Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Sekedar Sahabat

Bukan Sekedar Sahabat

Fina yang melihat sang sahabat sudah kesakitan akhirnya turun tangan. "Woi, kalian mau masuk penjara atau gimana? Lepasin, gak! Aku tuntut pasal penganiayaan alias bullying baru tau rasa kalian. Lepas gak!" teriak Fina galak membuat Nurul dan Wulan melepaskan lengan Zio. "Ck. Biasa aja kali, Fin. Toh, Zio bukan pacar kamu. Sok kamu Fin," gerutu Nurul.
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Ternyata benar, Bu Evi memberitahu pada anggota group kalau nasi kotak yang dia share tadi pagi adalah buatanku. Ramai. Mereka saling membalas chat. Hari ini aku menjadi bahan bully'an hanya karena membuat nasi kotak yang tidak mewah. Bahkan Mbak Nar–penjual sayur tempat biasa aku belanja pun ikut berkomentar. Dada ini bergetar hebat. Seluruh tubuhku terasa panas hingga menjalar ke ubun-ubun. Rasanya pengen menutup satu per satu mulut mereka.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
Malam Panas Dengan CEO

Malam Panas Dengan CEO

Kini, air matanya mengalir makin deras. “Hari ini, di kampus, aku di bully. Seluruh teman-teman kampusku tahu, kalau Ibu bekerja di rumah bordil. Aku bahkan dikurung di toilet, disiram air. Aku dihina, Bu.” Zia memekik meluapkan kesedihannya. “Apa? Kamu di bully?” Suara Resa meninggi, ia terkejut mendengar penuturan Zia.
1081.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
THE INCREDIBLE GIRL

THE INCREDIBLE GIRL

sambung Mila dan Loli panjang lebar menasehati. "Ma-maaf, seharusnya kamu tidak perlu bertindak seperti pahlawan untuk menolongku, mereka orang jahat. Mereka pasti akan mengganggumu." sela si gadis berkacamata itu. Vey menghela nafas perlahan kemudian tersenyum tenang, "Gue bukan mau jadi pahlawan, tapi gue cuma nggak mau ada tindak bully di sekolah ini, karena gue tau gimana rasanya di bully," ucap Vey dengan mata menerawang.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
The Power Of System Hunter

The Power Of System Hunter

kata Kim Ryu. “Apa, Oppa?” “Jika ada yang sengaja membully kamu, jangan segan-segan untuk memberitahukan guru atau Oppa. Orang yang melakukan bullying tidak pantas untuk dikasihani. Ingat itu.” “Tapi, Oppa…” “Tidak ada tapi-tapian. Bukannya kita tidak bisa berbelas kasih, tetapi bagaimana bisa kita berbelas kasih kepada seseorang yang semena-mena dengan kita?” Kim Ryu mengajarkan prinsipnya dengan tegas.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

“Astaghfirullahaladzim! Kalau bicara tolong difilter. Apa ini ajaran dari dosen kita? Nggak mencerminkan anak ekonomi islam sama sekali.” “Nggak mencerminkan mana? Aku atau dia? Yang jelas-jelas udah ngelakuin dosa besar.” Gadis itu tersenyum miring melihat Afnan yang diam seperti kehabisan kata-kata. “Kalian nggak bisa menuduh tanpa bukti. Menghujat dengan kata-kata pedas udah termasuk bullying, apalagi ditambah lemparan kertas. Kalau orang tua atau bahkan suaminya nggak terima, bisa dituntut kalian,” ujar Arta membantu Afnan.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
EGO

EGO

Dipaksa jalan jongkok keliling lapangan sambil memegang papan nama bertuliskan I am loser. Elzora tidak sengaja lewat sepulangnya dari orientasi di Fakultas. Dengan berani ia selidiki dan ternyata anak laki-laki aneh itu menjadi korban bullying. Hanya perihal dianggap caper dan lupa membawa slayer. Tanpa basa-basi Elzora melaporkan hal itu ke pihak kampus. Mahasiswa yang berlagak senior itu mendapat bumerang. Mereka yang berbadan bongsor itu diminta membuka baju dan squat jump.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Beberapa hari kemudian, seperti biasa Gina tengah mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus. Sebenarnya Gina merasa malas, setiap hari ia harus berhati-hati dengan keadaan kampus. Ah, bukan keadaan tepatnya, melainkan ketiga monster kampus yang selalu membuatnya kesal. Beberapa kali Gina mengalami bullying seperti dilempar telur, disiram air, dilempar tepung, dan masih banyak lagi. Tak habis pikir, ketiga monster kampus itu masih tetap saja aman di kampus itu. Dari sekian banyaknya mahasiswa di sana, tak ada seorang pun yang berani melawan atau melapor mereka. Pernah beberapa kali, Gina ingin melaporkan kasus bullying itu. Namun, selalu gagal karena ketiga monster itu tidak membiarkan Gin
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

Senyum Ibu Sri yang lembut, tatapan hangat seorang ibu pada anaknya — membuat dadanya tiba-tiba sesak. Ia membayangkan keadaannya saat ibunya masih hidup dulu. Ibunya juga sangat menyayanginya. Namun ia segera menunduk, menyembunyikan perasaan itu. Ia tidak mau mengingat masa lalu yang membuatnya bersedih. Ia menatap layar laptop, membaca ulang kalimat pembuka yang baru saja mereka susun bersama: “Bullying bukan sekadar ejekan. Ia adalah luka yang tak selalu tampak, tapi bisa berujung pidana.”
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 526 kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

“Langit enggak mau lagi mengaji di masjid, Bu. Langit takut diejek teman-teman karena Langit dan Adek Bumi anak miskin. Malu sekali, Bu.” Allah … hancur hati ini mendengarnya, bahaya bullying memang sangat berbahaya, karena korbannya akan merasa sangat tersakiti dan menjadi rendah diri, merasa dikucilkan serta tak memiliki ruang di tempat umum. Perilaku bullying bahkan sudah masuk ke dalam pelanggaran HAM, baik bullying secara verbal maupun non verbal seperti cyber bullying atau penghinaan melalui media sosial.
1061.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai puisi tentang bullying
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status