran, tetapi Mei Hwa meleletkan lidah. Dalam hatinya ia kagum terhadap pencipta syair. Kagum bahwa orang itu begitu percaya pada ilmunya. Dan bahwa ilmu tiada tandingan tentu bukan sembarang ilmu. Ilmu dari segala ilmu.
1043.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi lautan
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Jika teman2 semua suka sama cerita ini mohon di bantu promonya ke teman2nya / di medsos. Biar cerita ini bisa sampai tamat. Jika tidak, mgkn cerita ini akan diselesaikan sebelum waktunya. dan akan dilanjutkan season 2 di lain waktu. Saya akan coba cerita baru dg judul PUTRA SAMUDRA
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Setiap kali saya mendengar kata-kata lautan dalam puisi, rasanya ada sesuatu yang menyentuh jiwa. Lautan itu bisa jadi gambaran yang dalam dan luas, simbol dari emosi yang bervariasi. Bayangkan, air yang tak berujung itu mencerminkan ketidakpastian dan kebebasan. Dalam banyak puisi, lautan bisa melambangkan perjalanan hidup, dengan ombak yang melambangkan tantangan dan rintangan yang harus kita hadapi. Saya pribadi sering merasakan bahwa laut juga merefleksikan kedamaian, saat melihatnya saya merasa terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri saya sendiri. Ketika penyair menulis tentang lautan, mereka tidak hanya menggambarkan keindahan fisiknya, tetapi juga menggali kedalaman perasaan manusia. Ini bisa menciptakan rasa nostalgia, kerinduan, atau bahkan ketenangan.

Mungkin puisi 'Dari Bibir Laut' karya Sapardi Djoko Damono menjadi contoh yang baik. Di sana, lautan bukan sekadar air, tetapi juga suatu tempat pertemuan emosi yang terkumpul. Yang membuat saya takjub adalah cara penyair mengaitkan elemen laut dengan pengalaman hidup mereka—seperti perpisahan, harapan, dan cinta. Saya sering teringat potongan lirik atau bait yang menggambarkan langit dan air bersatu, menciptakan gambaran harmoni yang unik. Puisi tentang lautan juga seringkali bisa membuat kita merasa kecil dan besar sekaligus. Lagi-lagi, sesuatu yang sangat manusiawi dan beresonansi dengan siapa pun yang pernah merenungi makna kehidupan. Lautan itu, pada akhirnya, mengajarkan kita untuk terbuka pada perubahan, melangkah dengan berani menghadapi kenyataan yang tak terduga, sama seperti air yang terus bergerak dan mengalir.

Jadi, bagi saya, kata-kata lautan dalam puisi adalah lebih dari sekadar gambaran fisik. Mereka adalah cerminan dari perjalanan emosional kita, sebuah ajakan untuk menyelami lebih dalam dan memahami diri sendiri. Kita semua memiliki 'lautan' dalam diri kita, bukan? Menunggu untuk digali, dengan segala keindahan dan tantangan di dalamnya, seperti ombak yang tak pernah berhenti bergelora.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status