Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Dia menutup matanya, berjemur di bawah sinar matahari yang membelai wajahnya yang indah, dan bergumam dengan melamun, "Sinar matahari ini sangat indah." Saat itu, awan mengaburkan matahari. Changying: ... Xie Feng dan Sushang: ... "Bunga -bunga ini juga tidak buruk." Changying memberikan sedikit batuk, membungkuk ke bawah untuk menyentuh tanaman dengan bunga merah muda lembut dalam upaya untuk menyamarkan kecanggungannya. Desir! Tanaman tertutup daunnya. A Touch-Me-Not!
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Pilihan

Di Antara Dua Pilihan

Matahari naik perlahan dan bumi mulai terasa lebih hangat di setiap jamnya. Dhara duduk di kursi kayu di taman. Di hadapannya hamparan taman bunga yang tak terhitung jumlahnya, lalu kupu-kupu dan burung-burung kecil datang dan pergi silih berganti. Sejenak, lehernya memutar ke arah belakang, menatap bangunan mewah yang menjadi atap barunya. “Ini seperti mimpi, tapi saya tidak pernah terbangun.”
962 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Diari Pengantar Jodoh

Diari Pengantar Jodoh

' [Monday, Jakarta] 'Pasti Hana nggak sadar kalau aku sedang menanam biji bunga matahari di rooftop. Bunga itu menjadi kenangan manis setelah tidak berjumpa beberapa tahun, meski aku tidak mengenalinya. Namun, saat ia bersama dua temannya ketertarikan itu sangat kuat hingga membuatku gila.' [Friday, Jakarta]
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Tidak mungkin melewatkan sesuatu yang berisik, penuh tawa bergemerincing, bersinar meski tanpa cahaya, menyilaukan meski bukan matahari. Tapi seperti matahari juga, Lori bukan sesuatu yang bisa disentuhnya, bahkan memandang saja terlarang. Matahari tidak untuk dimiliki, terutama saat matahari itu bersinar untuk orang lain. Matahari itu beredar, dan memancarkan sinar indahnya untuk Javier. Redup saat alasannya bersinar menghilang. Cahaya yang ada saat ini mungkin tidak sangat terang seperti dulu, tapi masih sanggup membuat Otiz silau.
1077.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
ENY YULIKA
Kalo tentang ide cerita setiap novel pasti memiliki keunikan tersendiri. Tapi tentang kekuatan bahasa novel ini adalah yang terbaik yang pernah saya baca. Author jelas memiliki kecerdasan tingkat tinggi yang tidak bisa saya bayangkan dari mana dia mendapatkannya. Satu kata "terima kasih"... .........
Rasmiyati
Aku baca beberapa bab dan masih belum selesai, tapi sejauh ini ceritanya bagus dan kebawa emosi dan perasaan juga, bagian paling berkesan sih dimana Ruby gak menyerah dan tetap pada pendiriannya bertahan sama Eduardo yang selalu bersikap kasar padanya.
Baca Semua Ulasan
Kesepakatan Hati: Terjebak Pelukan Sang Mantan

Kesepakatan Hati: Terjebak Pelukan Sang Mantan

Memangnya apalagi yang lebih cocok kalau bukan cinta? “Bu Zara, seperti saya katakan sebelumya bahwa bunga matahati ini melambangkan cinta. Jika melihat sunflower, kita semua akan memikirkan matahari, matahari yang menyinari dunia, dan memberikan kehangatan dengan cinta. Bukankah begitu?” Janeta bermain kata menerangkan makna rancangannya. Terdengar tepuk tangan yang dimulai dari tim Crystal Bloom lalu di susul oleh sebagian penonton.
1036.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
The Princess Troublemaker

The Princess Troublemaker

“Coba baca.” Jessica mengerjap beberapa kali, memiringkan kepala sepenuhnya bingung sendiri sebelum melakukan apa yang anak laki-laki itu perintahkan. “Hng … bunga matahariku selalu bermekar cantik dan hangat, didefinisikan sebagai cahaya yang secara magis datang tepat saat kota tengah hiruk-pikuk mengalahkan kegelapan. Bagiku Jessica bunga matahariku. Bunga matahariku yang paling cantik dan indah di kebun bungaku. Hanya saja, bungaku yang satu ini barangkali lahir hanya untuk Haical. Haical dan Jessica selamanya.” Rona merah muda menjalar sempurna di pipi tembam gadis berponi tersebut. Irisnya terbelalak kaget sebelum berderap menjauh seolah tidak terjadi apa-apa.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Waktu yang kulalui bersamamu, dan waktu kau lalui bersamaku, menciptakan hamparan bunga yang kuharap tak pernah hilang di sini . . . Pukul 17.30 alias setengah 6 sore.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Ketika Tuan CEO Memintaku Kembali

Ketika Tuan CEO Memintaku Kembali

tanyanya, matanya berbinar. Aisyah tersenyum. "Ah, bunga matahari! Itu pilihan yang sangat menarik. Meskipun dia suka warna lembut, bunga matahari melambangkan kegembiraan, kecerahan, dan kekaguman. Itu akan menunjukkan bahwa Anda menganggapnya sebagai seseorang yang membawa kebahagiaan dalam hidup Anda. "Sangat cocok untuk seseorang yang ceria dan penuh semangat."
867 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Kuakhiri Dendam Ini

Kuakhiri Dendam Ini

Tanpa Barry tentunya. Matahari baru saja menampakkan diri malu-malu. Musim kemarau telah tiba, hawa pagi ini lebih hangat dari kemarin. Nisa membiarkan jendela kamar terbuka, menghirup segarnya udara pagi. Mensyukuri nikmatnya kehidupan satu hari lagi. Matanya menatap pohon bunga di taman belakang yang tampak jelas dari jendela. Kembang bermekaran indah seperti menghantarkan harapan baru pagi ini. "Pagi, Non. Tumben udah bangun jam segini?"
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai puisi tentang bunga matahari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status