Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pemuas Hasrat Sang Presdir

Pemuas Hasrat Sang Presdir

Dunia menyempit hanya menjadi empat dinding kamar mandi ini, di mana satu-satunya kebenaran yang diizinkan adalah kebenaran yang diciptakan oleh Bumi. Dan untuk sementara waktu, di dalam kabut hasrat yang sekali lagi mereka ciptakan, Gilea pun menyerah, membiarkan dirinya hanyut, ikut mengalir bersama air yang mengucur membahasi tubuhnya dan Bumi.
1037.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Bumi tidak pernah menunggu kesiapan, Larisa. Ia hanya menunggu kesadaran.” Larisa menunduk, kemudian menyentuh tanah di bawahnya. Tanah itu terasa hangat, bukan hanya karena panas, tapi karena denyutnya menyerupai detak jantung. “Lamun rasa geus hirup, jagat bakal nyaritakeun jati dirina deui.” (Jika rasa telah hidup, bumi akan menceritakan jati dirinya kembali.)
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Gayatri meletakkannya di atas meja lalu membacakan kalimat yang tertulis di sana. “Ahaṁ parvata-vad acalaḥ samudra-vad gabhīraś ca, mama prativeda-padaṁ bhūmer eva padacihnam asti.” Ruangan kembali sunyi lalu Gayatri menerjemahkannya perlahan. “Aku teguh seperti gunung dan dalam seperti samudra.” “Namun setiap langkah pemahamanku hanyalah jejak kaki di atas bumi.”
10888 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Itu sama dengan empat bulan di Bumi. Empat bulan itu singkat, tetapi Bumi telah mengalami perubahan yang signifikan. Itu terutama karena tingkat konsentrasi Helium Blast. Semua orang ingin menjadi lebih kuat, lebih sehat, hidup lebih lama, dan memiliki Blaster.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
Sang Naga Bumi

Sang Naga Bumi

Angin dingin menusuk tulang Salju yang murni menutupi bumi Sungai timur mengalir tenang Tebing utara tersembunyi Ini adalah akhir tahun, salju turun dengan lebat. Sebagian besar tanah di bumi Xiang tertupi salju tebal. Di hutan kematian, tanah sudah tertutup oleh salju tebal. Tetesan darah meninggalkan jejak yang kontras di atas salju berwarna putih.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
Cinta di Bumi Turky

Cinta di Bumi Turky

Author POV Ting bunyi ponsel nyaring sekali, tidak dua kali ada empat kali bunyi. Sekarang hujan-hujan adalah waktu tepat untik menikmati keindahan alam satu ini, tapi suara itu membuat Canzu menoleh terganggu.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
Janda Cantik, Ibu Kosku

Janda Cantik, Ibu Kosku

“Siapa pun yang mampu menjaga bumi tempatnya berpijak, ia sebenarnya sedang menjaga hatinya sendiri agar tetap suci dan terhubung dengan kebesaran Tuhan. Karena bumi dan langit, air dan udara… semuanya adalah ciptaan-Nya. Menjaganya berarti menjaga amanah yang dititahkan-Nya kepada kita semua.” Rara tersenyum bahagia menatap ke luar jendela ke arah pepohonan yang bergoyang lembut ditiup angin malam. “Bumi ini adalah kitab besar yang Tuhan tulis untuk kita baca sepanjang masa. Jangan sampai kita menghapus tulisan-tulisannya dengan kelalaian tangan kita sendiri. Biarlah anak cucu kelak masih bisa membaca kebesaran Tuhan dari setiap jengkal tanah yang hijau, setiap tetes air yang jernih, dan se
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Di sana terselip kertas yang tertulis puisi buatanku. “Buat?” kejar Four. “Ya, buat kamu,” jawabku sambil siap-siap membacakan puisi cinta. Four tampak super bingung. Aku menarik nafas sejenak, lalu mulai membaca bait pertama. “Wajahmu bersinar bagai rembulan.” Demi mendengarnya, Four langsung meraih ember di dekatnya, lalu muntah hebat.
1012.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Josan yang berada di dekatnya tiba-tiba berkata, “Kak, kamu tidak bisa bersantai lagi. Kamu harus mengerahkan seluruh tenagamu sekarang.” “Apa kamu tahu arti dari empat bencana bumi?” “Semua itu adalah cara Aturan Langit untuk memusnahkan manusia. Umat manusia sebagian besar tinggal di bumi. Oleh karena itu, empat bencana munculnya di bumi untuk memusnahkan umat manusia.” “Empat bencana bumi merupakan empat bencana bagi umat manusia.” “Semakin lama, bencana itu akan semakin kuat dan mengerikan.”
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41.0K kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Tampilkan Ulasan (252)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Jack
coba yg baca nya udah jauh minta bocoran sebelum sy terlanjur kecewa di tengah2,soalnya jengkeli sm cerita yg isi ny berulang2 (penghinaan), seperti yg berjudul MENANTU PAHLAWAN NEGARA yg tidak saya lanjut baca karena jengkel.padahal baca nya selalu nunggu update saking jauh nya cerita yg dibaca
Baca Semua Ulasan
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Langit di atas lembah itu tidak lagi biru. Warnanya berganti-ganti seperti tarikan napas dunia merah, lalu putih, lalu bening seperti kaca air. Setiap kali Bara membuka matanya, ia bisa mendengar sesuatu yang dulu mustahil didengar: suara bumi bernyanyi. Nada-nadanya tidak sempurna. Kadang lirih seperti bisikan anak kecil, kadang bergemuruh seperti teriakan gunung yang runtuh. Tapi semuanya membentuk satu kesatuan.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi tentang bumi 4 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status