Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Tak disangka kota ini memiliki begitu banyak cerita. Malam tiba. Arjuna berdiri menghadap angin di atas menara tua Kota Phoenix yang berbintik-bintik. Kota Phoenix sama sekali tidak sesuai dengan namanya. Kota ini sama sekali tidak terlihat kaya. Kota Phoenix ini .... Bagian luar ditumbuhi rumput liar. Bagian dalam kumuh dan bobrok. Wilayah berkelas Kota Phoenix bahkan kalah dari area umum di tempat lain.
9.3430.5K viewsCompletedAdded to Library 10.3K Times as puisi tentang kota
Show Reviews (65)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Read All Reviews
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Melainkan dalam bentuk potongan kenangan: Seorang ibu menyanyikan lagu tidur kepada anaknya di kota yang kini tak ada lagi. Seorang penjaga tua yang tetap menyalakan lampu jalan, bahkan ketika tak ada lagi yang melintasinya. Seorang gadis yang menulis puisi di dalam gua, berharap kelak seseorang akan membacanya setelah dunia selesai terbakar.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as puisi tentang kota
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Zhan Bai, yang jelas-jelas iri, menatap tajam Lin Yang dan berkata dengan cemberut, "Dasar bocah nakal, rambutmu bahkan belum tumbuh panjang, ya? Menulis puisi? Berhenti main-main di sini!" "Selalu ada orang yang lebih mampu darimu, dan menurutku, puisimu sama saja dengan sampah." Lin Yang, terlalu malas untuk membuang-buang kata, segera membacakan sebuah mahakarya abadi: "Yuzhang, prefektur lama, Hongdu, ibu kota baru. Bintang-bintangnya sejajar dengan rasi bintang Sayap dan Kereta Perang, daratannya berbatasan dengan Heng dan Lu..."
2.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as puisi tentang kota
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as puisi tentang kota
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Ifat

Ifat

Beberapa saat kemudian, gedung-gedung pencakar langit berkejaran di sekeliling mobil yang kami tumpangi. Seperti dulu waktu aku bekerja sebagai kondektur bus metromini jurusan Kampung Rambutan-Cililitan, sekarang aku dapat merasakan hal yang sama. Aura ketidakacuhan kota yang bengis, seumpama kabut tipis yang kusibak perlahan. Kumelangkah di dalamnya seperti kurcaci yang tertatih di antara rapatnya kaki para raksasa. Inilah kota yang segalanya ada. Kejujuran dan ketulusan, bolehlah dihitung jari. Tapi kemunafikan, juga keserakahan, seperti jamur di musim semi.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as puisi tentang kota
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
Gundik Bangsawan Belanda

Gundik Bangsawan Belanda

Kata pelayan girang. Jiwana langsung menggeleng sambil tersenyum, "tidak usah. Aku sudah pernah makan kue semacam itu sebelumnya di kota." "Ahh, kami hampir lupa kamu sering mendapat tugas ke kota. Kami sedikit iri, seperti apa kota itu?" "Kota terlihat lebih ramai, berbagai macam toko akan berjejer dengan kokoh. Mobil dan Cidomo sering lewat dan bangunan mereka bertingkat. Banyak orang berpakaian seperti tuan yang berkeliaran di jalan."
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 495 Times as puisi tentang kota
Read
+Library
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Suara perbincangan dan keramaian membuat kota ini terlihat sangat hidup. Setiap orang sibuk dengan urusan mereka masing masing. bahkan ada anak-anak yang dengan girangnya bermain tanpa takut akan hal apapun. Tidak tau kenapa suasana yang harmonis ini membuat Xinyi tanpa sadar tersenyum. Lalu dia melangkahkan kaki ke dalam gerbang kota, dan melewati sebuah tulisan Giriving Town. ...
1037.4K viewsOngoingAdded to Library 784 Times as puisi tentang kota
Read
+Library
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

Aroma teh yang baru diseduh menguar dari ruang makan, bercampur dengan semilir angin gunung yang membawa kesegaran. "Kita berhenti di kota apa sekarang?" tanya Jian Lei dengan penuh minat. "Liúshuǐ," jawab Ling Qingyu singkat, sambil menunjuk papan nama yang terpasang di gerbang kota. Tulisan di batu alam berwarna abu-abu itu terlihat jelas, meskipun sebagian sudah tertutup lumut. "Jadi kita tidak melewati Linghun, kota asalmu?" Jian Lei bertanya lagi.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as puisi tentang kota
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

“Justru karena mereka bayangan, mereka tahu apa yang ditinggalkan cahaya.” Fragmen batu mulai bergetar lagi. Dari dalamnya, muncul ilusi: sebuah kota yang runtuh perlahan, reruntuhannya menyerupai puisi—huruf-huruf melayang sebagai debu, kalimat hancur menjadi gema. “Tanah Gulung,” desah Djubaidah. “Kami dulu menutupinya dengan ratapan resmi.”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as puisi tentang kota
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

“Apa yang terjadi si ini?” Kota itu sangat lengang bahkan seperti kota mati. Tak ada kegiatan dan mausia berlalu lalang. Jauh berbeda dengan Kota Porog yang ramai dan meriah. Jalan-jalan di Kota Citres rusak dan benda-benda serta kereta berserakan di mana-mana seperti habis terbakar. Angin menggulungkan debu dan berterbangan di sepanjang jalan. Daun-daun kering berguguran. Tak ada kehidupan di sana. “Di mana Puri Api berada?”
105.2K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as puisi tentang kota
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status